PSIS kalah telak menjamu Persipura dengan skor 1-3 dalam lanjutan kompetisi liga 1 2019 pekan ke-13 di stadion Moch Soebroto, Magelang, Selasa (6/8/2019) malam.
Sebelumnya, PSIS juga tak mampu memenangkan pertandingan dua kali berturut-turut ketika melawan Persib dan Tira Persikabo.
Baca: Laga Liga 1 2019 Persela Lamongan vs Persib Bandung, Berburu Poin Penuh Perbaiki Peringkat
Baca: Liga 1 2019 PSIS vs Persipura Jayapura, Mutiara Hitam Curi Poin Penuh dari Mahesa Jenar
Kekalahan yang ketiga kalinya ini makin menambah catatan kelabu PSIS.
Hal ini menghembuskan kabar tak enak bagi pelatihnya, Jafri Sastra.
Pemberhentian Jafri Sastra disampaikan oleh Komisaris PT Mahesa Jenar Semarang, Khairul Anwar.
“Kita ada di posisi yang sangat sulit, beberapa pertandingan home kita menelan kekalahan. Karena itu, dari manajemen melakukan evaluasi, baik kepada pelatih dan pemain. Untuk pelatih, kita sudah memanggil coach Jafri Sastra tadi pagi dan dari manajemen memutuskan untuk memberhentikan beliau sebagai pelatih kepala PSIS Semarang,” ucap Kairul Anwar, dikutip dari situs resmi PSIS, Kamis (8/8/2019).
Baca: Menang Lawan PSIS Semarang, PS Tira Persikabo Berada di Puncak Klasemen Liga 1 2019
Baca: PROFIL PEMAIN PSIS - Septian David Maulana
Khairul Anwar juga berterima kasih pada Jafar Sastra atas perannya bersama PSIS Semarang pada Liga 1 2018 dan Liga 1 2019.
Pertimbangan pemberhentian pelatih PSIS itu juga dikarenakan faktor suporter PSIS usai laga melawan Persipura Jayapura.
“Kami juga sampaikan terima kasih kepada beliau karena atas perjuangan beliau, kita di musim kemarin bisa bertahan di Liga 1,” tambah Kairul.
Setelah melakukan evaluasi dan berbagai pertimbangan, akhirnya manajemen PSIS memutuskan melepas Jafri Sastra.
Melesetnya target awal untuk sapu bersih menjadi salah satu pertimbangan yang dilakukan oleh Khairul Anwar dan manajemen PSIS.
“Kita di awal komitmen, menargetkan untuk sapu bersih laga kandang, kalau memang ada lawan yang berat, paling tidak kita bisa imbang. Tapi ternyata targetnya meleset. Tidak ada yang salah dengan Jafri, cuma karena target meleset, kita dari manajemen tentu ambil tindakan,” kata Khairul.