Sejarah
TRIBUNNEWSWIKI.COM – PSIM Yogyakarta terbentuk pada 5 September 1929.
Pada awal berdiri PSIM Yogyakarta menggunakan nama Perserikatan Sepakraga Mataram atau PSM.
Nama Mataram digunakan karena Yogyakarta pada zaman dahulu merupakan pusat kerajaan Mataram atau Ngayogyakarta Hadiningrat.(1)
Sejumlah nama yang identik dengan PSIM antara lain kipper Maladi yang kemudian menjadi Ketua Umum PSSI, Menteri Perdagangan dan Menpora di era Soekarno, kiper Siswadu Gancis dan Seto Nurdintoro, penyerang yang tiga kali keluar masuk PSIM.(2)
Baca: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional: Perjanjian Bongaya (18 November 1667)
PSIM juga diketahui sebagai Penggerak Negara Bangsa yang saat itu sedang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Tidak hanya itu, PSIM turut ambil peran dalam pembentukan federasi sepak bola Indonesia.
Hal tersebut berlangsung pada 1930-an, bernama Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia (PSSI) bersama VIJ Jakarta (Persija Jakarta), SIVB (Persebaya), BIVB (Persib Bandung), VVB (Persis Solo), dan YVC (Persijab Jepara).(3)
Baca: TVRI Nasional
Baca: Gunung Slamet Waspada, Jalur Pendakian Ditutup Hingga DPBD Himbau Warga Tetap Tenang
Keluar dari PSSI
Sebagai salah satu pendiri PSSI, PSIM pernah keluar dari PSSI.
Perselisihan tersebut terjadi pada 1934-1937, PSIM mengundurkan diri dari anggota PSSI dan membentuk organisasi tandingan bernama Persatuan Olahraga Seluruh Indonesia (PORSI).
Sebelumnya Jogja pernah dipilih menjadi tuan rumah konferensi PSSI pada 4-5 November 1933.
Tetapi pada Kongres PSSI ke-VII di Jogja 28 Juni 1937 PSIM telah bergabung kembali dengan PSSI.
Hal tersebut terlihat setelah kompetisi PSSI di musim 1937 yang digelar di Stadion Sriwedari pada Mei 1937.(4)
Baca: Audisi Beasiswa Djarum Disebut Ekspolitasi Anak, Ketua PB Djarum : Tidak Ada Unsur Rokok Sama Sekali
Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini, TVRI Tayangkan Dua Pertandingan Liga Inggris
Liga 2 2019
Vladimir Vujovic, pelatih PSIM mengundurkan diri setalah pertandingan melawan PSBS Biak pada 14 Juli 2019.
Alasan pengunduran dirinya karena ia merasa kecewa dengan apa yang dilakukan para pemainnya (PSIM) ketika kalah dari Persik Kediri.
Vlado saat itu menginstruksikan timnya untuk bermain bola pendek dan dengan skema yang telah ditetapkan dalam latihan.
Tetapi saat pertandingan para pemain PSIM justru menggunakan long pass, Vlado juga mengatakan bahwa pertandungan tersebut merupakan pertandingan paling buruk dan memalukan sepanjang kariernya sebagai pemain dan pelatih.
Baca: FILM - Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald (2018)
Baca: FILM - Wu Assassins
Selain itu alasan mantan pemain Persib Bandung ini dikarenakan supporter meminta dirinya untuk undur diri.(5)
PSIM maju ke Liga 2 2019, pada pecan ke Sembilan yang digelar serentak, 3 Agustus 2019, PSIM mengalahkan Sulut United FC 1-2 di Stadion Klabat Manado.
Hasil Pertandingan Pekan Ke-9 Grup Timur Liga 2 2019 (Sabtu, 3/8/2019):
PSBS Biak vs Mitra Kukar 0-0
Sulut United FC vs PSIM 1-2
Persis vs Persewar 1-0.(6)
Baca: STNK Mati Bisa Ditilang, Tiga Daerah Ini Bisa Manfaatkan Pemutihan
Baca: Lomba Makan Kerupuk
Memasuki pekan ke-10 Liga 2 2019, PSIM berhasil mengalahkan Martapura FC dengan skor 2-0.
Laskar Mataram tersebut mencetak dua gol dalam satu menit.
Gol dicetak oleh Aditya Dewa pada menit ke-24 dan satu menit kemudian Gonzales kembali mencetak gol untuk PSIM.(7)
Berikut daftar skuat PSIM Yogyakarta di Liga 2 2019 (per 13 Juni 2019).
Kiper: Ivan Febrianto, Tegar Dadi, I Putu Pager
Belakang: Fandy Edy, Edo Pratama, Heri Susilo, Gusti Rustiawan, Aditya Putra Dewa, M Agung Pribadi, Ngurah Nanak, Tedi Berlian, Achmad Hisyam Tolle
Tengah: Raymond Tauntu, Hendika Arga Permana, Rosi Noprihanis, Hendrico Satriadi, Reza Saputra, Pratama Gilang, Raphael Maitimo, Yoga Pratama, Ichsan Pratama, Redi Rusmawan, Ade Suhendra
Depan: Rudiyana, Dwi Raffi Angga, Cristian Gonzales.(8)
Baca: Nasi Kebuli
Baca: Danau Towuti
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)
Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official