Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Garin Nugroho Riyanto atau yang lebih dikenal dengan nama Garin Nugrooho merupakan eorang sutradara sekaligus produser film Indonesia yang mulai dikenal luas lewat film Cinta dalam Sepotong Roti (1990).
Di masa kecilnya, Garin dikenal sebagai seorang soliter.
Perhatiannya sangat mudah teralihkan oleh hal-hal yang dianggapnya menarik.
Garin kecil bahkan sangat sering meninggalkan sepedanya karena ia lupa bahwa ia membawa sepeda.
Selain itu, karena lahir pada keluarga pecinta buku, Garin adalah orang yang gemar membaca. (1)
Baca: FILM - Malam Jumat: The Movie (2019)
Lahir di Yogyakarta, 6 Juni 1961, Garin Nugroho besar di Yogyakarta hingga akhirnya merantau ke Jakarta untuk menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) di Fakultas Sinematografi.
Setelah itu, Garin Nugroho melanjutkan pendidikan hukum di Universitas Indonesia dan selesai pada tahun 1991. (2)
Selain aktif sebagai sutradara, Garin juga aktif mengamati masalah sosial budaya, sehingga dia pantas disebut sebagai seorang pengamat komunikasi sosial budaya. Dia juga kerap menulis kolom di berbagai media. (1)
Darah seni perfilman begitu melekat di keluarga Garin Nugroho.
Anaknya, Kamila Andinisari atau yang dikenal dnegan nama Kamila Andini merupakan salah satu sutradara wanita Indonesia yang menggarap film Sekala Niskala (2018).
Film tersebut meraih berbagai penghargaan, salah satunya Best Feature Film dalam ajang penghargaan Berlin International Film Festival 2018.
Selain itu, suami Kamila Andini, Ifa Isfansyah juga merupakan seorang sutradara yang dikenal lewat film Sang Penari (2011). (3)
Baca: Official Trailer Film Birds of Prey Rilis, Kisah Harley Queen setelah Putus dengan Joker
Karier
Garin Nugroho memulai karier film dengan menjadi kritikus film dan pembuat film dokumenter.
Garin Nugroho telah menyelesaikan sedikitnya dua puluh film, baik dokumenter, film pendek maupun filn panjang layar lebar.
Pada perayaan 250 tahun Mozart, ia terpilih sebagai salah satu dari enam sutradara inovatif dunia untuk membuat film yang kemudian melahirkan Opera Jawa.
Selain sutradara film Garin juga menggarap sejumlah video musik beberapa penyanyi tanah air, seperti January Christy, Titi DJ, Krakatau (grup musik), Katon Bagaskara, Paquita Widjaya, Edo Kondologit dan Gong 2000.
Salah satu karya video klipnya, yaitu Negeri di Atas Awan (Katon Bagaskara) berhasil mendapat Trofi Visia pada final Video Musik Indonesia Periode II 1994/1995.
Di akhir tahun 2006, ia ikut mendirikan Jogja NETPAC Asian Film Festival. (2)
Baca: FILM - Life (2017)
Filmografi
Gerbong Satu, Dua (1984)
Cinta dalam Sepotong Roti (1990)
Air & Romi (1991)
Surat untuk Bidadari (1992)
Bulan Tertusuk Ilalang (1994)
Daun di Atas Bantal (1997)
My Family, My Films and My Nation (1998)
Dongeng Kancil untuk Kemerdekaan (1999)
Puisi Tak Terkuburkan (1999)
Layar Hidup: Tanjung Priok/Jakarta (2001)
Rembulan di Ujung Dahan (2002) (TV Movie)
Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002)
Rindu Kami Padamu (2004)
Serambi (2005)
Opera Jawa (2006)
Under The Tree (2008)
Teak Leaves and The Temple (2008)
Generasi Biru (2009)
Mata Tertutup (2012)
Soegija (2012)
Isyarat (2013)
Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2014)
Aach... Aku Jatuh Cinta! (2015)
Kucumbu Tubuh Indahku (2019)
Baca: Alasan Terpilihnya Film Kucumbu Tubuh Indahku Mewakili Indonesia di Academy Awards 2020
Penghargaan
Pemenang di Festival Film Asia Pasifik kategori Sutradara Pendatang Baru pada film Cinta dalam Sepotong Roti
Unggulan di Festival Film Indonesia kategori Cerita Asli Terbaik pada film Cinta dalam Sepotong Roti
Unggulan di Festival Film Asia Pasifik kategori Skenario pada film Daun di Atas Bantal
Penghargaan Khusus Juri di Festival Film Internasional Tokyo untuk film Daun di Atas Bantal
Unggulan di Festival Film Bandung kategori Sutradara pada film Daun di Atas Bantal
Pemenang di Festival Film Bandung kategori Penghargaan Khusus pada film Daun di Atas Bantal
2012 Unggulan di Festival Film Indonesia 2012 kategori Penyutradaraan Terbaik (4)