FILM - Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

Penulis: Wiene wardhani
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suzzana beranak dalam kubur


Daftar Isi


  • Sinopsis


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Suzzanna (Luna Maya) dan Satria (Herjunot Ali) telah menikah selama tujuh tahun tetapi belum dikaruniai anak.

Mereka tinggal bersama tiga asisten: Mia (Asri Welas), Tohir (Ence Bagus), dan Rojali (Opie Kumis).

Kehamilan yang telah lama ditunggu-tunggu oleh Suzzanna akhirnya terjadi.

Kabar gembira itu bertepatan dengan rencana resmi Satria di luar negeri.

Peluang ini dimanfaatkan oleh empat karyawan Satria: Jonal (Verdi Solaiman), Umar (T. Rifnu Wikana), Dudun (Alex Abbad), dan Gino (Kiki Narendra).

Mereka menyimpan dendam terhadap Satria dan berniat merampok rumah Satria ketika rumahnya kosong.

Tapi sialnya, rencana perampokan mereka berubah menjadi mala petaka karena.

Mereka tidak sengaja membunuh Suzzanna.

Seharusnya ia pergi dengan asistennya tetapi lebih dulu karena kondisi tubuh yang lemah.

Karena panik, mereka kemudian mengubur jenazah Suzzanna di halaman belakang rumah.

Anehnya, keesokan harinya, Suzzanna terus bertindak seperti biasa di rumah, seolah-olah tidak ada yang terjadi. (1)

Baca: Benteng Van der Capellen

  • Trailer


Berikut trailer dari film 'Suzzana:Beranak dalam kubur'

  • Pemain


Pemain Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

  1. Luna Maya sebagai Suzzanna
  2. Herjunot Ali sebagai Satria, suami Suzzanna
  3. Teuku Rifnu Wikana sebagai Umar, buruh pabrik karyawan Satria
  4. Alex Abbad sebagai Dudun, buruh pabrik karyawan Satria
  5. Verdi Solaiman sebagai Jonal, buruh pabrik karyawan Satria
  6. Kiki Narendra sebagai Gino, buruh pabrik karyawan Satria
  7.  Asri Welas sebagai Mia, asisten rumah tangga Suzzanna
  8. Opie Kumis sebagai Pak Rojali, asisten rumah tangga Suzzanna
  9. Ence Bagus sebagai Tohir, asisten rumah tangga Suzzanna
  10. Norman R. Akyuwen sebagai Mbah Turu, dukun dan paman Gino
  11. Clift Sangra sebagai Pak Bekti, atasan Satria (1)

Baca: Via Vallen

  • Produksi


Film Suzzana: Bernapas dalam Kubur bukan merupakan perpaduan dua film Suzanna, Beranak dalam Kubur (1970) dan Bernafas dalam Lumpur (1971). 

Berdasarkan keterangan dari produser Sunil Soraya, kisah Bernapas dalam Kubur benar-benar baru dan bukan merupakan perpaduan 

Meski baru, nafas film-film horor khas Suzanna akan tetap dihadirkan.

Latar Bernapas dalam Kubur adalah tahun 1980-an ketika Suzzana sedang berada dalam puncak ketenaran.

Terdapat pula adegan khas Suzanna lainnya seperti makan bunga melati.

Proyek Bernapas dalam Kubur sejatinya dimulai sejak lima tahun lalu dan mengalami kesulitan ketika mencari aktris yang pas untuk menghidupkan kembali Suzanna.

Akting Luna harus mempelajari gerak-gerik dan kebiasaan Suzzana dari stok film lama mendiang yang disimpan oleh Soraya Intercine Films.

Suzzana: Bernapas dalam Kubur mengalami pergantian sutradara dari Anggy Umbara menjadi Rocky Soraya.

Pergantian sutradara menyebabkan Soraya Intercine Films harus mengadakan syuting ulang.

Secara total, syuting mencapai 52 hari. Cut pertama Bernapas dalam Kubur mencapai 4,5 jam; 70 persen di antaranya dari hasil reshoot.

Hal tersebut berimbas pada ongkos produksi membesar. Ongkos produksi film Suzzana: Bernapas dalam Kubur tidak jauh dengan Tenggelamnya Kapal Van der Wijk, film epik yang punya set mewah dan jadi film termahal sepanjang sejarah Soraya Intercine Films.

Sementara yang bikin biaya produksi Bernapas dalam Kubur membengkak bukan hanya dari set mewah, namun latar syuting tahun 1980. (2)

(Tribunnewswiki.com/Wiene Wardhani)



Judul Suzzanna: Bernapas dalam Kubur


Sutradara Rocky Soraya, Anggy Umbara


Produser Sunil Soraya, Raam Soraya


Skenario Ferry Lesmana, Bene Dion Rajagukguk,Sunil Soraya


Musik Andhika Triyadi


Sinematografi Ipung Rahmat Syaiful


Penyunting Sastha Sunu


Perusahaan produksi Soraya Intercine Films


Tanggal rilis 15 November 2018


Bahasa Bahasa Indonesia


Sumber :


1. www.tribunnews.com/seleb/2019/07/15/sinopsis-film-suzzanna-bernapas-dalam-kubur-tayang-perdana-malam-ini-pukul-1930-di-antv
2. beritagar.id


Penulis: Wiene wardhani
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer