Video ini bikin heboh karena pocong menampakkan diri di tengah kerumunan warga.
Warga yang bergerombol tersebut adalah warga Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Video pocong ini kali pertama diunggah oleh akun Instagram @infotangerang.id.
Beberapa warga mengatakan video tersebut berlokadi di Pakuhaji, Teluknaga, dan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Baca: SEDANG VIRAL Penampakan Pocong di Google Street View di Demak, Pemotret: Saya Potret Jam 10 Malam
Baca: Bebby Fey Yakin Youtuber Ternama Pernah Menidurinya: Tantang Live Sumpah Pocong
Namun, dari penelusuran TribunJakarta.com, penampakan pocong yang meresahkan warga tersebut terungkap berada di Kampung Kemplang, Desa Belimbimg, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Sesampainya di Kampung Kemplang, TribunJakarta.com sempat kesulitan mencari lokasi pocong viral.
Sekira dua jam pencarian, lokasi penampakan pocong viral tersebut berada di pojok Kampung Kemplang berdekatan dengan makam Cina.
Berdasarkan informasi yang didapatkan di lapangan, penampakan pocong viral itu terjadi saat seorang warga Kampung Kemplang sedang mengadakan hajatan.
Ike, pemilik warung di Desa Kemplang mengatakan kalau penampakan pocong terjadi saat warganya sedang hajatan pada Minggu (15/9/2019).
Pengamatan lokasi yang diduga tempat hajatan sekaligus penampakan pocong viral tampak gersang dan luas.
Baca: VIDEO VIRAL Hindari Tilang Pengemudi Mobil Nekat Tabrak Polisi: Warga Marah Lempari Mobil
Baca: VIDEO VIRAL Dua Perempuan Naik Motor Seberangi Sungai ala Flying Fox: Pakai Tali Cuma Dicantolin
Ada sepetak sawah yang terpasang boneka menyerupai seorang wanita di tengah sawah.
Di sekelilingnya pun terdapat banyak makam yang tersebar tidak di satu tempat termasuk makam Cina berukuran raksasa yang dipagari tembok tinggi.
Baca: Official Trailer Perempuan Tanah Jahanam Rilis, Joko Anwar: Aku Aja Takut
Beberapa warga pun terlihat ketakutan dan enggan menceritakan penampakan pocong yang diduga terjadi pada Minggu (15/9/2019) malam.
"Oh di situ ramainya semalam. Tapi enggak tahu persis saya cuma main di sini," ujar Fahmi yang seakan menyembunyikan rasa takutnya, Senin (16/9/2019).
Ditanya mendalam soal keberadaan pocong ia pun menjawab kebingungan sambil mencari alasan.
"Denger-denger doang tapi enggak tahu sih persisnya gimana," kata Fahmi pemilik warung yang berjarak tidak jauh dari lokasi diduga penampakan pocong.
Warung Fahmi berjarak tidak jauh dari lokasi diduga penampakan pocong.
Baca: Tak Terima Ditilang, Seorang Pemuda Bakar Motornya Sendiri
Seorang pemilik warung dekat lokasi kejadian, Ike mengatakan kalau penampakan pocong di daerahnya bukan pertama kali terjadi.
"Pernah, pernah sebelumnya kejadian (penampakan) di sini. Sudah lama, tiga apa lima tahun lalu gitu di sini juga. Tapi lokasinya beda, di rumah itu yang gede di atapnya," ujar Ike sambil menunjuk rumah bertingkat tak jauh dari warungnya, Senin (16/9/2019).
Menurut Ike dengan beberapa warga yang berkerumun, pocong tersebut bukan sembarang pocong melainkan ada tuannya.
Diduga, pocong tersebut dikendalikan seseorang misterius untuk meraup uang dan mencari kekayaan.
"Gitu deh kang, itu mah saktinya orang. Enggak berani bayangin juga soalnya jelas gitu," kata Ike.
Ia pun enggak menceritakan secara detail soal penampakan pocong yang meresahkan warganya.
Walau tidak mengganggu dan melukasi secara fisik, penampakan itu cukup meresahkan warga Desa Belimbing.
"Yang aneh-aneh mah enggak ada cuma kan kita-kita takut ya mau jualan malam. Mana enggan sekali doang," Ike sambil ketakutan.
Baca: Pria di Rusia Pulang ke Rumah Setelah 4 Bulan Meninggal dan Dikremasi, Begini Kronologinya
Kata MUI Kabupaten Tangerang
Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Haji Ues Nawawi meminta warga Kosambi dan sekitarnya tidak panik.
Bahkan warga bisa beraktivitas seperti biasa tanpa menghiraukan soal pocong yang sempat meresahkan warga Kampung Kemplang.
"Warga tidak perlu takut dan bisa beraktivitas normal. Tidak harus saling mengganggu dan memang kalau setan jelas musuh kita. Setan itu adalah musuh kita yang nyata, makanya jangan kita sampai terbius, terbawa oleh imajinasi sendiri," imbau Ues, Senin (16/9/2019).
Ia juga meminta kepada warga Tangerang terutama warga Desa Belimbing tidak membesar-besarkan isu yang viral tadi pagi.
Sebab, menurut Ues, hal di atas termasuk hasutan makhluk halus untuk menebar ketakutan kepada umat manusia.
"Warga diminta jangan membesar-besarkan supaya tidak meresahkan ke luar Kosambi, tidak usah dihebohkan lagi. Tidak harus diposting lebih-hebih karena memang itu makhlul Allah SWT yang ada," ujar Ues.
Lantaran, lanjutnya, makhluk gaib memang benar adanya di dunia ini dan masih jadi makhluk Allah SWT.
Bisa menyerupai apa saja seperti manusia, binatang dam bentuk gaib lainnya yang memang untuk menghasut manusia ke jalan yang melenceng.
"Bagi kita umat tentu sudah paham kalau hal gaib itu ada. Terkait penampakan itu ibaratnya kan makhluk halus makhluk goib. Makhluk Allah juga, walau bentuknya iblis, setan atau apa. Kita memang yakini ada," tutur Ues.
Satu dari tiga video yang beredar di Instagram, ada warga yang berhadap-hadapan dan mencoba menangkap pocong di depannya itu.
Penampakan pocong di tengah kerumunan warga Desa Belimbing pertama kali diposting akun Instagram @infotangerang.id.
Dalam unggahan tersebut samar-samar terlihat bayangan putih menyerupai pocong di antara pohon. Suasana sekelilingnya gelap.
Dari video yang beredar, seseorang berseloroh saat seseorang mencoba menangkap pocong tapi menghilang.
"Hilang om. Hilang om."
"Astagfirullah," ujar orang di dalam video.
Sementara di video lain yang diposting Instagram @infotangerang.id, bukan satu orang saja yang melihat.
Di video lainnya ini lebih dari satu orang yang melihat penampakan pocong.
Terdengar suara sejumlah warga.
Bahkan ada di antara mereka memvideokan penampakan pocong di lokasi.
"Iya ada di situ. Iya ada di situ," ujar warga.
"Ya udah ada di situ," timpal warga lainnya.
"Ya itu ya itu di depan."
"Tuh gede tuh gede."
"Kelihatan itu."
"Itu tuh lagi nyender," beber warga lainnya.
Namun, menurut informasi video di atas merupakan penampakan pocong di Teluk Naga.
Ada juga yang bilang di Pakuhaji, sama-sama masih di Kabupaten Tangerang.(*)