Menko Polhukam tersebut ditusuk di Pandeglang, Banten ketika menyapa masyarakat setelah menghadiri acara peresmian gedung baru di Universitas Mathala'ul Anwar.
Atas peristiwa tersebut, Wiranto mengalami dua luka tusuk di perut sehingga harus dirawat di RSPAD Gatot Suboto Jakarta.
Peristiwa ini juga mendapat banyak tanggapan dari masyarakat termasuk isteri TNI, Kolonel Hendi Suhendi, Irma Zulkifli Nasution.
Melalui akun Facebook, istri Dandim Kendari tersebut mengomentari peristiwa penusukan Wiranto.
Gara-gara unggahannya itu, sang suami bahkan sampai harus dicopot dari jabatan.
Baca: Istri Hanya Bisa Menangis Saat Sertijab, Mantan Dandim Kendari : Ikhlas, Saya Prajurit TNI Setia
Tidak hanya Irma Zulkifli, namun ada dua isteri prajurit TNI lain yang juga melakukan hal sama.
Akibatnya Kolonel Hendi Suhendi harus dicopot jabatannya dan ditahan selama 14 hari.
Dikutip dari Grid.ID, inisial IPDL disebut-sebut menggunakan akun Facebook dengan nama Irma Zulkifli Nasution.
Irma Zulkifli Nasution merupakan teman sekolah penulis Birgaldo Sinaga.
Berdasarkan tulisan di Facebook, Birgaldo Sinaga mengaku teman satu angkatan di SMA 3 Medan.
Baca: Isi Pasal UU Disiplin Militer yang Menjerat 3 TNI hingga Dicopot Jabatannya Karena Nyinyiran Istri
Irma Zulkifli dan Birgaldo merupakan angkatan 1990.
Saat bersekolah, Irma Zulkifli Nasution dan Birgaldo Sinaga tidak satu kelas.
Namun, kelas mereka bertetangga.
Berbeda dari sekarang, Irma Zulkifli Nasution saat remaja dikenal sebagai sosok yang menjaga tutur kata.
Ia lebih sering menjadi pendengar dan pribadinya ramah.
Saat SMA, Irma Zulkifli Nasution adalah gadis yang cantik hingga menjadi primadona SMA 3 Medan.
Baca: Fakta Kolonel Kav Hendi Suhendi, Anggota TNI AD yang Dicopot Jabatannya karena Kasus sang Istri
Selain parasnya cantik, Irma Zulkifli Nasution memiliki bakat bermusik dan suaranya merdu.
Birgaldo mengaku terakhir bertemu dengan teman sekolahnya itu ketika reuni akbar pada sembilan tahun yang lalu.
Berikut tulisan lengkap Birgaldo Sinaga yang dibuat di Facebook, Sabtu (12/10/2019) dini hari.
Berikut isi unggahan Facebook Birgaldo Sinaga yang membahas masa lalu Irma Zulkifli.
Baca: Istri Nulis Wiranto Lancar Matinya, Anggota TNI AU Dicopot: Istri Nyinyir, 3 Anggota TNI Dicopot
"Irma Nasution
Ketika berita seorang istri perwira bernama Irma Zulkifli Nasution viral, saya sempat terpikir apakah dia teman seangkatan SMA saya?
Saya mencoba masuk ke akun fesbuknya. Ternyata sudah ditutup.
Tadi malam kecurigaan saya itu terkonfirmasi dengan informasi dari teman seangkatan saya. Memang benar Irma Zulkifli Nasution adalah Irma Nasution anak alumni SMA 3 Medan angkatan 1990.
Alamakkk...mati anak ayam. Rasanya tidak percaya. Bagaimana mungkin Irma sosok anak yang gaul dan menjadi bintang waktu SMA bisa menulis status seperti itu?
Saya mencoba mengingat kapan terakhir bertemu dengannya.
Uppss. Tahun 2010. Waktu itu kami mengadakan Reuni Akbar Alumni Smantig Medan.
Saya hadir waktu itu. Irma juga hadir. Irma jurusan Biologi. Saya jurusan Fisika. Tapi waktu kelas 1 SMA, kelas kami bertetanggaan. Pacarnya kala itu ya teman sekelas saya. Hehehe.
Irma dikenal sebagai sosok yang ramah. Ia termasuk kembangnya angkatan stambuk kami. Maklum disamping cantik, ia juga pintar bernyanyi. Suaranya merdu.
Waktu acara reuni itu Irma kami dapuk sebagai penyanyi utama di panggung. Ia memimpin angkatan kami tampil menghibur tamu. Penampilannya waktu itu cukup modis. Dress code putih abu-abu dipadunya dengan rompi.
Usai reuni, saya tidak pernah ketemu lagi dengannya. Saya hanya dapat kabar karir suaminya semakin menanjak.
9 tahun kemudian, tepatnya hari ini saya dapat kabar tentang Irma. Bukan kabar baik. Tapi kabar buruk. Suaminya Dandim Kendari Kol Kav Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya gegara postingan nyinyir istrinya. Sialnya Irma juga bakal berhadapan dengan hukum UU ITE. Postingannya membawa Irma dan suaminya ke masalah besar.
Apa yang terjadi?
People change. Orang berubah. Tidak ada yang statis di dunia ini.
Benda mati seperti pakaian misalnya akan berubah warnanya seiring waktu. Jika sering terkena panas akan cepat pudar warnanya.
Manusia juga bisa berubah karakternya atau pikirannya. Jika terpapar lingkungan negativ maka kemungkinan besar pikiran negativ akan menguasai cara berpikirnya.
Itu sebabnya kata orang bijak, jauhi teman yang membawa ke dalam pikiran negativ. Orang pemalas. Orang pemabuk. Orang penjudi. Orang penipu. Orang radikal. Pokoknya yang aneh2 kudu dijauhi.
Dulu Irma kami kenal sosok yang jika bertutur kata2nya selalu terjaga. Ia lebih banyak mendengar dan tersenyum. Ia bisa membawa diri sebagai istri perwira. Tampilannya juga modis dan terbuka pada siapa saja.
Entah mengapa, Irma yang dulu saya kenal telah berubah. Berubah cara pikirnya menyikapi dinamika sosial politik. Padahal aturan baku disiplin militer sebagai istri perwira itu mengikatnya tidak boleh beropini sembarangan......."