Sejarah
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Universitas Khairun (Unkhair) terletak di Kota Ternate, Maluku Utara yang didirikan pada 15 Agustus 1964.
Universitas Khairun (Unkhair) didirikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Utara bersama tokoh masyarakat melalui pendirian Yayasan Pembina Pendidikan Khairun.
Pada tanggal 15 Februari 1965, Universitas Khairun (Unkhair) terdaftar sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 100/B/SWT/1965.
Berikut ini adalah para pendiri Universitas Khairun (Unkhair) :- Sultan Ternate Muhammad Djabir Syah
- M.S. Djahir (Bupati Maluku Utara)
- Baharudin Lopa (Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Utara)
- Adnan Amal (Hakim Pengadilan Negeri Ternate)
- Mursaha (Kepala Kepolisian Resort Maluku Utara)
- Jasin Muhammad (dosen IKIP Manado)
- A.K. Safar (Kepala SMA Negeri Ternate)
- A. S. A. Latif (Kepala SGA Negeri Ternate)
- Idrus Hasan (mahasiswa IKIP Manado)
- Ibrahim Abbas (mahasiswa IKIP Manado)
- Said Ammary (Kepala Dana Kopra Maluku dan Irian Barat [DAKOMIB])
- Jasin Bopeng (KPS Ternate)
- Karel Tan (Kepala Dinas Kesehatan Maluku Utara)
- Muhammad Nasir (Pegawai Bagian Umum Kantor Bupati Maluku Utara) (1)
Di awal-awal pendirian itu, Universitas Khairun (Unkhair) tidak mendapatkan respon dari Provinsi Maluku.
Hal ini disebabkan karena adanya kekhawatiran Kabupaten Maluku Utara dengan Ibu Kota di Ternate akan berpisah dengan Provinsi Maluku dengan Ibu Kota di Ambon.
Ada tiga aspek yang melatarbelakangi terbentuknya Unkhair, yaitu:
Universitas Khairun (Unkhair) didirikan untuk memberikan kesempatan kepada para lulusan SMA dan sederajat yang secara ekonomi tidak dapat melanjutkan pendidikan ke luar Kota Ternate, karena terbatasnya pendapatan orangtua.
Sehingga masyarakat yang memiliki pendapatan rendah (ekonomi lemah) yang berkeinginan besar untuk menyekolahkan anak-anaknya ke perguruan tinggi bisa terwujud.
Tujuan didirikan Universitas Khairun (Unkhair) adalah untuk mendukung masyarakat dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperjuangkan pembentukan Provinsi Maluku Utara.
Universitas Khairun (Unkhair) terbentuk karena ingin mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang mampu mengelola pembangunan dan pemerintahan dalam jumlah cukup serta memiliki kualitas yang memadai.
Untuk mempersiapkan terbentuknya provinsi, maka kader-kader (atau SDM) mumpuni diperlukan.
Unkhair diresmikan secara formal pada 15 Agustus 1964 di Stadion Ternate.
Di masa awal terbentuknya Universitas Khairun (Unkhair), perkuliahan diadakan di berbagai tempat karena Unkhair belum memiliki gedung tetap.
Gedung SMEA (Takoma) dan gedung DPR (sekarang bekas kantor Gubernur) menjadi tempat awal perkuliahan.
Perkuliahan formal dilakukan pada 16 Agustus 1964.
Satu tahun selanjutnya, Unkhair melakukan proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 1965-1966.
Nama Universitas Khairun (Unkhair) diambil dari salah satu nama Sultan di Kesultanan Ternate.
Pemilihan nama Khairun berdasarkan pada beberapa hal.
Khairun adalah sultan yang memiliki intelektualitas tinggi.
Ia pernah belajar di Gowa dan bisa berkomunikasi dalam bahasa Portugis dan Spanyol.
Khairun memiliki makna 'baik' dalam Bahasa Arab. (2)
Di bawah kepemimpinan Rektor periode 1984-1998, Drs. H.M. Jusuf Abdulrahman dan kemudian dilanjutkan dengan Rektor periode 1998-2003 Drs. Rivai Umar, M.Si., UNKHAIR diperjuangkan untuk dialihstatuskan menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejalan dengan pembentukan Provinsi Maluku Utara.
Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2004 tanggal 17 Maret 2004, UNKHAIR berubah status menjadi PTN. (3)
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Nuku Muhammad Amiruddin
Baca: Gohu Ikan
Visi & Misi
"Menjadikan Universitas yang bermutu berbasis kepulauan dan kemajemukan"
- Menghasilkan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas, berakhlak mulia, berbudaya, bersemangat ilmiah, dan menguasai serta mampu mempergunakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
- Menyelenggarakan, mengembangkan, dan membina pendidikan tinggi dalam upaya menghasilkan manusia terdidik yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni;
- Menyelenggarakan, mengembangkan, dan membina penelitian dalam rangka menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model, produk, yang memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni;
- Menyelenggarakan, mengembangkan, dan membina pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni sebagai upaya memberikan sumbangsih demi kemajuan masyarakat; dan
- Mengembangkan organisasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola yang baik (good university governance) yang mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis.
Maju Bersama Dengan Ilmu Membangun Negeri (4)
Baca: Profil Kampus - Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Baca: Institut Teknologi Bandung (ITB)
Fakultas
- Biologi
- Fisika
- PKn
- PGSD
- Kimia
- Matematika
- Bahasa Indonesia
- Geografi
- Bahasa Inggris
- PG-PAUD
- Ilmu Hukum
Fakultas Ekonomi :
- Ekonomi Pembangunan
- Manajemen
- Akuntansi
- Peternakan
- Kehutanan
- Agribisnis
- Ilmu Tanah
- MSP
- BDP
- PSP
- Ilmu Kelautan
- Sastra Inggris
- Sastra Indonesia
- Ilmu Sejarah
- Antropologi Sosial
- Usaha Perjalanan Wisata
- Teknik Sipil
- Arsitektur
- Teknik Elektro
- Teknik Mesin
- Teknik Informatika
- Teknik Pertambangan
- Kedokteran
Program Pascasarjana
- Manajemen
- Ilmu Ekonomi
- Ilmu Hukum
- Sumber Daya Kelautan
- Ilmu Pertanian (5)
Pimpinan Rektorat
Berikut ini adalah struktur pimpinan Universitas Khairun (Unkhair) :