AC Milan

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AC Milan


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Associazione Calcio (AC) Milan adalah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan, Lombardia.

AC Milan merupakan tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Serie A 18 kali dan Piala Italia 5 kali.

Namun, di skala internasional, AC Milan menjadi klub tersukses ke-4 di dunia bersama Boca Juniors dengan 18 gelar resmi dari UEFA dan FIFA dibawah Real Madrid, FC Barcelona, dan Al-Ahly.

AC Milan identik dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana putih.

Mereka mendapat julukan I Rossoneri dan Il Diavolo Rosso.

  • Sejarah


AC Milan, dibentuk pada 1899 oleh pria asal Inggris Herbert Kilpin dan pengusaha Alfred  Edwards. 

Sejak awal berdiri, merah dan hitam selalu merepresentasikan warna klub.

Merah melambangkan semangat pemain dan hitam menggambarkan ketakutan lawan melawan mereka.  

Meski demikian, perjalanan Milan untuk menjadi klub sukses tidak selalu mulus.

Pada 1908, Milan menemukan perpecahan karena friksi internal terkait perekrutan pemain asing, yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya tim lain, FC Internazionale Milan. 

Skuat AC Milan (acmilan.com)

Setelah insiden tersebut, Milan mengalami kemunduran hingga memasuki era 1950 yang menjadi salah satu periode tersukses di kompetisi domestik, dengan menyabet Scudetto pada 1951, 1955, 1957, 1957 dan 1962.

Milan mulai unjuk gigi di tingkat Eropa pada 1963 dengan membekuk Benfica di final Piala Champions.

Setelah menyabet berbagai titel mayor di Benua Biru di era 1970-an, Milan mengalami masa suram karena terlibat skandal Totonero pada 1980 dan mendapat hukuman degradasi ke Serie A B untuk kali pertama sepanjang sejarah. 

Bolak-balik degradasi di tahun 1980, pengusaha Silvio Berlusconi mengakuisisi klub pada 20 Februari 1986 dan menyelamatkannya dari kebangkrutan.

Milan terus berbenah dan Berlusconi menunjuk Arrigo Sacchi untuk menukangi klub.

Urusan transfer, Il Diavolo Rosso merekrut trio Belanda Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard yang dilengkapi bakat-bakat dalam negeri seperti Paolo Maldini, Franco Baresi, Alessandro Costacurta dan Roberto Donadoni.

Di era Sacchi, Milan sukses memenangkan Piala Champions dua musim beruntun usai membekuk Steaua Bucuresti dan Benfica. 

Setelah Sacchi meninggalkan Milan pada 1991, posisinya digantikan Fabio Capello dan dia sukses membawa tim merebut Serie A tiga musim konsekutif antara 1992 dan 1994.

Di bawah komando Capello, Setan Merah mencatat salah satu pertandingan paling memorable, kemenanan 4-0 atas Barcelona di final Liga Champions 1994.  

Periode sukses Il Diavolo Rosso berikutnya terjadi di masa polesan Carlo Ancelotti yang ditunjuk pada November 2001.

Ancelotti tiga kali membawa Milan ke final Liga Champions, 2003, 2005 dan 2007 namun pada final kedua mereka harus mengakui kemenangan Liverpool melalui drama adu penalti, meski unggul 3-0 saat jeda.

Setelah menjadi pelatih terlama kedua Milan, dengan 420 pertandingan, Ancelotti meninggalkan klub pada 2009 untuk gabung Chelsea. 

Pada 2006, Milan kembali mengalami periode buruk dengan terlibat skandal Calciopoli, di mana lima tim dinyatakan bersalah dalam pengaturan pertandingan.

Klub dihukum pengurangan 15 poin dan sanksi dari Liga Champions 2006/07, namun setelah mengajukan banding penalti dikurangi menjadi delapan poin dan diizinkan berpartisipasi di kompetisi primer Eropa. 

Sejak ditinggal Ancelotti, prestasi Milan cenderung menurun.

Mereka terakhir kali merebut Scudetto pada musim 2010/11 saat dilatih Massimiliano Allegri yang kemudian menukangi Juventus. (1)

  • Warna dan Lambang


Warna kostum kebanggaan Milan adalah merah-hitam.

