Ebola

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Virus Ebola


Daftar Isi


  • Sekilas


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Ebola Virus Disease (EVD) atau Ebola pertama kali muncul pada 1976 dalam dua wabah serentak di Sudan Selatan dan Democratic Republic of the Congo (DRC).

Sebelumnya, Ebola dikenal sebagai penyakit demam berdarah ebola.

Ebola merupakan penyakit yang mematikan yang memiliki tingkat kematian rata-rata kasus sekitar 50%. (1)

Tidak ada pengobatan berlisensi yang terbukti menetralkan virus ebola, tetapi serangkaian terapi darah, imunologi dan obat sedang dikembangkan.

Baca: Insomnia

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 21 Juli 1861 Terjadinya Pertempuran Pertama Bull Run

Baca: Natalie Portman

Vaksin untuk melindungi terhadap Ebola sedang dikembangkan dan telah digunakan untuk membantu mengendalikan penyebaran wabah Ebola di Guinea dan di Kongo.

Virus Ebola menyebabkan penyakit akut dan serius yang seringkali berakibat fatal jika tidak diobati.

Wabah Ebola yang terjadi pada 2014-2016 di Afrika Barat adalah wabah Ebola terbesar sejak virus pertama kali ditemukan pada tahun 1976. (1)

Wabah Ebola dimulai di Guinea dan kemudian pindah melintasi perbatasan darat ke Sierra Leone dan Liberia.

Wabah Ebola pada 2018-2019 saat ini di DRC dinyatakan sebagai keadaan darurat kesehatan internasional oleh World Health Organization (WHO). (2)

  • Gejala Penyakit Ebola


Masa inkubasi penyakit ebola, yaitu interval waktu dari infeksi virus hingga timbulnya gejala, adalah 2 hingga 21 hari.

Baca: Jangan Mengeluh, Ini Keuntungan Memiliki Ibu yang Suka Mengomel

Baca: 4 Fakta tentang Potensi Tsunami Laut Selatan Jawa yang Viral, BMKG Beri Penjelasan

Seseorang yang terinfeksi ebola tidak dapat menyebarkan penyakit sampai mereka mengalami gejala.

Gejala Ebola Virus Disease (EVD) terjadi secara tiba-tiba dan meliputi:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan

Gejala tersebut kemudian diikuti oleh:

  • Muntah
  • Diare
  • Ruam
  • Gejala gangguan fungsi ginjal dan hati
  • Dalam beberapa kasus, pendarahan internal dan eksternal (misalnya, keluar dari gusi, atau darah di tinja).
  • Temuan laboratorium termasuk jumlah sel darah putih dan trombosit yang rendah dan peningkatan enzim hati (1)

  • Penularan Virus Ebola


Virus Ebola diketahui ditularkan oleh kelelawar buah dari family Pteropodidae yang dipastikan merupakan inang dari virus ebola.

Ebola bisa menyerang manusia ketika terjadi kontak dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lainnya yang berasal dari hewan yang telah terinfeksi ebola, seperti kelelawar buah, simpanse, gorilla, monyet, rusa hutan dan landak.

Penularan ebola dari manusia ke manusia terjadi melalui kontak antara langsung dengan darah atau cairan dari orang yang telah terinfeksi ebola sebelumnya.

  • Perawatan


Hingga saat ini, belum ada obat yang dipastikan bisa menyembuhkan seseorang dari penyakit ebola.

Pasien ebola harus diberikan perwatan intensif oleh petugas medis dan harus berada di ruang isolasi untuk mencegah penularan virus ebola. (3)

Pada wabah ebola yang terjadi pada 2018-2019, para ahli telah melakukan percobaan kontrol acak multi-obat yang baru dilakukan pertama kalinya untuk mengevaluasi tingkat efektivitas keamanan obat.

Vaksin rVSV-ZEBOV  sedang digunakan dalam wabah Ebola 2018-2019 di Democratic Republic of the Congo (DRC).

Data awal menunjukkan bahwa vaksin ini sangat efektif. (1)

  • Cara Menghindari Ebola


WHO menyarankan hal yang bisa dilakukan untuk menghindari ebola adalah dengan tidak melakukan kontak dengan penderita ebola dan cairan tubuh mereka.

WHO juga memberikan peringatan agar tidak mengkonsumsi daging satwa liar secara mentah dan melakukan kontak dengan kelelawar, monyet dan kera.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)

Jangan lupa untuk subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com



Nama Ebola Virus Disease (EVD)


Nickname Ebola


Sumber :


1. www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ebola-virus-disease
2. www.liputan6.com/health/read/4016767/who-nyatakan-wabah-ebola-di-kongo-jadi-darurat-kesehatan-internasional?related=dable&utm;_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.1&utm_referrer=https://www.google.com/
3. www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/11/141103_fakta_ebola


Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer