Mirror Syndrome

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Fathul Amanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi ibu hamil.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mirror Syndrome adalah kondisi komplikasi kandungan yang langka dan mengancam nyawa ibu beserta sang bayi. (1)

Mirror Syndrome juga dikenal sebagai sindrom ballantyne, maternal hidrops, triple edema dan pseudotoksemia.

Mirror Syndrome dapat terjadi pada kehamilan ketika janin memiliki kelebihan cairan yang tidak normal.

Serta sang ibu mengalami preeklamsia, suatu bentuk hipertensi atau tekanan darah tinggi. (2)

Mirror Syndrome merupakan kondisi yang cukup langka dan dapat berpotensi mengancam jiwa.

Pertama kali ditemukan oleh John W Ballantyne pada tahun 1982.

Keadaan Mirror Syndrome ini dapat membuat stres dan menakutkan.

Oleh karena itu, perlu mengenali gejala Mirror Syndrome dan langkah pertama menuju diagnosis dan perawatan yang tepat.

Baca: Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS)

Mirror Syndrome. (verywellfamily.com)

  • Gejala


Gejala Mirror Syndrome dapat meliputi: (3)

- pembengkakan yang parah,

- tekanan darah yang tinggi,

- berat badan berlebih dalam waktu yang singkat,

- protein yang ditemukan di dalam urine,

- muncul dalam tes darah melalui hemodilution.

Hemodliution adalah suatu kondisi di mana ada lebih banyak plasma dalam darah dan jumlah sel darah merah yang lebih rendah.

Baca: ISTP (Introvert, Sensing, Thinking, Persepsi)

  • Penyebab


Mirror Syndrome juga dapat disebabkan oleh fetal hydrops. (4)

Fetal Hydrops adalah penumpukan cairan pada janin.

Cairan tersebut dapat terkumpul di bawah kulit, perut, sekeliling paru-paru hingga jantung.

Fetal Hydrops dapat disebabkan oleh beberapa kondisi yaitu masalah jantung, gangguan metabolisme, sindrom genetik, anemia dan infeksi.

Dalam beberapa kasus, jika seorang wanita hamil dengan memiliki bayi kembar, maka twin to twin transfusion syndrome dapat menyebabkan hidrops janin. (5)

Kompliksi ini dapat menyebabkan preeklampsia pada ibu sebagai bagian dari Mirror Syndorome selain cairan di paru-paru.

Baca: Rachelle Lefevre

  • Diagnosis


Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosis Mirror Syndrome. (6)

Namun, hasil dari tes lain dapat menjadi jalan keluar untuk mengetahui diagnosis Mirror Syndrome.

Kelebihan cairan pada janin biasanya terlihat saat USG.

Selain itu, preeklamsia dapat didiagnosis berdasarkan tekanan darah atau protein dalam urine.

Kondisi tersebut dapat didiagnosis oleh pihak dokter dan rumah sakit dengan menggunakan alat-alat yang dapat mendeteksi adanya Mirror Syndrome.

Baca: Lorenza Izzo

  • Pengobatan


Pengobatan Mirror Syndrome biasanya tergantung pada penyebab fetal hydrops dan keparahan preeklampsia. (7)

Jika penyebabnya diketahui dari fetal hydrops, maka bisa dirawat di dalam kandungan.

Gejala-gejalanya juga dapat disembuhkan dari ibu dan bayi pada sisa usia kehamilan.

Namun, jika penyebabnya diketahui dari preeklampsia, maka harus segera dilakukan persalinan untuk melindungi kesehatan ibu.

Gejala-gejala pada sang ibu akan hilang dalam beberapa hari setelah melakukan persalinan.

Setelah persalinan, dapat diidentifikasi dari hydrops dan perawatan pada bayi apabila memungkinkan.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)



Nama Mirror Syndrome


Istilah lain Sindrom Ballantyne


Maternal Hidrops


Triple Edema


Pseudotoksemia


Penemu John W Ballantyne


Tahun 1982


Sumber :


1. www.kompas.com/tren/read/2019/10/08/092740265/tergolong-sindrom-langka-apa-itu-mirror-syndrome?page=all
2. www.verywellfamily.com/mirror-syndrome-4587193


Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Fathul Amanah
BERITA TERKAIT

Berita Populer