Tidak disangka, video pamitannya tersebut justru menuai kritikan dari warganet.
Ria Ricis menceritakan pengalaman buruknya saat dibully usai mengunggah video berjudul ‘SAYA PAMIT.’ yang diunggahnya di YouTube channel pribadinya pada 26 Juli 2019.
Dikutip dari Warta Kota, Ricis, sapaan akrabnya mengaku syok dan depresi setelah melihat banyaknya komentar negatif mengenai dirinya.
"Ketika dibully pasti depresi. Yang pertama pasti merasa bersalah, efeknya ke psikologis," ucap Ria Ricis seperti dikutip dari Warta Kota di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).
Baca: Video Ria Ricis Makan Gurita Hidup Dapat Kecaman dari Garda Satwa Foundation
Baca: VIDEO Ria Ricis Makan Gurita yang Bergerak Diprotes, Ria Ricis: Sebelum Makan, Saya Konfirmasi Dulu
Adik dari Oki Setiana Dewi tersebut dibully gara-gara konten YouTube yang menampilkan dirinya berpaitan atau undur diri menjadi seorang Youtuber.
Tetapi selang dua hari kemudian, Ria Ricis kembali menuncul dengan unggahan konten baru berjudul ‘SAYA KEMBALI’.
Efek dari unggahan tersebut, membuat warganet menyebut Ria Ricis hanya mencari sensasi terkait video pamitnya itu.
Ricis mengatakan, bullying itu sempat mengganggu ketenangan dan membuatnya terpuruk.
"Yang (video) saya pamit itu efeknya luar biasa sekali. Pokoknya jatuh sejatuhnya lah," ujar Ria Ricis.
"Makanya aku berpikir efek bully itu luar biasa banget. Makanya di luar, kan, ada yang sampai bunuh diri segala macam," katanya lagi.
Meski demikian, Ria Ricis mencoba membesarkan hatinya dan bangkit kembali.
Baca: Ria Ricis Pilih Vakum dari Youtube, Ini 3 Jenis Konten Miliknya yang Paling Banyak Ditonton
Baca: 4 Video Kolaborasi Ria Ricis dengan Pesohor Tanah Air yang Ditonton hingga Jutaan Kali
"Tapi kemarin efek dibully itu, Tuhan malah ngasih lebih buat aku," ujarnya.
Mantan kekasih Atta Halilintar itu lentas berpesan kepada warganet agar tidak mudah untuk membully atau menghakimi orang lain.
“Yang paling penting kita jangan berada di posisi yang jadi pembully. Jangan pikir membully orang itu keren. Jangan menghakimi orang lain," kata Ria Ricis.
Terkait video pamit sebagai youtuber itu, membuat Ria Ricis kapok.
Alasannya, dia menjadi warganet menganggapnya mencari sensasi demi mendapatkan keuntungan.
Dia tak menyangka bahwa tanggapan sejumlah warganet begitu negatif terhadapnya.
Baca: Perseturuan Nikita Mirzani dan Elza Syarief, Melaney Ricardo Lakukan 3 Hal Ini
Baca: Ditanya Hubungannya dengan DJ Bebby Fey, Atta Halilintar Memilih Bungkam dan Ambil Langkah Seribu
Menurut Ricis, video pamitnya itu bukan drama yang dibuat-buat, apalagi mencari sensasi memancing warganet untuk membully-nya.
"Aku sih nggak pernah niat sama sekali mancing buat dibully. Video itu nggak ada maksud apa-apa," katanya.
"Itu (video) aku buat dalam kondisi yang lagi down. Saat itu aku emang lagi ngerasain lagi ada di bawah," ucapnya.
Ricis tidak menyalahkan warganet yang bekomentas menghakiminya.
Namun ia berharap warganet dan subscribernya agar berpikir positif dalam menyikapi sesuatu.
"Karena setiap orang punya pendapat dan pikiran yang berbeda beda. Cuma gimana caranya sebagai pengguna sosial media aku selalu ngajarin selalu berpikir positif," katanya.
Baca: Bebby Fey Mengaku Ditipu dan Diajak Tidur Youtuber Terkenal, Gebby Vesta Sebut Atta?
Baca: Deretan Fakta Atta Halilintar, Hasilkan Rp 269 Miliar Dalam Satu Tahu
Sebelumnya dikabarkan Ria Ricis pamit dari YouTube.
Dikutip dari Tribun Seleb, alasan pamitnya Ria Ricis awalnya karena adanya masalah internal dalam tim akun YouTube-nya.
"Karena setelah aku bikin video 'Saya Pamit' pun, aku bikin forum terbuka sama tim Ricis di rumah, ada 11 orang lebih, aku sampein masalah kita di mana," kata Ria Ricis saat ditemui di gala premiere film "Wedding Agreement", di XXI Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).
Setelah berdiskusi dengan tim, ia merasa harus meliburkan kegiatannya mengunggah video untuk melepas kejenuhan dirinya dan tim.
"Aku di forum terbuka bilang, 'kayaknya kita harus istirahat' karena, kan, mungkin mereka juga bosan, jenuh, ngedit terus, enggak ada hiburan. Jadi aku liburin, kalau enggak salah tiga hari aku liburin sampai akhirnya mereka balik lagi. Kami bisa buat (video) yang baru lagi, lebih segar lagi," ujarnya.