Super K-Pop Festival Indonesia Hari Pertama Penonton Merasa Kecewa, Mulai Harga Tiket hingga Rundown

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Super K-pop Festival (SKF) Indonesia 2019 akhirnya dibuka pada Sabtu (28/9/2019) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Acara yang paling ditunggu-tunggu penggemar K-Pop Indonesia akhirnya diselenggarakan.

Super K-Pop Festival (SKF) Indonesia 2019 akhirnya dibuka pada Sabtu (28/9/2019) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Acara itu dimeriahkan oleh artis-artis K-Pop seperti Kyuhyun "Super Junior", D&E, NU'EST, Apink, hingga Tiffany Young yang tampil pada hari pertama.

Namun sayangnya banyak penonton yang merasa kecewa atas penyelenggaraan SKF hari pertama.

Dikutip dari Kompas.com pada Minggu (29/9/2019), Amalia Sujitno, salah satu penggemar K-pop asal Tangerang Selatan mengeluhkan kacaunya penjualan tiket hingga penyelenggaraan acara yang tak sesuai jadwal.

Amalia membeli lima tiket SKF kategori bronze seharga Rp 1,5 juta per tiket pada 6 Agustus 2019.

Super K-pop Festival (SKF) Indonesia 2019 akhirnya dibuka pada Sabtu (28/9/2019) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

"Saya dan teman-teman bela-belain beli tiket karena saingan kami fandom besar yang jelas bakal beli tiket juga," ujarnya ketika dihubungi pada Minggu (29/9/2019).

Namun tidak disangka, beberapa minggu sebelum acara, promotor memberikan harga promo yang nilainya jauh lebih kecil dibandingkan harga tiket normal.

Amalia menyebut, sebagai pembeli tiket kloter pertama, ia tidak mendapatkan benefit yang seharusnya ia terima.

"Konser K-Pop pada umumnya, terkait ticketing, para early buyer seharusnya dapat benefit berupa soundcheck, welcome atau send off event (menjemput dan mengantar idola) atau diskon harga tiket. Ini sama sekali enggak ada," kata dia.

Sistem penjualan tiket ini juga dikeluhkan para penonton lain melalui unggahan di akun Twitter, salah satunya pemilik akun @emaerye.

Super K-pop Festival (SKF) Indomnesia 2019 akhirnya dibuka pada Sabtu (28/9/2019) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. (Instagram/skf.indonesia)

Ia merasa diskon besar harga tiket jelang penyelenggaraan SKF tak adil baginya.

"Dan pas aku di holding area, di luar lagi dibagiin tiket grateeeessssss. Tiket yang dari calo pun dijual murah dengan posisi yang jauh lebih strategis," tulisnya, Sabtu (28/9/2019).

Tidak hanya soal sistem penjualan tiket saja.

Para penonton juga mengeluhkan penyelenggaraan acara yang tidak tepat waktu.

Akibatnya, banyak jadwal tampil para idol terpaksa dipotong.

Amalia melanjutkan, pemotongan jatah tampil para idol tersebut merugikan penonton.

"Aduh mbak, parah banget. Idol saya tampil pertama hanya empat lagu dari yang awalnya enam lagu. Saya masih lari-larian nyari kursi pas mereka nyanyi lagu ketiga. Lagu terakhir enggak konsen gara-gara ngatur napas," tuturnya.

Penonton bernama Marni juga menceritakan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan SKF hari pertama.

Ia mengeluhkan jadwal acara yang molor.

"Kemarin tuh gate belum dibuka sampai jam tujuh malam. Padahal kami sudah antre kan dari jam empat. Gate harusnya buka jam lima sore," ucapnya ketika dihubungi terpisah.

Urutannya, menurut Marni, pemegang tiket kategori termahal masuk duluan lalu diikuti pemegang tiket termurah.

Konser yang seharusnya dimulai pukul 18.30 WIB menjadi 19.30 WIB.

"Fans tuh sudah teriak-teriak, ngomel-ngomel ke promotor minta pintu dibuka, enggak dibuka-buka. Jam tujuh-an lah dibuka," ujar Marni.

"Cuma nih. Pas semuanya belum masuk, tiba-tiba sudah mulai. Sudah nyanyi 'Indonesia Raya'. NU’EST tampil pertama. Padahal ratusan fans tribun yang paling murah intinya, masih di luar," lanjutnya.

Hingga lagu pertama NU’EST selesai, menurut Marni, masih banyak penonton yang belum bisa masuk lantaran masih mengantre sesuai kategori.

"Terus NU'EST ment (menyapa penonton) itu baru rombongan tribun masuk. Tapi kan kudu naik ke lantai dua cari tempat duduk, ngantre berebutan. Intinya waktu NU'EST itu enggak enjoy. Karena cuma nikmati penampilan akhir mereka," katanya.

"Kabarnya NU'EST buru-buru harus ke bandara. Karena konser molor, mereka juga begitu deh sebentar Ah' pokoknya kecewa," ujar Marni lagi.

Pihak promotor juga tidak memberikan kesempatan para fans untuk memberikan hadiah untuk para idol.

Diketahui hal tersebut wajar dan rutin dilakukan para penggemar ketika konser K-pop.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer