Fakta-fakta Pemukulan Sejumlah Siswa oleh Motivator di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019)(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebuah video pemukulan terhadap sejumlah siswa di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang menjadi viral.

Pemukulan tersebut dilakukan oleh seorang motivator berinisial AS alias AP.

Dalam rekaman tersebut nampak sejumlah siswa berbaris di depan kelas dan dipukul satu per satu oleh pelaku.

Kala itu, sejumlah siswa sedang menghadiri Seminar Motivasi Berwirausaha yang diisi oleh motivator AS.

Aksi pemukulan yang dilakukan AS diduga karena ia tersinggung oleh siswa yang tertawa saat ada penulisan kata ‘goblok’.

Berikut ini adalah fakta pemukulan motivator AS kepada sejumlah siswa di SMK Muhammadiyah Kota Malang yang kutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com.

 1. Video pemukulan viral di media sosial

ilustrasi perkelahian (kompas.com)

Rekaman kejadian saat 10 siswa dipukul oleh sang motivator menjadi viral di media sosial.

Diduga, AS memukul karena tersinggung saat siswa tertawa ketika ada penulisan kata ‘goblok’.

Menurut Donny, hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus pemukulan tersebut.

“Kami masih di lapangan untuk cek korban dulu ya,” katanya saat Kamis (17/10/2019) malam.

Baca: FAKTA-fakta Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya: Tulis Wasiat buat Ayah

2. Siswa yang dipukul berjumlah 10 orang

Tangkap layar video pemukulan siswa oleh motivator yang tersebar di media sosial.(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK) (KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)

Dari hasil pemeriksaan sementara hingga Jumat (18/10/2019), Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, mengatakan sudah ada 10 siswa yang menjadi korban.

"Dari 10 orang, yang lapor masih 9 orang. Yang satu masih mimisan.

“Nanti kita cek, kalau yang bersangkutan sudah bisa diberi keterangan berita acara, kita periksa," katanya di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019).

Dony mengatakan, berdasarkan hasil visum, ada korban yang mengalami luka di bibir. Sisanya hanya mengalami luka lebam di pipinya.

 "Visum yang keluar baru satu, luka di bibir. Sisanya hanya luka bekas lebam," katanya.

Baca: VIRAL Anak Durhaka Jual Ibu Rp 10 Ribu, Ibu Sakit-sakitan Didoakan Meninggal: Kini Diincar Polisi

3. Luka bagian wajah korban

Kapolres Malang Kota bersama Forkopimda Kota Malang saat menemui siswa korban pemukulan motivator di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019)(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)

Dony mengatakan, berdasarkan hasil visum, ada korban yang mengalami luka di bibir. S

isanya hanya mengalami luka lebam di pipinya.

Halaman
12


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer