Influencer bernama lengkap Karin Novilda itu pun menjadi perhatian warganet.
Banyak warganet yang memuji aksi Awkarin dan menyebutnya pantas menjadi panutan.
Dikutip dari Kompas.com, bahkan sebagian mengatakan jika Awkarin harusnya menjadi ketua umum partai.
"Politik itu seni untuk mensejahterakan rakyat. Dan sebaik2nya politik, adalah berbasis kemanusian. Dan kamu memiliki modal itu. Plssss jadi ketum Partai ya ya ya ya," tulis pemilik akun @jah_from, Selasa (15/10/2019).
Komen tersebut mendapatkan tanggapan dari pemilik akun dengan pengikut 4 juta lebih tersebut.
"Enggak deh. Saya rasa saya enggak perlu masuk partai untuk usaha membuat masyarakat sejahtera," tulis Awkarin menanggapi permintaan @jah_from.
Baca: Tanggapan Awkarin Usai Disebut Pantas Jadi Ketua Umum Partai Politik
Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Awkarin sangat tegas menolak untuk menjadi seorang politisi.
"Enggaklah saya tetap warga negara Indonesia yang bebas, tidak akan direkrut segala jenis bentuk politik, dan tidak akan ditunggangi oleh pihak mana pun. Saya bebas dan saya hanya membantu mereka yang butuh bantuan dan tertindas yang tidak punya suara," tulis Awkarin.
Namun tidak semuanya menanggapi aksi Awkarin sebagai hal yang positif, beberapa warganet menyebutkan aksi tersebut untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat.
Banyak warganet yang mengira Awkarin akan menjadi calon anggota legislatif di Pemilu 2024.
"Entah kenapa saya jadi diserang sama politikus. Padahal dari kemarin saya cuma berlaku kemanusiaan saja. Enggak usah khawatir, yang bilang saya mau nyaleg, enggak kok. Jangan merasa terancam, saya enggak berminat nyaleg. Cukup jadi relawan dan aktivis tanpa bayaran, saya senang!" tulis Awkarin menanggapi tudingan tersebut.
Awkarin menganggap sebagai influencer masyarakat akan berpotensi mengikuti apapun yang ia kerjakan.
Baca: Awkarin Dicibir Politikus, Dian Sastro Ikut Pasang Badan : Kamu Membanggakan! Ayo Berjuang!
Awkarin berharap masyarakat akan mengikuti aksi yang ia lakukan.
Sebelumnya Awkarin kerap melakukan aksi kemanusiaan yang dilakukan bersama timnya.
Beberapa aksi yang dilakukan Awkarin antara lain mendatangi lokasi bencana, membagikan makanan saat demo mahasiswa, membelikan motor untuk pengemudi ojek online, dan aksi membersihkan sampah.
Ia memanfaatkan akun media sosialnya untuk mengumpulkan donasi sehingga dapat disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.