Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Fahira Idris adalah seorang senator, pengusaha, dan aktivis pegiat sosial.
Sebagai seorang senator, Fahira Idris adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2014-2019 mewakili daerah DKI Jakarta.
Di bidang entreprenurship, Fahira Idris dikenal sebagai pengusaha parsel dan bunga.
Dalam hal kegiatan sosial, Fahira Idris adalah aktivis sosial di beberapa lembaga yang ia ikuti.
Fahira Idris lahir di Jakarta, 20 Maret 1968.
Pada pemilihan umum legislatif tahun 2019, Fahira Idris mendapat 581.108 suara dan terpilih menjadi anggota DPD RI mewakili Daerah Pemilihan DKI Jakarta.
Ia pernah tersandung beberapa kontroversi tweet yang membuatnya meminta maaf.
Kehidupan Pribadi
Fahira adalah anak dari Fahmi Idris yang merupakan seorang pengusaha dan politisi senior dari Partai Golkar dan pernah mennjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Habibie.
Ayah dari Fahira juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sedangkan ibu dari Fahira Idris bernama Kartini Hasan Basri yang merupakan anak dari KH Hasan Basri, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Fahira Idris memiliki suami bernama Aldwin Rahadian dan dua orang anak, Nabila Zahra dan Naziran Auliya.
Selama hidupnya, Fahira pernah terlibat dalam beberapa kegiatan sosial, seperti: relawan dalam bencana erupsi Gunung Galunggun tahun 1982, Gempa Yogyakarta 2006, Gempa Bumi dan Tsunami di Sumatera Barat tahun 2009. [1]
Riwayat Pendidikan
Berikut adalah riwayat pendidikan dari Fahira Idris:
- SDN 01 Gondangdia, Jakarta, 1975-1978 (Dulu bernama SD Argentina)
- SDN 01 Menteng, Jakarta, 1978-1980 (Dulu bernama SD Besuki)
- SMP Islam Al-Azhar, Jakarta, 1980-1983
- SMA Islam Al-Azhar, Jakarta, 1983-1986
- Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta, 1987-1995
- Magister Hukum Bisnis Universitas Padjajaran, Bandung, 2010-2013
- Doktor Ilmu Sosial bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Universitas Pasundan, Bandung, 2016-sekarang [2]
Riwayat Organisasi
Berikut adalah riwayat organisasi Fahira Idris:
- Pengurus OSIS SMA Islam Al-Azhar, Jakarta, 1984-1985
- Pengurus AIESEC Indonesia, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, 1988-1989
- Ketua Umum Yayasan Nabila Zahra (Yayasan Amal untuk Anak Yatim dan Janda di Jakarta), 1995-sekarang.
- Ketua Umum, Asosiasi Pengusaha Parcel Indonesia (APPI), 2004-sekarang.
- Ketua Umum Aries Shooting Club, 2005-sekarang
- Ketua Bidang Pembinaan, Pendidikan, dan Kesejahteraan Sosial DPP IKAPPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia), 2007-sekarang
- Ketua Harian Perbakin, Pengda DKI Jakarta, 2013-2016.
- Ketua Koordinator Bidang Perempuan dan Tenaga Kerja, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI Pusat), 2016-sekarang
- Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), 2017-sekarang [3]
Riwayat Pekerjaan
Berikut adalah riwayat pekerjaan dari Fahira Idris:
- Pemilik Nabila Parcel & Florist, 1991-sekarang
- Dosen STEBank Islam Mr. Sjafrudding Prawiranegara, Jakarta, 2013-2016
- Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta, 2014-sekarang
- Wakil Ketua Komite III DPD RI, 2014-2017
- Anggota BAP DPD RI, 2014-sekarang
- Wakil Ketua Pansus Tatib DPD RI, 2017
- Ketua Komita III DPD RI, 2017-sekarang
- Ketua Pansus Tenaga Kerja Asing (TKA) DPD RI, 2017
- Anggota Badan Kehormatan DPD RI, 2017-sekarang
- Anggota Panmus DPD RI, 2017-sekarang [4]
Riwayat Kegiatan Sosial
Berikut adalah riwayat kegiatan sosial dari Fahira Idris:
- Ketua Gerakan Sosial Bantu Korban Gempa Yogyakarta, 2006
- Ketua Gerakan Sosial Bantu Korban Gempa Sumatera Barat, 2009
- Ketua Gerakan Sosial Bantu Korban Letusan Merapi, Jawa Tengah, 2010
- Ketua Gerakan Sosial Bantu Banjir Jakarta, 2013
- Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras, 2013-sekarang
- Ketua Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (GPPA), Jakarta, 2016-sekarang
- Ketua Gerakan Sadar Hukum (GSH), Jakarta, 2016-sekarang
- Presidium Gerakan Muslimah Memilih Pemimpin (GMMP), Jakarta, 2017
- Ambulance Gratis untuk Jakarta, 2017-sekarang.
- Advokasi Hukum Gratis untuk Warga Jakarta, 2017-sekarang
- Ketua Gerakan Pemilih Aktif & Cerdas, 2018-sekarang
- Ketua Gerakan Sadar Sanitasi, Kebersihan, dan Kesehatan DKI Jakarta, 2018-sekarang. [5]
Penghargaan
Berikut adalah beberapa penghargaan yang Fahira Idris pernah dapatkan:
- The Most Favorite Inspiring Woman by Radio Cosmopolitan Jakarta, 2005
- The Most Inspiring Twitter by Tony Hastings, The Top 10 Blogs, England, 2010
- Twitter Inspiratif Fimela.com, Indonesia, 2013
- Best Woman Legislator / Senator Obsession Award 2017 [6]
Kontroversial
Fahira Idris pernah tersandung pernyataan kontroversial di akun Twitter miliknya pada Maret 2016.
Pernyataan kontroversial Fahira Idris dinilai menyinggung isu SARA.
Tweetnya kemudian mendapat respons mulai dari sutradara Joko Anwar hingga munculnya sebuah petisi untuk memproses ujaran kebencian tersebut. [7]
Setelah menerima banyak kritik dari tokoh masyarakat hingga warganet, akhirnya Fahira minta maaf. [8]