Namun anehnya, di ajang final suatu kompetisi, Milan selalu memakai warna kostum putih.

Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan untuk Milan.

Mereka enam kali menang dari delapan laga final Liga Champions berkostum putih (hanya kalah melawan Ajax pada 1995 dan Liverpool pada 2005).

Sehingga membuat tradisi ini semakin kukuh dipertahankan.

Dalam beberapa tahun belakangan, lambang Milan memakai sentuhan bendera Milan, yaitu lambang yang terlihat seperti lambang salib berwarna merah pada lambang Milan, yang aslinya adalah bendera dari Saint Ambrose.

Sebutan Milan yang lainnya, Il Diavolo Rosso (setan merah) berasal dari lambang bintang yang dikenakan Milan di atas lambang klubnya.

Seragam utama AC Milan (acmilan.com)

Bintang tersebut dikenakan Milan pada 1979.

Sebab, Milan sudah memenangkan lebih dari sepuluh gelar lokal Serie A.

Saat ini, lambang klub Milan adalah untuk dipersembahkan kepada bendera Comune di Milano.

Kemudian dengan singkatan ACM di atas dan tahun berdirinya 1899 di bawahnya. (2)

  • Stadion


Stadion AC Milan adalah San Siro, dengan kapasitas 80.018 kursi, secara resmi dikenal sebagai Stadion Giuseppe Meazza setelah mantan pemain yang mewakili kedua Milan dan Internazionale.

Milan lebih memilih penyebutan San Siro daripada Giuseppe Meazza lantaran Giuseppe Meazza lebih terkenal sebagai legenda Inter Milan.

San Siro telah menjadi kandang dari Milan sejak 1926.

Stadion ini dimiliki oleh klub sampai dijual ke dewan kota pada tahun 1935.

Kemudian sejak tahun 1947 mereka berbagi dengan Internazionale, ketika klub Milanese utama lainnya diterima sebagai penyewa bersama.

Pertandingan pertama dimainkan di stadion itu pada tanggal 19 September 1926 saat Milan kalah 6-3 dalam pertandingan persahabatan melawan Internazionale.

Milan memainkan pertandingan liga pertama di San Siro pada 19 September 1926, kalah 1-2 untuk Sampierdarenese.

Dari kapasitas awal 35.000 penonton, stadion ini telah mengalami beberapa renovasi besar, baru-baru ini dalam persiapan untuk Piala Dunia FIFA 1990 saat kapasitas yang ditetapkan untuk 85.700, semua ditutupi dengan atap polikarbonat.

Pada musim panas tahun 2008 kapasitasnya telah dikurangi menjadi 80.018, dalam rangka memenuhi standar baru yang ditetapkan oleh UEFA.

Stadion San Siro, Milan (italylogue.com)

Berdasarkan model Inggris untuk stadion, San Siro dirancang khusus untuk pertandingan sepak bola, sebagai lawan banyak stadion multi-tujuan yang digunakan di Serie A.

Oleh karena itu terkenal di Italia dengan suasana fantastis selama pertandingan, berkat kedekatan berdiri ke lapangan. (2)

  • Skuat


Kiper 

Pepe Reina

Alessandro Plizzari

Antonio Donnarumma

Gianluigi Donnarumma

Bek

Andrea Conti

Alessio Romagnoli

Theo Hernandez

Davide Calabria

Mateo Musacchio

Ivan Strinić

Mattia Caldara

Ricardo Rodríguez

Diego Laxalt

Gelandang

Giacomo Bonaventura

Lucas Biglia

Rade Krunić

Franck Kessié

Penyerang

Samu Castillejo

Suso

Krzysztof Piątek

Hakan Çalhanoğlu

Fabio Borini

Patrick Cutrone

André Silva

*per Juli 2019

  • Staf Pelatih


Pelatih

Marco Giampaolo

Asisten Pelatih

Francesco Conti
Daniele Bonera
Salvatore Foti
Fabio Micarelli

Pelatih Kebugaran

Samuele Melotto
Stefano Rapetti

Pelatih Kiper

Luigi Turci

Asisten Pelatih Kiper

Emiliano Betti

  • Rivalitas


AC Milan memiliki sejarah panjang rivalitas dengan klub lain.

