Fakta Budiman Sudjatmiko, Anggota DPR RI yang Pernah Divonis 13 Tahun Penjara di Era Orde Baru

Penulis: Fathul Amanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Budiman Sudjatmiko

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anggota DPR RI dari PDIP, Budiman Sudjatmiko menjamin bahwa DPR RI akan membatalkan pengesahan Rangan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Hal ini disampaikan Budiman lewat akun Twitternya pada Senin (23/9/2019).

“Dalam rapat Bamus (Badan Musyawarah) DPR hari ini sudah disepakati bahwa dalam paripurna besok TIDAK ADA pengesahan #RUUKUHP,” tulis Budiman.

Lalu siapakah sebenarnya sosok Budiman Sudjatmiko?

Berikut beberapa faktanya yang dihimpun Tribunnewswiki.com dari berbagai sumber:

Baca: Budiman Sudjatmiko Jamin RKUHP Batal Disahkan dan Minta Masyarakat Terus Awasi

Baca: Budiman Sudjatmiko Nilai Jika Referendum Dipaksakan, Indonesia akan Hadapi Balkanisasi

1. Aktivis mahasiswa

Saat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Budiman pernah terlibat dalam gerakan mahasiswa.

Ia terjun sebagai comunity organizer yang melakukan proses pemberdayaan politik, organisasi dan ekonomi.

2. Pernah divonis 13 tahun penjara

Pada 1996, Budiman Sudjatmiko mendeklarasikan Partai Rakyat Demokrasi.

Namun pembentukan partai tersebut membuatnya dipenjara oleh Pemerintah Orde Baru dan divonis 13 tahun penjara.

Partai yang dibentuknya tersebut dianggap menjadi dalang pemicu kerusuhan di Jakarta pada 27 Juli 1996.

Baca: Deretan Fakta Demo Mahasiswa Tolak RKUHP dan Revisi UU KPK di Bandung Berakhir Ricuh

Baca: Standar Ganda Jokowi Soal RKUHP dan Revisi UU KPK, Ada Kepentingan Khusus Elite Politik?

3. Kuliah di luar negeri

Dikutip Tribunnewswiki.com dari laman dpr.go.id, Budiman Sudjatmiko belajar Hubungan Internasional di Universitas Cambridge.

Tak hanya itu, ia juga mengenyam pendidikan Ilmu Politik di Universitas London.

4. Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf

Anggota DPR RI dari fraksi PDIP ini juga merupakan juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di bursa pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024.

Di tahun 2012, Budiman Sudjatmiko juga menulis buku berjudul Anak-anak Revolusi.

(Tribunnewswiki.com/Fathul Amanah)



Penulis: Fathul Amanah
BERITA TERKAIT

Berita Populer