FILM - Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui (2018)

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Poster film Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui (2018)


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ide cerita film Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui (selanjutnya disebut Silariang) mengangkat budaya bugis.

Silariang menyorot cerita tentang seorang pemuda bernama Yusuf yang diperankan oleh Bisma Karisma, dan Zulaikha (Andania Suri).

Perasaan cinta di antara mereka tulus, tetapi ada tembok besar yang menghalangi. Atas nama cinta, mereka memutuskan kawin lari atau dikenal dengan istilah " silariang" setelah tak mendapat restu ibu Zulaikha, Puang Rabiah (Dewi Irawan). (1)

Isu ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan tak lekang zaman.

Selain mengangkat kearifan lokal Suku Bugis, film ini juga menampilkan pemandangan Rammang-Rammang yang indah.

Film Silariang ini bahkan mendapat pujian dari Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto dan Kepala Bidak Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Selain dibintangi oleh artis ibu kota, film ini juga mengikut sertakan aktor-aktor lokal Makassar, yakni Nurlela M Ipa, Muhary Wahyu Nurba, Sese Lawing, Cipta Perdana, dan Fhail Firmansyah. (2)

  • Sinopsis


Yusuf (Bisma Karisma) dan Zulaikha (Andania Suri), ialah dua muda mudi yang tengah mabuk asmara.

Satu ketika, Yusuf ingin membuktikan kesungguhan cintanya dengan melamar Zulaikha. Jelas Zulaikha senang dengan lamaran ini, namun ada satu hal yang mengganjal.

Cinta Yusuf dan Zulaikha yang berasal dari suku Bugis – Makassar terhalang dinding yang cukup tinggi, yaitu perbedaan kasta keduanya.

Zulaikha merupakan seorang dara keturunan bangsawan Bugis sementara Yusuf meski berasal dari keluarga kaya namun derajatnya tetaplah seorang rakyat jelata.

Walau telah bercucuran air mata untuk meminta restu sang Ibunda, Puang Rabiah (Dewi Irawan), Zulaikha tetap tidak mendapatkan izin untuk menikah dengan Yusuf.

Bermodalkan cinta yang kuat dari dalam hati, keduanyapun nekat melakukan silariang (kawin lari).

Keduanya pergi, jauh dari kota Makassar, ke sebuah daerah yang memiliki panorama alam sungguh indah, Rammang-Rammang.

Merekapun menikah, dan menetap di sana, tanpa harta dan tanpa keluarga.

Keluarga Zulaikha jelas murka. Puang Ridwan (Sese Lawing) yang merupakan paman Zulaikha, beserta anak buahnya dan kakak Zulaikha, Zulfi (Cipta Perdana) pergi mencari keduanya.

Dan bukan main-main, nyawa Yusuf dan Zulaikha menjadi taruhannya.

Untungnya di Rammang-Rammang, Yusuf dan Zulaikha bertemu dengan tetangga yang sangat baik, ialah Dira (Nurlela M. Ipa) dan Akbar (Fhail Firmansyah).

Dibantu oleh Dira dan Akbar, Yusuf dan Zulaikha memulai kehidupan baru di sana, dengan pekerjaan bahkan nama baru yaitu Iqbal dan Suri.

Lalu, mampukah Yusuf dan Zulaikha tetap bertahan dengan cintanya? Atau justru nyawa mereka benar-benar berada di tangan Puang Ridwan akibat silariang yang mereka lakukan? (3)

  • Poster


Berikut poster film Silriang: Cinta yang (Tak) Direstui (2018):

Poster film Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui (2017) (film.mbahsinopsis.id)

  • Trailer


Berikut trailer film Silriang: Cinta yang (Tak) Direstui (2018):

  • Pemeran


Bisma Karisma sebagai Yusuf

Andania Suri sebagai Zulaika

Dewi Irawan sebagai Rabiah, ibu Zulaika

Sese Lawing sebagai Puang Ridwan

Muhary Wahyu Nurba sebagai Dirham, ayah Yusuf

Cipta Perdana sebagai Zulfi, kakak Zulaika

Nurlela M Ipa

Fhail Firmansyah

Wahyuni Ayu

Sudirman

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken Aninsi)



Judul Film Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui


Genre Drama


Durasi 95 menit


Tanggal Rilis 18 January 2018


Sutradara Wisnu Adi


Penulis Oka Aurora


Produser Ichwan Persada


Produksi Inipasti Communika, Indonesia Sinema Persada


Sumber :


1. entertainment.kompas.com
2. www.genmuda.com/7-fakta-romantis-tapi-miris-di-balik-trailer-silariang-cinta-yang-tak-direstui-film-romeo-julietnya-indonesia/
3. www.layar.id/film-indonesia/resensi-film-silariang-cinta-yang-tak-direstui-peliknya-cinta-tebentur-aturan-adat/


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer