Didiagnosa Sakit Pencernaan dan Kesehatan Mental, Kiper Utama Real Madrid Akan Dicadangkan

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Fathul Amanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Thibaut Courtois, performanya turun drastis di musim 2019-20.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kiper Real Madrid harus menemui spesialis untuk mengatur pola makannya kembali, setelah dilaporkan mengalami penurunan berat badan hingga 3 kg dalam hitungan jam.

Thibaut Courtois harus ditarik keluar dan digantikan oleh Alphonse Areola di babak pertama pada laga kontra Club Brugge, Selasa (1/10/2019).

Penampilan Cortois dikritik pada laga ini karena kebobolan dua gol dari Club Brugge di babak pertama.

Laga pun berkesudahan menjadi 2-2 setelah Real Madrid mampu bangkit di babak kedua dan mencetak dua gol.

Baca: Thibaut Courtois Melawak dan Real Madrid Gagal Menang, Zinedine Zidane Justru Puji Pemainnya

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengonfirmasi bahwa Courtois diganti karena sedang tidak fit.

"Courtois tidak sehat dan tak bisa melanjutkan laga," tutur Zizou seperti dikutip Tribunnewswiki.com dari laman resmi UEFA, Jumat (4/10/2019).

Thibaut Courtois, performa buruk di musim 2019-20.

Courtois dipastikan menderita gastronteritis (gangguan perut) yang membuatnya kehilangan berat badan 3 kg dalam hitungan jam.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia akan menemui sepesialis untuk mengatur kembali pola makannya.

Gangguan ini sekaligus memaksa Thibaut Courtois absen pada laga kontra Granada, Sabtu (5/10/2019).

Zinedine Zidane telah menyiapkan Alphonse Areola dan kiper muda Diego Altube untuk melawan tim peringkat kedua LaLiga hingga pekan ke-7 itu.

 
Sementara itu, Courtois menanggapi santai tekanan yang menimpanya selama berseragam Real Madrid.

Apalagi sang pelatih sempat menyoroti gol pertama Club Brugge yang menurutnya adalah konyol.

"Kami tidak senang dengan hasil tersebut (imbang 2-2 dengan Club Brugge), gol pertama lawan bak lelucon bagi kami. Namun, saya tetap berpikir positif karena para pemain mengubah permainannya pada babak kedua," kata Zidane pasca laga.

Baca: Dibantai PSG, Zidane Keluhkan Pemain Real Madrid Minim Respons Lawan

Courtois berdalih jika memang menjadi penjawa gawang Real Madrid harus siap dikritik kapanpun.

"Jika anda adalah penjaga gawang Real Madrid, anda harus menerima tekanan ini," kata kiper timnas Belgia tersebut.

Saat ini dalam 42 kali penampilan bersama Real Madrid, Courtois sudah kebobolan 57 kali.

Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid dan Thibaut Courtois. (sportbible.com)

Media di Spanyol Okdiario.com pun mengabarkan bahwa Thibaut Courtois juga didiagnosis sindrom anxiety disorder atau kecemasan berlebihan.

Sikap Courtois yang memaksa hengkang ke Real Madrid musim ini membuatnya hampir selalu mendapat cercaan dari fans Chelsea, terlebih dia tidak menjaga hubungan baik dengan fans klub tersebut.

Selain itu, namanya juga menjadi bulan-bulanan fans rival Real Madrid, yakni Atletico Madrid karena nama Thibaut Courtois sudah kadung diabadikan di Stadion Wanda Metropolitano, namun memilih mengkhianati mereka dengan bergabung ke Los Blancos.

Sementara itu performa buruk yang ditunjukkan Courtois sejak berkostum Los Blancos pun mendapat perhatian dari pelatih kiper timnas Belgia, Erwin Lemmers.

Menurutnya, Courtois disebut mirip dengan kiper Manchester United, David De Gea, yang sempat tidak mendapat perlakukan yang tepat sehingga berpengaruh terhadap performanya di lapangan.

Baca: Hasil Pekan 5 Liga Spanyol: Madrid Menang, Tim Papan Curi Puncak Klasemen

"Real Madrid wajib memperlakukannya (Courtois) dengan cara yang sedikit berbeda," kata Lemmers dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Jumat (4/10/2019).

"Dia pemain yang spesial dan tidak selalu tampil di level terbaik dengan timnas Belgia, tetapi di sana dia justru terkena sindrom De Gea," ucap Lemmers.

Secara keseluruhan, sejak berkostum Real Madrid, penjaga gawang 27 tahun itu sudah kebobolan 59 kali dari 43 penampilan.

Alphonse Areola dan Thibaut Courtois, bersaing menjadi kiper nomor satu Real Madrid. (therealchamps.com)

Baca: Hendak Didekati Barcelona, Real Madrid Segera Pastikan Bintang Mudanya Ini Tetap Bertahan

Jumlah tersebut memang terlalu banyak bagi kiper yang mengawal gawang klub besar macam Real Madrid.

Catatan tersebut juga kerap membuat Courtois dikambinghitamkan ketika Real Madrid menelan hasil minor.

Namun, menurut Lemmers, hal tersebut tidak fair karena segala bentuk kekalahan merupakan tanggung jawab tim, bukan pemain seorang.

"Jika seisi Santiago Bernabeu mencibirnya, Anda seharusnya menganggap itu sebagai kritik untuk seluruh tim," ujar Lemmers.

"Dia merupakan kiper bagus dan dia akan mencoba untuk membuat Real Madrid bahagia kembali," ujar Lemmers.

(Tribunnewswiki.com/Haris)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Fathul Amanah
BERITA TERKAIT

Berita Populer