5 Fakta Meninggalnya Mbah Moen, Pesan Terakhir untuk Anak-anaknya hingga Dimakamkan di Mekkah

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mbah Moen datang bersama putranya yang juga Wakil GubernurJawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Megawati menerima keduanya di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019).(DOK PDI Perjuangan)

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Salah satu Ulama Besar Indonesia sekaligus mantan MPR RI utusan Jateng meninggal dunia ketika menunaikan ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

KH. Maimun Zubair atau kerap disapa dengan Mbah Moen menutup mata diusianya ke-90 tahun pada Selasa, (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat.

Begitu banyak peran Mbah Moen untuk dunia politik Indonesia.

Mbah Moen juga diketahui mengunjungi beberapa tokoh politik seperti Presiden Jokowi, Megawati Soekarno Putri, serta Menteri Susi.

Berikut beberapa fakta mengenai KH. Maimun Zubair yang telah dirangkum Tribunnewswiki.com dari berbagai sumber.

1. Alm. Mbah Moen Kalungkan Sorban Ke Jokowi

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, innalillahi wainnailaihi rojiun, innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah, KH Maimoen Zubair ‎di Mekkah tadi pagi," ucap Jokowi di Istana Negara, Selasa (6/8/2019), seperti dikutip Tribunnewswiki.com dari Tribunnews.com.

KH. Maimun Zubair bertemu dua calon presiden RI, Joko Widodo sera Prabowo Subianto ketika masa Pilpres 2019 lalu.

Dikutip dari Kompas.com, Prabowo bertemu dengan Alm KH. Maiumun Zubair pada 29 September 2018.

Alm Mbah Moen juga pernah mendoakan Jokowi dapat menjadi pemimpin lebih baik lagi pada periode kedua.

Selain itu, Mbah Moen juga pernah mengalungkan sebuah sorban berwarna hijau kepada Presiden Joko Widodo.

2. Sebelum Berangkat ke Mekkah Temui Megawati

Alm. KH. Maimun Zubair sebelum berangkat ke Tanah Suci, sempat menemui mantan Presiden RI ke-5 yaitu Megawati Soekarnoputri.

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Mbah Moen berkunjung ke kediaman Megawari di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakaeta, pada Sabtu 27 Juli 2019.

Mbah Moen ditemani oleh putranya yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Kunjungannya ke kediaman Megawati hanya sekadar berpamitan hendak menunaikan ibadah Haji di hari Minggu ke Tanah Suci.

"Hanya silaturahim dan pamitan karena mau naik haji hari Minggu ke Tanah Suci. Itulah namanya persaudaraan yang hangat di antara beliau berdua," kata Wasekjen PDI-P, Eriko Sotarduga, menjelaskan pertemuan tersebut melalui keterangan tertulis, Sabtu (27/7/2019).

Mbah Moen datang bersama putranya yang juga Wakil GubernurJawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Megawati menerima keduanya di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019).(DOK PDI Perjuangan)


3. Kunjungi Menteri Susi Pada Bulan Mei

Mbah Moen diketahui juga pernah mengunjungi Menteri kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Kunjungan KH. Maimun Zubair tersebut pada bulan Mei 2019 di Rumah Dinas Jakarta hanya sekedar makan malam dan berbincang-bincang.

Hal tersebut diketahui melalui akun twitter Menteri Susi @susipudjiastuti

“Kunjungan Mbah Moen terakhir di bulan mei ke rumah dinas jakarta. Makan malam  bersama ngobrol.”

Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut juga mengatakan bahwa Alm. Mbahh Moen memberikan wejangan (nasehat) dan kegembiraan yang tidak akan terlupakan bagi Menteri Susi.

“Duka yang mendalam. Mengenang kunjungan beliau ke Pangandaran membawa oleh2 , wejangan & kegembiraan yg tidak mungkin saya lupakan. Sebuah Kehormatan yg luarbiasa untk kesempatan mengenal beliau.”

4. Titipan Pesan Ke Sang Anak

Sebelum meninggal Mbah Moen menitipkan sebuah pesan kepada anaknya yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin.

Dikurip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com bahwa Alm. KH. Maimun Zubair berpersan kepada anaknya untuk menjada pesantren.

"Pesan waktu saya mendampingi di hotel, beliau berpesan jaga pondok pesantren, jaga negara, kita harus dukung pemerintahan," ujar Gus Yasin saat wawancara dengan Kompas TV, Selasa (6/8/2019).

Ulama kharismatik yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimun Zubair bersama dengan abdi dalemnya, Muhammad Jibril saat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah.(Dokumen Muhammad Jibril) (Kompas.com)


5. Dimakamkan di Mekkah

Jenazah KH. Maimun Zubair akan dimakamkan disalatkan di di Masjidil Haram.

Setelah itu jenazah Mbah Moen akan dimakamkan di kompleks pemakaman Ma’la, Mekkah.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

“Dan saya mendapatkan informasi dari pihak keluarga dan para kerabat Almarhum, kemungkinan besar beliau akan dimakamkan disini.

Karena pertimbangan-pertimbangan yang sangat beragam.

Lalu kemudian dianggap lebih baik untuk beliau dimakamkan di sini,” ujar Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin yang dikutip dari Kompas.com.

KH Maimun Zubair (Mbah Moen) (instagram.com/@nahdlatululama)


(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer