Setelah penusukan tersebut Wiranto dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang, Banten untuk mendapatkan perawatan.
Direktur RSUD Berkah Pandeglang, Firmansyah mengungkapkan kondisi terbaru Menkopolhumkam.
Dikutip dari Tribunnews.com, Firmansyah mengatakan, kondisi Wiranto pasca ditusuk orang tak dikenal telah stabil.
"Alhamdulillah sejak beliau datang ke RSUD Berkah dalam kondisi sadar dan sudah kami tangani dengan tim medis, kondisinya stabil," ujar Firmansyah dalam telewicara dengan KompasTV.
Baca: Pelaku Penusukan Wiranto Sepasang Suami Istri: Sang Istri Baru Berusia 20 Tahun
Saat ini Wiranto juga telah dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Firmansyah juga membenarkan kabar, Wiranto menderita dua luka tusukan di perut bawah sebelah kiri.
"Kondisinya bagus juga dan ada luka di dada sebelah kiri," kata dia.
Namun luka tersebut vukup dalam sehingga harus ditangani dengan operasi.
Selain Menkopolhumkam Wiranto, terdapat dua orang lagi yang terkena serangan tusuk oleh orang tak dikenal tersebut.
Dua korban yang lain adalah Kapolsek dan satu ajudan dari menteri.
Saat ini Kapolsek dibawa ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta bersama dengan Wiranto menggunakan helikopter.
Sedangkan ajudan menteri masih dirawat di RSUD Berkah Pandeglang, Banten.
Mabes Polri membenarkan kabar penyerangan yang menimpa mantan Panglima ABRI ini.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, dua pelaku penyerangan telah ditangkap.
"Ya, untuk dua pelaku sudah diamankan, satu lelaki dan satu perempuan," ujar Dedi lewat sambungan telepon dengan KompasTV.
Kedua pelaku tersebut bernama SA alias Abu Rara, kelahiran Medan dan seorang perempuan berinisial FA, warga Brebes.
Dari hasil polres penyerangan sementara, Dedi juga menyebut seorang pelaku lelaki diduga terpapar paham radikal ISIS.
Baca: Kronologi Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal, Pelaku Telah Diamankan
Sementara untuk pelaku perempuan masih didalami.
Dedi huga menyebut, polisi msih mendalami motif serta apa yang melatarbelakangi pelaku melakukan penusukan pada Wiranto.
Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menuturkan, saat ini Kapolda Banten tengah berada di lokasi tempat Wiranto ditusuk.
Namun, ia tak bisa bicara banyak, lantaran masih menunggu informasi lebih lanjut.
"Kapolda (Banten) ada di TKP. Saat ini sedang diperiksa dulu," kata dia.
Hingga saat ini belum diketahui pelaku penusukan atau motif penusukan.
Sementara itu, laporan jurnalis KompasTV, juga menyebut dua orang yang menyerang Wiranto masih belisa, sekitar 25-30an tahun.
Seorang warga, Madrain (27) menyebut kronologi penusukan Wiranto terjadi sekitar pukul 12.00 WIB
Saat itu, Wiranto baru turun dari mobil untuk naik helikopter kembali ke Jakarta.
"Rombongan berhenti, beberapa orang ikut menjaga Wiranto ketika turun dari mobil, tiba-tiba ada satu orang tidak dikenal menusuk Pak Wiranto."
"Lalu ada satu orang perempuan lagi bercadar yang berusaha untuk menusuk," kata Madrain, kepada wartawan di Alun-alun Menes, Kamis (10/10/2019).
Setelah ditusuk, Wiranto lamngsung ambruk.
Baca: Diserang Sosok Tak Dikenal di Banten, Inilah Profil Lengkap Wiranto
Menurut apa yang dilihat Madrain, Wiranto ditusuk di bagian perut menggunakan pisau.
Wiranto dikabarkan langsung dibawa ke RSUD Berkah menggunakan helikopter.
Selain Wiranto, kata Madrin, satu orang polisi juga menjadi korban penusukan.
Sementara Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lustrianto Amstono belum bisa memberikan penjelasan saat dikonfirmasi.
"Saya belum bisa kasih penjelasan, nanti ya," kata dia ketika dihubungi KompaTV melalui sambungan Telepon.