Yang paling utama adalah dengan Inter Milan, klub sekota Milan. Duel antara AC Milan vs Inter Milan kerap disebut sebagai Derby della Madonina.

Awalnya, pendukung Milan banyak dari kelas pekerja, sedangkan fans Inter Milan berasal dari kalangan menengah ke atas.

Duel keduanya menjadi salah satu derby terpanas dan paling banyak disorot di dunia.

Derby Milan, Marco Materazzi dan Rui Costa (Football Italia)

Milan juga memiliki rivalitas lain dengan sesama klub Italia, di antaranya seperti Juventus, AS Roma atau Genoa.

Sedangkan di Eropa, Milan kerap terlibat persaingan dengan Real Madrid, Liverpool atau Boca Junior. (3)

  • Prestasi


Serie-A Italia

1901, 1906, 1907, 1950–51, 1954–55, 1956–57, 1958–59, 1961–62, 1967–68, 1978–79, 1987–88, 1991–92, 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1998–99, 2003–04, 2010–11

Piala Italia

1966–67, 1971–72, 1972–73, 1976–77, 2002–03

Piala Super Italia

1988, 1992, 1993, 1994, 2004, 2011, 2016

Liga Champions

1962–63, 1968–69, 1988–89, 1989–90, 1993–94, 2002–03, 2006–07

UEFA

1967–68, 1972–73

Piala Super Eropa

1989, 1990, 1994, 2003, 2007

Interkontinental

1969, 1989, 1990, 2007

Peraih Ballon d'Or

Gianni Rivera - 1969

Ruud Gullit - 1987

Marco Van Basten - 1988, 1989, 1992

George Weah - 1995

Andriy Shevchenko - 2004

Kaká - 2007

  • Catatan


Paolo Maldini mencetak rekor untuk total penampilan di Serie A untuk Milan dengan total 902 penampilan.

647 di antaranya diperoleh dari Serie A.

Ia dikenal sebagai pemain paling sering tampil di Serie A sepanjang masa.

Penyerang Swedia Gunnar Nordahl mencetak 38 gol di musim 1950-51, 35 di antaranya berada di Serie A.

Catatan tersebut ditetapkan sebagai rekor dalam persepak bolaan Italia dan rekor klub.

Dia kemudian menjadi pencetak gol terbanyak Milan sepanjang masa, mencetak 221 gol untuk klub dalam 268 pertandingan.

Andriy Shevchenko berada di urutan kedua dengan 175 gol dalam 322 permainan, dan Gianni Rivera di tempat ketiga, yang telah mencetak 164 gol dalam 658 pertandingan. 

Mantan bomber AC Milan, Andriy Shevchenko (acmilan.com)

Pelatih legendaris Nereo Rocco, pendukung pertama catenaccio (sistem pertahanan yang kuat) di negeri ini memenangkan Piala Eropa pertama klub.

Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, yang membeli klub pada tahun 1986, adalah presiden terlama Milan (23 tahun).

Penjualan Kaká ke Real Madrid pada tahun 2009, memecahkan rekor transfer dunia sepak bola 8 tahun dipegang oleh Zinedine Zidane.

Namun, catatan yang berlangsung selama kurang dari satu bulan, pecah oleh transfer Cristiano Ronaldo. (2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi


Nama Lengkap Associazione Calcio Milan S.p.A.


Julukan i Rossoneri (Merah hitam)


il Diavolo Rosso (Setan Merah)


Berdiri 16 Desember 1899


Stadion San Siro (Kapasitas 80.018)


Pemilik Elliott Management Corporation


Pelatih Marco Giampaolo


Liga Serie A


Situs Resmi https://www.acmilan.com/en


Sumber :


1. www.goal.com/id/news/5650/sejarah-hari-ini/2014/12/15/7109702/sejarah-hari-ini-16-desember-115-tahun-ac-milan-berdiri
2. www.acmilan.com/en
3. www.jurnalisbola.com/profil-trofi-ac-milan/


Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer