Momen ini merupakan peringatan atas bebasnya Indonesia dari penjajahan.
Kala itu, 17 Agustus 1945 Soekarno didampingi Mohammad Hatta membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati hari kemerdekaan.
Satu di antaranya adalah dengan meresapi kata-kata mutiara yang pernah diucapkan para pahlawan semasa perjuangan.
Kalimat-kalimat sakti inilah yang dipercaya mampu membangkitkan semangat kaum muda pada masa itu sehingga bangkit melawan penjajah hingga akhirnya kita bisa menikmati kemerdekaan.
Dihimpun Tribunnewswiki.com dari berbagai sumber, berikut 10 kata mutiara dari para pejuang yang bisa kita resapi maknanya!
Baca: HUT RI ke-74, Berikut Daftar Artis Keturunan Pahlawan, dari Dian Sastrowardoyo hingga Maia Estianty
1. Bung Karno
Menurut Bung Karno, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa para pahlawannya.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”
Semoga kita senantiasa ingat dan menghargai jasa para pendahulu ya guys!
2. Bung Hatta
Sementara menurut Bung Hatta seorang pahlawan adalah ia yang setia berkorban demi membela cita-cita.
“Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita.”
3. Bung Tomo
Kata-kata Bung Tomo ini benar-benar melecut semangat ya?
Tak heran kalau pada masa itu, arek-arek Surabaya berjuang mati-matian demi mempertahankan kemerdekaan.
"Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka...Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka"
4. Cut Nyak Dien
Kasih sayang menurut Cut Nyak Dien adalah senjata yang paling mengena untuk musuh.
"Dalam menghadapi musuh, tak ada yang lebih mengena daripada senjata kasih sayang"
5. K.H. Agus Salim
Sementara menurut K.H. Agus Salim menjadi seorang pemimpin haruslah menderita.
"Memimpin adalah menderita"
Baca: Live Streaming Upacara Bendera HUT RI ke-74, 17 Agustus 2019 di Istana Negara Mulai Pukul 10.00 WIB
6. Ki Hadjar Dewantara
Nah untuk menuju kemuliaan, kita membutuhkan ilmu guys!
“Dengan ilmu kita menuju kemuliaan.”
Kata mutiara dari Jendral Besar Soedirman ini memang nasionalis banget ya?
“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.”
8. Pangeran Diponegoro
Lain Jenderal Soedirman lain juga dengan Pangeran Diponegoro.
Berikut kata mutiaranya!
“Pahlawan-pahlawan di dalam tentara kami, satu dengan yang lainnya berselisih, dan kemudian yang gagah berani menyerah.”
9. Raden Ajeng Kartini
Raden Ajeng Kartini juga punya kata mutiara yang tak kalah indah.
Menurutnya, hal yang bisa membuat kita jatuh adalah sikap kita sendiri.
“Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.”
10. Sutan Syahrir
Kata mutiara dari Sutan Syahrir membahas tentang kehidupan.
“Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan.”
Nah dari 10 kata mutiara di atas, mana yang jadi favoritmu?