Ibu Jadi Wali Kota, Ayah Pimpin Sebelumnya, Anak Jabat Ketua DPRD, Kisah Kader Golkar di Bontang

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Neni Moernaeni, Wali Kota Bontang (Kiri), Andi Sofyan Hasdam, Mantan Wali Kota Bontang (Tengah), dan Andi Faisal Sofyan Hasdam (Kanan)

Dilansir oleh TribunKaltim.co, ketiga unsur pimpinan masing-masing, Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua DPRD I Junaidi dan Wakil Ketua II, diambil sumpahnya oleh Kepala Pengadilan Negeri atau PN Bontang, Praditia Danindra.

Para unsur pimpinan secara bergantian diambil sumpahnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara selama menjabat.

"Saya bersumpah akan mengabdi untuk bangsa dan negara," ujar Andi Faizal Sofyan Hasdam mengulang perkataan hakim.

Saat proses penyerahan palu sidang, posisi Ketua DPRD Bontang sementara digantikan oleh Sekretaris DPRR, Lukman.

Lukman menyerahkan palu sidang kepada Ketua DPRD definitif periode 2019-2024, Andi Faiz Sofyan Hasdam.

Saat pengambilan sumpah, wajah Walikota Bontang, Neni Moerniaeni tampak haru.

Beberapa kali terlihat menyeka air mata di balik kaca matanya.

Orang nomor satu itu di Kota Bontang ini terus menatap putra keduanya mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan kopiah lengkap.

Diketahui, Neni mencalonkan diri sebagai wali kota Bontang pada 2010.

Namun, dirinya kalah melawan rivalnya, Adi Darma.

Lima tahun berselang pada 2015, Neni kembali bertarung dengan rival yang sama.

Kali Ini Neni menang.

Sampai sekarang, Neni masih memegang jabatan sebagai orang nomor satu di Bontang didampingi Basri Rase.

Di sisa masa jabatan Neni, putra keduanya, Andi Faizal, naik menjadi ketua DPRD.

Baca: Golkar akan Lakukan Studi Banding dengan Partai Komunis China, Ini Tujuannya

 

--

Tribunnewswiki.com terbuka dengan data baru dan atau usulan perubahan untuk menambah informasi

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: haerahr

Berita Populer