Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Prenjak adalah sebuah film pendek karya sutradara muda Indonesia Wregas Bhatuneja.
Film ini mengangkat sebuah budaya seks lama yang beredar di daerah Yogyakarta sekitar tahun 1990-an.
Wregas Bhatuneja membuat film Prenjak hanya dalam dua hari proses syuting pada bulan Februari 2016.
‘Prenjak’ digarap dengan jumlah kru yang sangat sedikit, yakni lima orang saja.
Kelima orang ini adalaha Wregas Bhatuneja sebagai sutradara, Hendricus Pria sebagai line director, Ersya Ruswandono, dan kedua tokoh utama, Rosa Winenggar dan Yohanes Budyambara.
Film ini berhasil memenangkan Leica Cine Discovery Prize di Festival Film Cannes, Perancis.
Karya ketiga Wregas ini juga menuai pujian dari dewan juri Cannes, Marie-Paulline Molaret. (1)
Sinopsis
Diah (Rosa Winenggar) sedang mengalami kesulitan masalah keuangan.
Ia tidak memiliki biaya untuk bayar sewa kontrakan dan biaya untuk makan anaknya.
Diah kemudian memiliki ide dari sebuah korek api.
Kepada Jarwo (Yohanes Budyambara), ia menawarkan sebuah korek api seharga 10 ribu perbatang.
Korek api tersebut bisa Jarwo pakai untuk melihat organ intim Diah yang gelap karena setting-nya di bawah kolong meja.
Syarat yang diajukan oleh Diah adalah, "Ra entuk didemok," artinya tidak boleh dipegang.
Batang tiap batang Jarwo menikmati suguhan visual yang menurutnya apik itu.
Sampai ketika semua korek api yang berjumlah empat itu habis.
Kini giliran Jarwo yang memberi tantangan kepada Diah, imbalannya 60 ribu.
Jarwo memberikan sebuah korek gas, menyuruh Diah untuk melihat kemaluannya sampai apinya padam.
Diah menyanggupi demi imbalannya itu, dengan terpaksa melihatnya selama 30 detik.
Dalam bagian akhir cerita, Diah pulang dengan uang digenggamannya lalu memandikan anaknya. (2)
Poster
Berikut poster film pendek Prenjak: In The Year of Monkey (2016):
Trailer
Berikut trailer film Prenjak: In The Year of Monkey (2016):
Pemeran dan Kru
- Pemeran
Yohanes Budyambara
- Kru
Wregas Bhanuteja (Sutradara, Produser, Penulis)
Gregorius Ragil (Penata Musik)
Ersya Ruswandono (Penata Sinematografi)
Wulang Sunu Ratno
Hermanto
Satrio Budiono
Her Raditya Mahendra (3)