Kehidupan Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sigmund Freud merupakan seorang ahli saraf asal asal Austria yang memperkenalkan teori dan teknik psikoanalisis.
Sigmund Freud lahir di Freiberg, Austria pada 6 Mei 1856 sebagai anak tertua dari 8 bersaudara.
Ketika Sigmund Freud berusia empat tahun, keluarganya pindah ke Wina.
Sigmund Freud masuk ke Universitas Wina pada usi 17 tahun dan menerima gelar kedokterannya pada 1881.
Sebagai mahasiswa kedokteran dan peneliti muda, Sigmund Freud memfokuskan penelitiannya pada neurobiologi, mengeksplorasi biologi otak serta jaringan saraf manusia dan hewan.
Freud menikah dengan Martha Bernays pada 1886 dan mereka memeliki enam orang anak.
Anak bungsu mereka, Anna Freud merupakan seorang psikolog terkemuka yang berpengaruh dan pembela teori-teori ayahnya, Sigmund Freud.
Sigmund Freud meninggal pada tanggal 23 September 1983 di usianya yang ke-83 karena bunuh diri.
Diketahui Sigmund Freud meminta morfin dengan dosis ynag mematikan kepada dokternya.
Hal tersebut lantaran Freud merasa putus asa dengan penyakit kanker mulut yang dideritanya. (1)
Rekam Jejak
Setelah lulus dari Universitas WIna, Sigmund Freud bekerja di Rumah Sakit Umum Wina.
Freud berkolaborasi dengan Josef Breuer dalam mengobati histeria dengan menggunakan metode mengingat pengalaman menyakitkan di bawah hipnosis.
Pada 1885, Freud pergi ke Paris sebagai mahasiswa neurologis Jean Charcot.
Sekembalinya ke Wina pada tahun berikutnya, Freud mendirikan praktik pribadi, yang berspesialisasi dalam gangguan saraf dan otak.
Freud mengembangkan teori bahwa manusia memiliki ketidaksadaran di mana impuls seksual dan agresif berada dalam konflik abadi untuk supremasi dengan pertahanan terhadap mereka.
Baca: Isi Surat Edaran Para Rektor Sanata Dharma, UGM, dan UIN Terkait #GejayanMemanggil
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 23 September 1889 Berdirinya Nintendo
Pada 1897, Sigmund Freud memulai analisis intensif tentang dirinya sendiri.
Tiga tahun kemudian, Freud menerbitkan karya utamanya berjudul 'The Interpretation of Dreams’ di mana Freud menganalisis mimpi dalam hal keinginan dan pengalaman yang tidak disadari.
Pada 1902, Freud diangkat sebagai Profesor Neuropatologi di Universitas Wina hingga 1938.
Meski begitu, teori yang dikemukakan oleh Freud tersebut tidak bisa diterima oleh lembaga medis.
Setelah Perang Dunia Pertama, Sigmund Freud menghabiskan lebih sedikit waktu dalam pengamatan klinis dan berkonsentrasi pada penerapan teorinya pada sejarah, seni, sastra, dan antropologi.
Kemudian pada 1923, Sigmund Freud menerbitkan karyanya yang diberi judul 'The Ego and the Id', yang menyarankan model struktural baru dari pikiran, dibagi menjadi id, ego dan superego.
Pada 1933, Nazi secara terbuka membakar sejumlah buku Freud dan pada 1938, tak lama setelah Nazi mencaplok Austria, Freud meninggalkan Wina ke London bersama istri dan putrinya Anna Freud. (2)
Teori Freud
Beberapa teori Freud yang paling banyak dibahas termasuk:
Id adalah ketidaksadaran primitif, impulsif, dan irasional yang beroperasi semata-mata pada hasil kesenangan atau rasa sakit dan bertanggung jawab atas naluri seks dan agresi.
Ego adalah "Aku" yang dirasakan orang yang mengevaluasi dunia fisik dan sosial luar dan membuat rencana yang sesuai.
Dan superego adalah suara moral dan hati nurani yang membimbing ego; melanggarnya menghasilkan perasaan bersalah dan cemas.
Freud percaya superego sebagian besar terbentuk dalam lima tahun pertama kehidupan berdasarkan standar moral orang tua seseorang; itu terus dipengaruhi hingga remaja oleh panutan lainnya.
Secara khusus Freud percaya bahwa libido, atau dorongan seksual, adalah energi psikis yang mendorong semua tindakan manusia; libido diimbangi oleh thanatos, naluri kematian yang mendorong perilaku destruktif.
Teori ini dinamai sesuai legenda Yunani Oedipus, yang membunuh ayahnya sehingga dia bisa menikahi ibunya.
Freud percaya bahwa dengan menganalisis mimpi dan ingatan kita, kita dapat memahaminya, yang secara tidak sadar dapat memengaruhi perilaku dan perasaan kita saat ini. (1)
Baca: G30S 1965 - Kronologi 1 Oktober 1965: Pukul 00.00 - 03.00 WIB
Baca: G30S – Brigadir Jenderal Soepardjo Jenderal Angkatan Darat yang Terlibat dalam Peristiwa G30S
Karya
- Studies on Hysteria (bersama Josef Breuer, 1895)
- The Interpretation of Dreams (1899)
- The Psychopathology of Everyday Life (1901)
- Three Essays on the Theory of Sexuality (1905)
- Jokes and their Relation to the Unconscious (1905)
- Delusion and Dream in Jensen's Gradiva (1907)
- Totem and Taboo (1913)
- On Narcissism (1914)
- Introduction to Psychoanalysis (1917)
- Beyond the Pleasure Principle (1920)
- The Ego and the Id (1923)
- The Future of an Illusion (1927)
- Civilization and Its Discontents (1930)
- Moses and Monotheism (1939)
- An Outline of Psycho-Analysis (1940)
- The Complete Letters of Sigmund Freud to Wilhelm Fliess (1986)
- The Standard Edition of the Complete Psychological Works of Sigmund Freud (1999) (3)