GEGER Bayi Dikubur Hidup-hidup di Sulsel: Hidup Meski Dikubur 30 Menit, Netizen Rebutan Ingin Rawat

Polisi menunjukkan lokasi bayi yang dikubur hidup-hidup di Palopo, Sulawesi Selatan. GEGER Bayi Dikubur Hidup-hidup di Sulsel: Hidup Meski Dikubur 30 Menit, Netizen Rebutan Ingin Rawat. - Facebook Paski Ruppe

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang bayi yang dilahirkan dikubur hidup-hidup oleh orangtua kandungnya setelah sendiri di Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Untungnya sang bayi selamat karena warga yang mendengar tangisan bayi dengan cepat menggali kuburan bayi malang itu.

Warga memperkirakan bayi tak berdosa ini sudah dikubur setidaknya selama 30 menit karena tangisan bayi malang tersebut sudah terdengar selama kurang lebih 30 menit.

Orangtua sang bayi tega mengubur bayinya hidup-hidup karena sang bayi dilahirkan di luar nikah.

Baca: Kiai Meninggal di Kamar Kost: Sendirian, Masih Sempat Video Call, Istri Histeris Intip Lewat Jendela

Baca: VIDEO VIRAL Suami Brutal Pukuli Bertubi-tubi Istrinya yang Lagi Gendong Bayi: Jadi Tontonan Anaknya

Peristiwa ini bikin geger dan jadi viral di postingan setelah diunggah oleh akun media sosial Facebook Paski Ruppe.

Paski Ruppe membagikan peristiwa tersebut pada Kamis (5/9/2019).

Menurut unggahan Paski Ruppe, penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut berada di Jalan Peda 2, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Pada postingan tersebut, terlihat bekas tanah untuk mengubur bayi.

Lubang tidak terlalu dalam, hingga terlihat bercak darah dari permukaan tanah.

Terlihat pula ada anggota kepolian yang membantu menangani penemuan bayi ini.

Beruntung, nyawa bayi malang tersebut masih bisa diselamatkan.

Postingan tersebut telah dibagikan lebih dari lima ribu kali.

Kasus penemuan bayi ini dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf.

Dilansir Kompas.com, bayi ditemukan dalam kondisi sehat dan normal.

Meski dikubur ke dalam tanah dengan kedalaman 20 centimeter, bayi tersebut sempat menangis selama tiga puluh menit atau setengah jam.

Hal tersebut sesuai penuturan saksi.

Dikutip dari laman yang sama, Haslinda adalah pemilik rumah.

Haslinda menjelaskan jika dirinya sempat mendengar suara bayi menangis.

Menurut Haslinda, ia terbangun saat mendengar tangisan bayi dan langsung mengecek ke bawah kolong rumahnya.

Pada pukul 02.00 WIB, Haslinda menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki tengah menangis.

Bayi itu pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Siti Madyang untuk mendapat perawatan medis.

“Saya dengar ada suara bayi menangis yang timbul tenggelam sekitar setengah jam."

"Saya pun turun menelusuri tangisan bayi sampai saya dapat dalam kondisi tengkurap badannya terkubur sebagian,” kata Haslinda, saat ditemui di lokasi, Kamis (5/9/2019).

Baca: Awas! Upload Foto Selfie dengan KTP Dapat Sebabkan Kebocoran Data Pribadi, Simak Tips Amannya

Baca: VIRAL Video Guru Dianiaya 2 Wanita, Disaksikan Belasan Siswa di dalam Kelas

Saat ditemukan, bayi laki-laki tersebut hanya keliatan bokongnya, dan lubang kubur tidak terlalu dalam.

“Jadi kondisi bayi tak terbungkus kain, di sekitar lubang ada darah masih segar, setelah itu saya minta pertolongan dan warga yang datang langsung menelepon polisi untuk datang,” ucap dia.

Sementara menutur AKP Ardi Yusuf, kuat dugaan bayi tersebut adalah hasil dari hubungan gelap.

Di Facebook, netizen memberi komentar prihatin dan mencela perbuatan biadab orangtua sang bayi.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bayi Hasil Hubungan Gelap Dikubur Hidup-hidup, Diselamatkan Warga Berkat Suara Tangisan"

Netizen Rebutan Ingin Rawat sang Bayi

Puluhan netizen yang memberi komentar di akun facebook Paski Ruppe ingin merawat bayi malang tersebut.

Rata-rata netizen heran dan mengutuk perbuatan orangtua bayi malang tersebut.

Berikut beberapa di antara komentar yang dimuat di akun Paski Ruppe:

Ombreng Loading masih hidupkah bayi yg tampah dosa. orng tuanya mandar ae kenak karmanya. allah gk akan tdr

Ani Lam Y Allah kuasa yg d atas sungguh luar biasa.. Alhamdulillah msh hidup bayinya 



Editor: haerahr

Genjer, Disebut Juga Paku Rawan, Tumbuhan yang Hidup di Tanah Berair Seperti Rawa, Empang, atau Sawa

Berita Populer