Tayang Hari Ini, Berikut 5 Fakta Menarik Film Scary Stories To Tell In The Dark

Penulis: Adya Rosyada Yonas
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

'Scary Stories To Tell In The Dark' (2019)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film horor 'Scary Stories To Tell In The Dark' sudah bisa dinikmati di bioskop Indonesia mulai Rabu (7/8/2019).

Disutradarai oleh André Øvredal, 'Scary Stories To Tell In The Dark' memiliki durasi 120 menit.

Film yang menghadirkan banyak mitologi klasik tersebut mengisahkan tentang anak-anak yang tidak sengaja menemukan sebuah buku yang sudah lama terlupakan.

Berikut 5 fakta dari film 'Scary Stories To Tell In The Dark' dilansir dari Screen Rant:

Baca: FILM - Pengabdi Setan (2017)

Baca: FILM - Furious 7 (2015)

1. Diangkat dari buku cerita anak-anak 

Film 'Scary Stories To Tell In The Dark' diangkat dari buku cerita anak-anak karya Alvin Schwartz dan Stephen Gammell.

Cerita dalam buku tersebut ditulis oleh Alvin Schwartz, sedangkan ilustrasinya ditulis Stephen Gammell.

Buku ini pertama kali dipublikasikan pada 1981.

Trilogi dari 'Scary Stories To Tell In The Dark' masing-masing menyajikan banyak cerita pendek bergenre horor yang ditujukan untuk anak-anak.

Kebanyakan ceritanya diangkat dari mitos cerita rakyat.

2. Banyak hantu ikonik muncul

Tidak hanya berfokus pada satu hantu saja, film 'Scary Stories To Tell In The Dark' menghadirkan banyak hantu ikonik menakutkan yang biasanya hanya ditemui dalam buku cerita.

Dilihat dari trailernya, para kru film 'Scary Stories To Tell In The Dark' telah mempersiapkan tim khusus yang membantu menghidupkan karakter makhluk-makhluk tersebut ke dalam ilustrasi yang nyata.

Hantu-hantu klasik yang akan muncul dalam 'Scary Stories To Tell In The Dark' seperti The Big Toe, Harold the Scarecrow, The Dream, dan The Red Spot.

3. Difilmkan dengan gaya berbeda dari buku

Walaupun 'Scary Stories To Tell In The Dark' diangkat dari kumpulan cerita horor anak-anak, tim produksi film mengemaskan dengan cara berbeda.

Film 'Scary Stories To Tell In The Dark' menyajikan kumpulan cerita pendek menjadi sebuah alur yang koheren.

Baca: Red Velvet Siap Comeback dengan Album Baru Pada Pertengahan Agustus Ini

Baca: FILM - Wonder (2017)

4. Bernuansa horor 60-an

'Scary Stories To Tell In The Dark' menampilkan setting Amerika pada 1968.

Bertempat di sebuah kota kecil di Amerika, Mill Valley, keluarga Bellows sudah hidup selama beberapa generasi.

Anak perempuan dari keluarga Bellows, Sarah, menuliskan kisah hidupnya yang penuh penderitaan dalam beberapa cerita pendek.

Cerita-cerita tersebut kemudian disatukan menjadi sebuah buku.

Setelah lama tidak tersentuh, sekelompok remaja menemukan buku Sarah tersebut.

Mereka pun akhirnya dihantui oleh teror yang berasal dari kumpulan cerita Sarah.

5. Diproduseri oleh Guillermo Del Toro

Sutradara sekaligus produser Guillermo Del Toro dikenal dengan film-film monster fantasi.

Sejak tahun 90an, Guillermo Del Toro telah menciptakan tonggak sejarah untuk film bergenre horor.

Guillermo Del Toro pernah mendapatkan penghargaan sebagai sutradara terbaik dalam ajang Golden Globe 2018 atas kerja kerasnya dalam membuat 'The Shape of Water' (2017).

Dalam film 'Scary Stories To Tell In The Dark', selain sebagai produser, Guillermo Del Toro juga ikut menuliskan skenarionya bersama Dan Hageman, Kevin Hageman, Patrick Melton, dan Marcus Dunstan.

Berikut trailer film 'Scary Stories To Tell In The Dark':

Baca: FILM - Neighbors 2: Sorority Rising (2016)

Baca: FILM - Taken 2 (2012)

 

(TribunnewsWiki.com/Yonas)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWIKI Official



Penulis: Adya Rosyada Yonas
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer