Peristiwa penusukan terhadap Wiranto terjadi setelah dirinya menghadiri acara di Universitas Mathla'ul Anwar.
Menkopolhukam Wiranto ditusuk di Alun-alun Menes, Pandeglang.
Wiranto tersungkur setelah terkena dua kali tikaman dalam di perut dan langsung dibawa ke RSUD Pandeglang menggunakan helikopter.
Baca: Kronologi Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal, Pelaku Telah Diamankan
Baca: Selain Wiranto Ada 2 Orang Jadi Korban Penusukan Orang Tak Dikenal, Begini Kondisinya Saat Ini
Wiranto dipindahkan dari RSUD Berkah Pandeglang, Banten, ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Wiranto akan menjalani perawatan lebih intensif.
Kejadian penyerangan tiba-tiba tersebut tidak hanya melukai Menko Polhukam Wiranto.
Dua orang yang turut menjadi korban adalah Kapolsek Menes Kompol Darityanto dan H. Fuad.
Penusukan dilakukan dengan menggunakan senjata tajam berupa gunting.
Pelaku penusukan adalah Syahril Amansyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana.
Baca: Inilah Sosok Penyerang Wiranto yang Tertangkap Kamera, Kepolisian Langsung Mengamankan
Baca: Pelaku Penusukan Wiranto Sepasang Suami Istri: Sang Istri Baru Berusia 20 Tahun
Berdasarkan keterangan polisi, Fitri Andriana lahir di Brebes pada 5 Mei 1998 dan beralamat di Desa Sitanggai, Brebes.
Di Pandeglang, Fitri tinggal di Kampung Sawah.
Sementara Syahril Amansyah alias Abu Rara lahir di Medan 24 Agustus 1988.
Dia tinggal di Jalan Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.
Keduanya ditangkap dan dibawa ke Mako Polsek Menes.
Berikut kronologi dan video detik-detik penusukan Wiranto.
Menkopolkam dan rombongan tiba di Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang disambut oleh Kapolda Banten, Danrem 064/MY, Bupati Pandeglang Dandim 0601/Pdg dan Kapolres Pandeglang.
Menuju Kampus Universitas Mathlaul Anwar Banten, Jln. Raya Labuan KM. 23 Kp. Cikaliung Desa Sindanghayu Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang.
Wiranto sesaat sebelum diserang orang yang menikamnya tiba di Kampus Universitas Mathlaul Anwar Banten, Jalan Raya Labuan KM. 23 Kp. Cikaliung Desa Sindanghayu Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang selanjutnya menghadiri persemian gedung perkuliahan Universitas Mathlaul Anwar hadir dalam acara tersebut antara lain:
a. Irjen Pol Tomsi Tohir.(Kapolda Banten).
b. Brigjen pol Drs Tomex Kurniawan.(wakapolda Banten)
c. Kolonel Inf Widiyanto (Danrem 064/MY).
d. Mayor Cpm Rukwan Hadi.S.Ag.(Dandenpom lll/4).
e. Hj.Irna Narulita SE.MM(Bupati Pandeglang).
f. AKBP. Indra Lutriyanto Amstono,SH. S.IK (Kapolres Pandeglang).
g. Letkol Inf. Denny Juwon Pranata,M.Tr. ( Han )(Dandim 0601/Pandeglang).
h. Letkol Inf Faurizal Noerdin.(Danyon 320/BP).
i. KH Irsyad Djuwaeli.(Ketua Majlis Amanah Matlaul Anwar.)
j. KH.Sadeli Karim.(Ketua Umum Matlaul anwar).
k. Syeh HasimAhmad Al goji.(Dosen Al-Azhar Kairo).
l. Para Dekan fakultas dan Dosen UNMA Banten.
Menko Polhukam dan rombongan menuju ruang transit di Gedung I Universitas Mathlaul Anwar untuk makan siang.
Presma Unma Agus Hidayat didampingi Erik Wakil Presma Unma menemui Menkopolhukam untuk menyampaikan aspirasi yang akan disampaikan ke presiden.
Menkopolhukam meninggalkan Unma menuju Alun-alun Menes Kabupaten Pandeglang.
Tiba di Alun-alun Menes.
Selanjutnya dari arah belakang pelaku atas nama Syahrial Alamsyah menusuk Menkopolhukam hingga tersungkur.
Pelaku diamankan di Polsek Menes dan sedang dimintai keterangan.
Menkopolhukam tiba di Klinik Menes Medical Center Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang untuk mendapat pertolongan.
Menkopolhukam dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandeglang Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang.
Selain Wiranto, dikabarkan ada dua orang lainnya yang kena tikaman.
Salah satunya adalah Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutriyanto Amstono yang terkena tusukan di bagian punggung.