Sejarah
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejak awal diciptakan, raket bulu tangkis mengalami berbagai perkembangan.
Awalnya, raket bulu tangkis terbuat dari kayu.
Akan tetapi, raket berbahan kayu cenderung lebih berat.
Oleh karena itu, pada 1960 mulai dibuat raket dengan bingkai logam yang lebih ringan.
Di akhir 1960-an, raket bulu tangkis dengan frame alumunium mulai populer.
Pada tahun 1970-an hingga 1980-an, raket bulu tangkis didominasi berbahan komposit karbon.
Raket jenis ini relatif lebih ringan dibandingkan jenis lainnya.
Sayangnya, bahan komposit karbon tidak lebih kuat dari alumunium.
Melalui berbagai eksperimen penggabungan bahan, pada tahun 1990 raket dibuat dengan bahan grafit.
Pada tahun 1990-an, titanium ditambahkan ke grafit untuk membuat raket.
Bahan ini terbukti lebih kuat dan ringan.
Sejak munculnya bahan ini, berbagai produsen raket bulu tangkis berlomba menciptakan berbagai raket terbaik.
Selain bahan, bentuk raket juga mengalami perkembangan.
Awalnya, bingkai raket bulu tangkis menggunkan desain oval.
Namun, sekarang desain isometrik lebih populer.
Hal tersebut karena raket bulu tangkis isometrik memiliki sweet spot yang lebih luas.
Sweet spot merupakan area senar yang dapat memberikan pukulan maksimal.
Dulu, senar raket bulu tangkis terbuat dari bahan usus alami hewan.
Seiring dengan perkembangan, pemain menginginkan senar yang bisa menunjuang kecepatan.
Alasan inilah yang mendasari lahirnya senar sintetis dari nilon.
Senar nilon memiliki kualitas bagus dan harga yang lebih murah dibanding serat alami.
Pegangan raket biasanya terbuat dari polyurethane dan dilengkapi handuk.
Handuk berfungsi agar raket tidak mudah lepas dari pegangan dan difungsikan agar pemain dapat menyesuaikan diameter grip. (1)
Berat dan Ukuran Pegangan Raket
Biasanya, keterangan berat raket ditandai dengan logo U.
Logo U ini terletak di bagian bawah pegangan raket.
U : 95-99 gr
2U: 90-94 gr
3U: 85-89 gr
4U: 80-84 gr
5U: 75-79 gr
6U: 70-74 gr
Raket bulu tangkis juga memiliki pegangan yang bervariasi.
Biasanya, ukuran ini ditandai dengan logo G di bagian handle.
Ukuran ini dinyatakan dalam satuan inci.
G1: 4 in
G2: 3.75 in
G3: 3.5 in
G4: 3.25
G5: 3 in
G6: 2.75 in (2)
Produsen Raket Bulu Tangkis
Saat ini sudah tersedia berbagai produsen raket bulu tangkis.
Berikut adalah beberapa merek raket bulu tangkis yang populer di Indonesia.
Yonex
Wilson
Karakal
Yehlex
Monsoon
Pro Ace
Li Ning
Adidas
Carlton
Victor (3)
Pemilihan
Permainan bulu tangkis yang bagus, juga didukung raket yang sesuai.
Oleh karena itu membeli raket tidak bisa sembarangan.
Pertama, sesuaikan dengan gaya permainan.
Raket yang kaku lebih cocok untuk pemain dengan tipe menyerang.
Raket badminton yang kaku akan membantu menambah berat pukulan.
Dengan demikian, smash yang dilesatkan akan tajam dan akurat.
Tipe raket lentur lebih sesuai untuk pemain yang mengandalkan reli.
Kedua, mengenai berat raket.
Raket yang berat lebih cocok untuk pemain yang memiliki power pukulan yang kuat.
Raket bulu tangkis yang berat dapat menambah momentum ketika diayunkan.
Maka, raket yang berat cocok untuk menambah power pukulan.
Namun, raket yang berat cenderung lebih sulit untuk dikontrol.
Sebaliknya, raket yang ringan lebih mudah dikontrol.
Akan tetapi untuk menghasilkan pukulan yang berkualitas dibutuhkan tenaga lebih besar. (4)
Untuk terus update informasi tribunnewswiki.com, ikuti kami di:
Instagram @tribunnewswiki
Fanpage Facebook Tribunnews Wiki
Youtube TribunnewsWiki Official