FILM - Istirahatlah Kata-kata

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Film Istirahatlah Kata-Kata (2016)


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film Istirahatlah Kata-kata mengambil cerita dari penyair sekaligus aktivis Wiji Thukul dalam masa pelariannya.

Wiji Thukul, seorang penyair yang sering menyinggung pemerintah orde baru dengan puisi-puisi yang ditulisnya.

Ia dikejar kesana-kemari dan lari dari satu persembunyian ke persembunyian lain.

Yosep Anggi selaku sutradara menggarap film Istirahatlah Kata-Kata sebagai media untuk mengingatkan penonton akan kasus hilangnya Wiji Thukul yang hingga kini tak kunjung menemui titik terang.

Film ini juga dibuat untuk mendorong pihak berwajib menuntaskan kasus ini.

Dengan film ini, penonton dari kalangan generasi muda diharapkan terpicu untuk melakukan gerakan positif untuk membela hak asasi manusia. (1) 

Film yang dengan nama lain berjudul Solo, Solitude ini pun telah diputar di berbagai festival film dan memenangkan sejumlah penghargaan internasional, seprti Busan International Film Festival, International Film Festival Rotterdam dan Hamburg Film Festival.

‘Istirahatlah Kata-Kata’ sempat diputar secara khusus di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2016 di Yogyakarta dan mendapatkan penghargaan tertinggi festival film tersebut, Golden Hanoman Award. 

Naskah film ini ditulis sendiri oleh sang sutradara dengan melakukan berbagai riset yang tak sebentar.

Yosep Anggi bahkan mengumpulkan data sejarah tertulis hingga Ohio University dan Belanda.(2)

  • Sinopsis


Wiji Thukul, seorang penyair yang dikenal karena kelantangannya meneriakkan ketidakadilan di masa protes politik meningkat.

Ketika kerusuhan Jakarta 1996, dia dan beberapa aktivis dituduh bertanggung jawab dan dikejar aparat keamanan.

Dipaksa pergi, Wiji terbang ke Pontianak di mana dia bersembunyi selama delapan bulan, kadang bersama orang asing.

Di sana dia mengganti identitasnya beberapa kali, tapi masih juga menulis puisi dan cerita pendek.

Sedangkan di Solo, istrinya Sipon tinggal bersama dua anak mereka di bawah pengawasan ketat.

Pada Mei 1998, Wiji Thukul dianggap hilang, sebulan sebelum Suharto digulingkan oleh rakyatnya sendiri. (3)

  • Poster


Berikut poster film Istirahatlah Kata-Kata (2016):

Poster film Isturahatlah Kata-Kata (2016) (imdb)

  • Trailer


Berikut trailer film Istirahatlah Kata-Kata (2016):

  • Pemeran


Gunawan Maryanto sebagai Wiji Thukul

Marissa Anita sebagai Sipon, istri Wiji Thukul

Melanie Subono sebagai Ida

Eduwart Boang Manalu sebagai Martin

Dhafi Yunan sebagai Thomas

Joned Suryatmoko sebagai Midah

Rukman Rosadi sebagai Intel

Sucipto sebagai Djueng

Edwin Setiadi Raharja sebagai Darlip

Arif Setiawan sebagai Boy

Mugiono sebagai Udi

Kun Hidayat sebagai Intel

Putri Fathiya Hany Nurrohman sebagai Fitri

Franco Christo sebagai Fajar Merah

Arswendi Nasution sebagai Tentara

  • Penghargaan


Usmar Ismail Awards 2017 - Sutradara Terbaik

Usmar Ismail Awards 2017 - Aktor Terbaik

Bangkok ASEAN Film Festival 2017 - Best ASEAN Film Award

Festival Film Bandung 2017 - Penata Artistik Tepuji

 Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2016 - Film Terbaik (4)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken)



Judul Film Istirahatlah Kata-Kata


Tanggal Rilis 19 Jnauari 2017


Durasi 97 menit


Genre Drama


Sutradara Yosep Anggi Noen


Penulis Yosep Anggi Noen


Produser Yosep Anggi Noen, Yulia Evina Bhara


Produksi Yayasan Muara


Partisipan Indonesia


Limaenam Films


Kawan Kawan Films


Sumber :


1. entertainment.kompas.com
2. kabarmlg.com
3. filmindonesia.or.id
4. filmindonesia.or.id


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer