Enzo Zenz, Akmil TNI Keturunan Perancis yang Ingin Jadi Kopassus

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Enzo Zenz Allie (18) yang dinyatakan lulus menjadi Calon Taruna (Catar) Akmil itu, saat ditanya oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dirinya mengatakan ingin menjadi prajurit Infanteri dan Kopassus.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Enzo Zenz Allie (18), warga negara Indonesia keturunan Perancis yang ingin menjadi Kopassus.

Enzo dinyatakan lulus menjadi Taruna Akmil saat sidang Pantukhir Pusat yang dipimpin oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada Jumat (2/8/2019) di Magelang, Jawa Tengah.

Dikutip dari tniad.mil.id, saat ditanyai oleh leh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dirinya mengatakan ingin menjadi prajurit Infanteri dan Kopassus.

Baca: Tjahjo Kumolo

Baca: Cuplikan Trailer Serial DC Titans Season 2 Rilis, Aktor Pemeran Game of Throne Bintangi Batman

Hal tersebut disampaikan oleh Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E.,M.M. M.Tr.Han saat ditemui di ruang kerjanya, Mabesad, Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Enzo Zenz Alie, yang bersangkutan merupakan anak yatim yang memiliki kemampuan keras untuk menjadi Taruna (Akmil),” ujar Heri Wiranto.

Ayah Enzo merupakan seorang warga negara Perancis, sedangkan ibunya berasal dari Sumatera Utara.

Anggota Taruna Akmil tersebut lahir di Perancis dan sempat menempuh pendidikan sekolah dasar di sana.

Ayahnya, Jean Paul Francois Allie meninggal dunia akibat serangan jantung di tahun 2012, lalu ibunya, Siti Hajah Tilaria membawa Enzo pulang kembali ke Indonesia.

Baca: Ahmad Basarah

Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Ki Sarmidi Mangunsarkoro

Saat itu usia Enzo 13 tahun dan mengikuti ibunya untuk berpindah ke Indonesia.

Heri Wiranto juga mengatakan saat di Indonesia Enzo meneruskan pendidikannya di salah satu pesantren di daerah Serang, Banten.

“Sewaktu kecil ia ikut bersama ayahnya, Jeans Paul Francois Allie. Namun, setelah ayahnya meninggal, Enzo dibawa pulang oleh ibunya, dan melanjutkan sekolah di salah satu pesantren di Serang, Banten,” tambah Jenderal Bintang Dua ini.

Enzo mengungkapkan rasa syukurnya karena cita-citanya sejak kecil dapat tercapai saat ditemui oleh Kapenhumas Akmil, Letkol Inf Zulnalendra.

‘’Saya merasa bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan saya sebagai Capratar. Terima kasih (Mama) yang telah mengurus saya selama ini, terima kasih banyak,’’ ujar Enzo, (Akmil, Magelang, Senin, (5/8/2019).

Enzo Zenz Allie (18), warga negara Indonesia keturunan Perancis yang ingin menjadi Kopasus.

Baca: Profil Ratu Tisha Sekjen PSSI yang Diusir Suporter, Wanita Indonesia Pertama Penerima Beasiswa FIFA

Baca: Bakal Digelar di Bali, Ini Alasan Pelaksanaan Kongres V PDIP 2019 Dipercepat

Minat Enzo terhadap dunia militer ditunjukkannyua sejak kecil, dirinya senang menggunakan baju tentara.

Selain itu, ketika HUT TNI di serang, Enzo sangat senang berfoto dengan anggota Kopassus.

Karena lama tinggal di Perancis ditambah penggunaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa ibu, Enzo menguasai beberapa Bahasa, yaitu Bahasa Perancis, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggiris.

Tumbuh di lingkungan pesantren juga membuat Enzo lancar mengaji Al-Quran.

Dikutip dari Kompas.com, kemampuan fisik Enzo sudah memenuhi standar sebagai calon Taruna.

Baca: Kongres PDIP 2019 Akan Digelar di Bali, Megawati Bakal Beri Kejutan Soal Regenerasi Kepemimpinan

Baca: PAHLAWAN NASIONAL – Marsekal Muda TNI (Anumerta) R Iswahyudi

Menurut Komandan Jenderal Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, penerimaan WNI keturunan ini bukan yang pertama kali.

Ia sempat mengetahui dulu ada seorang Komandan Korps Marinir (Dankormar) di Angkatan Laut yang merupakan WNI keturunan Belanda.

"Bukan pertama kali ada ini (Calon Taruna dari warga keturunan). Dulu pernah di AL, ada Dankormar, senior sekali tapi sudah pensiun. Beliau keturunan belanda. Wajahnya ya sama kayak Enzo juga tapi sudah WNI. Kalau sudah menenuhi WNI ya bisa," tutur Aan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer