Gunung Rinjani

Penulis: Indah Puspitawati
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gunung_Rinjani


Daftar Isi


  • Tentang


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gunung Rinjani adalah gunung berapi aktif di Indonesia di pulau Lombok.

Gunung ini berada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tingginya mencapai 3.726 meter (12.224 kaki), menjadikan Gunung Rinjani sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.

Di atas Gunung Rinjani ada sebuah kaldera yang terisi oleh danau kawah yang dikenal sebagai Segara Anak atau Anak Laut karena warna dari airnya yang biru seperti laut.

Kawah terbentuk akibat erupsi gunung berapi yang saat kejadian melemparkan batuan dan material lain yang berasal dari pusat gunung api.

Keindahan Panorama di Rinjani (blj.co.id)

Sedangkan kaldera terbentuk ketika gunung berapi runtuh dengan sendirinya, terkadang akibat erupsi maupun bukan dari erupsi.

Danau Segara Anak berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.

Suku Sasak dan orang-orang Hindu menganggap danau dan gunung itu sakral dan sering menyelenggarakan berbagai kegiataan keagaman.

UNESCO telah menjadikan Kaldera Gunung Rinjani sebagai bagian dari Global Geoparks Network pada April 2018.

Di Gunung Rinjani ini terdapat Taman Nasional Gunung Rinjani yang terletak di kawasan peralihan biogeografis (garis Wallace), tempat flora dan fauna Asia Tenggara bertemu dengan flora dan fauna wilayah Australia.

Baca: Indahnya Fenomena Gunung Rinjani Bertopi Putih

  • Sejarah & Legenda


Gunung Rinjani memiliki nama yang berarti tinggi dan tegak.

Makna itu cukup sesuai mengingat Gunung Rinjani merupakan gunung tertinggi ke dua di Indonesia.

Ada pula sumber lain yang mengatakan nama Rinjani berasal dari 'Rara Anjani' yang berubah menjadi 'Renjani' kemudian 'Rinjani'.

Di daerah Lombok Timur, Desa Anjani dapat ditemukan.

Dari beberapa data lain, nama 'Rinjani' terinspirasi dari Dewi Rinjani yang merupakan anak Datu Taun dan Dewi Mas.

Selain itu, nama Rinjani pernah dipakai untuk penyebutan gelar untuk sultan di Kerajaan Lombok, yakin Sultan Rinjani, yang memiliki nama asli Zulkarnaen. (1)

Panorama di pagi hari melalui Puncak Rinjani (blj.co.id)

Legenda terkenal dari Gunung Rinjani berasal dari cerita rakyat setempat.

Dahulu kala, tak jauh dari pelabuhan Lembar hiduplah seorang Raja bernama Datu Tuan bersama permaisurinya yang cantik bernama Dewi Mas.

Raja tersebut sangat bijaksana dalam memimpin kerajaan Tuan.

Kehidupan sangat damai, aman dan tentram.

Meski demikian, raja tersebut kerap terlihat sedih, hal itu karena ia tidak memiliki keturunan.
Akhirnya raja memutuskan untuk menikah lagi demi mendapatkan anak.
Raja pun meminang seorang perempuan cantik bernama Sunggar Tutul, puteri dari Patih Aur.
Sejak pernikahan dengan Sunggar Tutul, perhatian Raja pada permaisuri mulai mengendur.
Ia lebih sering menghabiskan waktu bersama istri muda.
Meski demikian, permaisuri tetap sabar.
Hingga akhirnya, harapan permaisuri akhirnya terkabul, di mana ia akhirnya mengandung.
Berita bagus tersebut rupanya tidak disukai oleh Sanggar Tutul, ia takut raja akan kembali perhatian pada permaisuri.
Karena itu, Sanggar Tutul pun menjatuhkan fitnah dengan mengatakan bahwa kehamilan permaisuri diakibatkan oleh hubungannya dengan pemuda bernama Lok Deos.
Sejak mendengar hasutan dari Sanggar Tutul, Raja begitu murka. Ia pun mengusir Dewi Mas dari istana.
Permaisuri tersebut dibuang ke sebuah gili dengan ditemani para pengiringnya.
Mereka membangun sebuah pemukiman, dan menjalani hidup baru.
Pada suatu hari, datanglah kapal mendekati gili.
Nahkoda kapal dan para awak kapal pun berlabuh dan mampir ke pondok Dewi Mas.
Mereka dijamu dengan sangat baik oleh Dewi Mas.
Namun, sang nahkoda heran mengapa seorang perempuan cantik bisa tinggal di tempat tersebut.
Permaisuri pun menceritakan apa yang dialaminya.
Ia pun meminta diantar ke Bali untuk membangun pemukiman baru.
Hingga hari kelahiran tiba, Dewi Mas melahirkan sepasang anak kembar dengan keajaiban.
Panorama Padang Savvana Sembalun (blj.co.id)
Bayi laki-laki terlahir dengan sebilah keris dan bayi perempuan lahir bersama anak panah.
Bayi tersebut kemudian diberi nama Raden Nuna Putra Janjak dan Dewi Rinjani.
Mereka tumbuh menjadi anak lucu dan menarik.
Hingga akhirnya, kedua anak tersebut bertanya tentang ayah mereka.
Dewi Mas pun menceritakan semua kisah yang dialaminya.
Raden Nuna sangat marah, ia pun ia pun akhirnya berlayar ke Lombok untuk menemui ayahnya.
Saat berusaha masuk ke istana, ia dihadang oleh para pengawal.
Namun, kesaktian Raden Nuna yang terlahir bersama keris tak bisa ditandingi.
Melihat itu, Raja Datu pun turun tangan.
Namun saat itu terdengar suara gaib, “Hai Datu Tuan, jangan kau aniaya anak itu.
Anak itu adalah anak kandungmu sendiri dari istrimu Dewi Mas”
Raja sangat menyesal.
Ia pun akhirnya bersedia mendengarkan cerita anaknya.
Setelah itu, Raja memutuskan untuk menjemput Dewi Mas dan kembali ke istana.
Dewi Mas juga tak menaruh dendam pada Sanggar Tutul.
Mereka hidup damai.
Hingga akhirnya Raden Nuna tumbuh dewasa menjadi pemuda sangat tampan dan bijak dan diserahi tahta oleh Raja Datu.
Setelah turun tahta, Raja Datu menyepi di gunung ditemani oleh Dewi Rinjani.
Di gunung tersebut mereka bersemedi memuja Yang Maha Kuasa.
Namun, saat itu Dewi Rinjani justru diangkat sebagai Ratu oleh para jin.
Sejak saat itu gunung tersebut dinamakan Gunung Rinjani.

Hingga saat ini, Gunung Rinjani menjadi tempat yang begitu keramat bagi masyarakat setempat.

Secara turun-temurun, orang menjadikannya sebagai lokasi ritual rutinan. (2)

Baca: Gunung Merbabu

Baca: Gunung Ungaran

  • Topografi


Memiliki ketinggian 3.726 m dpl, Gunung Rinjani menjadi gunung tertinggi nomor dua di Indonesia.

Dari atas Gunung Rinjani, pendaki dapat menikmati sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara.

Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang ke arah timur dan barat.

Di kaldera ini terdapat Segara Anak seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m.

Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam.

Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing.

Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.

Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl.

Selain Gunung Barujari terdapat pula kawah lain yang pernah meletus, disebut Gunung Rombongan.

(TribunnewsWiki/Indah)

Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!



Ketinggian 3.726 m (12.224 kaki)


Titik Koordinat 8°25?S 116°28?E?


Lokasi Lombok, Indonesia


Sumber :


1. badanbahasa.kemdikbud.go.id


Penulis: Indah Puspitawati
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer