Bertindak sebagai tim tamu, Real Madrid tidak mampu berbuat banyak di Stadion Parc de Princes, kandang Paris Saint-Germain (PSG).
Real Madrid bahkan tidak mampu membuat tembakan tepat sasaran pada laga tersebut.
Hal itu menjadi catatan terburuk Real Madrid, sejak mereka bermain di kompetisi Liga Champions dalam 167 pertandingan.
Mengenai kekalahan dari PSG, gelandang bertahan El Real, Casemiro, berharap timnya cepat berbenah meski dirinya turut menyesal kinerja timnya di bawah standar.
"Kami tidak bermain bagus, mereka (PSG) mampu mengontrol jalannya pertandingan dan kami tahu bahwa sulit untuk bermain di kandang mereka," kata Casemiro.
"PSG sangatlah kuat dan dihuni banyak pemain-pemain hebat."
"Tidak ada alasan kami bermain jelek, tetapi masih ada waktu untuk berbenah dan terus berusaha."
"Masih ada banyak hal di depan yang dapat kami lakukan," ujar Casemiro menambahkan.
Berkat kekalahan telak tersebut, Casemiro cs harus rela berada di dasar klasemen Grup A.
Mereka berada di bawah Club Brugge dan Galatasaray.
El Real selanjutnya bakal menjamu Club Brugge dalam matchday kedua Grup A Liga Champions pada awal Oktober mendatang.
Baca: Zinedine Zidane
Baca: Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, angkat suara mengenai performa timnya kala berhadapan dengan Paris Saint-Germain pada matchday pertama Liga Champions musim 2019-2020.
Zinedine Zidane pun mengakui bahwa anak asuhannya bermain buruk pada laga tersebut.
"PSG lebih baik dari kami dalam semua aspek seperti cara bermain, penguasaan lini tengah, dan yang paling menyebalkan, intensitas permainan," kata Zidane seperti dilansir Tribunnewsiki.com dari BolaSport.com pada Kamis (19/9/2019).
"Laga tentu berjalan sulit jika Anda tidak memulainya dengan kuat," ucap Zidane menambahkan.
Zidane mengakui bahwa ketakutan terbesarnya pada laga melawan PSG bukanlah lawan yang tampil lebih baik.
Ia lebih menyayangkan sikap para pemainnya dalam merespons permainan lawan.
Baca: 7 Tahun Merumput Bersama Chelsea, Eden Hazard Hengkang ke Real Madrid
"Tim yang saya asuh tidak menunjukkan intensitas bermain yang tinggi dalam kompetisi ini," kata Zidane.
"Kami tahu lawan akan bermain menekan, tetapi kami juga tidak mengubah permainan," ucap pelatih asal Prancis tersebut.
Zidane juga menyayangkan Real Madrid yang hanya membuat dua peluang sepanjang laga tersebut.
Hal itu membuat mereka sulit mengejar keunggulan PSG hingga akhirnya harus menelan kekalahan telak.