Titan

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi titan sedang mengorbit saturnus


Daftar Isi


  • Tentang Titan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Titan merupakan satelit terbesar yang mengorbit planet Saturnus.

Selain itu, Titan juga merupakan satelit terbesar kedua di tata surya setelah ganymede milik Jupiter.

Titan (NASA)

Untuk satu kali mengorbit saturnus, Titan membutuhkan waktu 15 hari 22 jam.

Seperti satelit di planet gas raksasa pada umumnya, periode rotasi identik dengan periode orbit.

Artinya, satelit mengalami pasang surut penguncian terhadap planet.

Hal ini berarti satu sisi Titan menghadap ke uranus secara permanen.

Meskipun satelit, Titan memiliki lapisan atmosfer.

Ukuran Titan sekitar 0,404 kali ukuran bumi.

Volume Titan lebih besar jika dibandingkan dengan volume planet merkurius.

Selain itu, Titan merupakan satu-satunya objek tata surya, selain bumi, yang sudah terbukti memiliki cairan di permukaan. (1)

Titan ditemukan oleh astronom Belanda, Christiaan Huygens pada 25 Maret 1655.

Nama 'Titan' diusulkan oleh John Herschel. (2)

Tampak awan metana menyelimuti titan (NASA/JPL-Caltech/Space Science Institute)

  • Gambaran Permukaan


Permukaan Titan padat karena adanya kompresi gravitasi.

Kerapatan Titan diketahui sekitar 1,88 g/m3.

Titan terdiri dari setengah air es dan setengah material bebatuan.

Lapisan inti Titan merupakan bebatuan.

Kemudian, inti tersebut dikelilingi berbagai bentuk es yang mengkristal.

Titan diyakini memiliki lautan di bawah permukaan yang terletak di antara kerak.

Adanya lautan ini menjadikan Titan disebut-sebut mirip dengan Bumi.

Laut di Titan terdiri dari air dan amonia.

Komposisi tersebut memungkinkan air tetap dalam keadaan cair, meskipun berada pada temperatur serendah -97°C.

Permukaan Titan merupakan permukaan yang halus.

Diperkirakan, permukaan Titan memiliki usia 100 juta hingga 1 miliyar tahun.

Meski dikatakan halus, terdapat beberapa kawah di Titan akibat tumbukan meteor.

Selain itu, variasi tinggi permukaan juga ditemukan.

Ada permukaan dengan tinggi 150 m, hingga gunung setinggi 500 m dan 1 km.

  • Atmosfer


Titan merupakan satu-satunya satelit alami yang memiliki atmosfer.

Atmosfer Titan juga terdiri atas kadar nitrogen yang tinggi, seperti bumi.

Atmosfer Titan diketahui lebih padat dari atmosfer bumi.

Tekanan atmosfer Titan 1,469 KPa, atau 1,45 kali bumi.

Lapisan kabut buram dan gas lainnya menjadi komposisi atmosfer Titan.

Kondisi tersebut menghalangi masuknya cahaya matahari ke Titan.

Hal tersebut juga membuat permukaan Titan tidak bisa dilihat dengan jelas dari luar angkasa.

Gravitasi yang lebih rendah juga membuat atmosfer Titan membentang lebih luas ke luar angkasa.

98,4% nitrogen, 1,6% nitrogen, 1,4% metana, dan 0,1-0,2% hidrogen menjadi komposisi di stratosfer Titan.

Selain itu, juga terdapat hidrokarbon lain speerti etana, diacetylena, methylacetylena, asetilena, propana, serta gas lain seperti cyanoacetylena, hidrogen sianida, karbon dioksida, karbon monoksida, sianogen, argon, dan helium.

Hidrokarbon diperkirakan terbentuk di atmosfer teratas Titan.

Gambaran atmosfer teratas titan ketika molekul metana pecah oleh sinar ultra violet matahari (NASA/JPL/Space Science Institute)

Hal itu karena reaksi yang dihasilkan dari pecahnya metana oleh sinar matahari.

Suhu permukaan Titan sekitar -179,2°C pada siang hari.

Suhu rendah di Titan disebabkan karena Titan hanya menerima 1% sinar matahari yang diterima bumi.

Sinar matahari dipantulkan danau hidrokarbon di titan (NASA/JPL/University of Arizona/DLR)

Kabut di atmosfer Titan membentuk efek anti rumah kaca.

Kabut tersebut merefleksikan kembali sinar matahari ke luar angkasa.

Hal itu juga membuat permukaan Titan lebih dingin dari pada bagian atmosfer.

Atmosfer Titan diketahui menurunkan hujan metana cair, dan senyawa organik lain, secara berkala.

  • Metana


Titan merupakan satelit yang kaya akan hidrokarbon.

Diketahui banyak danau metana yang ada di Titan.

Di dekat kutub selatan, terdapat danau metana dengan mulas permukaan 15000 km2, dan kedalaman maksimal 7 m.

Danau metana terbesar bernama Kraken Mare, berada di dekat kutub utara.

Luas Kraken Mare sekitar 400000 km2, dan kedalaman maksimal 160 m.

Kraken Mare lebih luas dari Laut Kaspia.

Kemudian Ligeia Mare, danau metana terluas kedua di Titan.

Luas permukaan Ligeia Mare sekitar 126000 km2 dengan garis pantai lebih dari 2000 km.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/A Nur Rosikin)

Untuk terus update informasi tribunnewswiki.com, ikuti kami di:

Instagram @tribunnewswiki

Fanpage Facebook Tribunnews Wiki

Youtube TribunnewsWiki Official



Nama Titan


Klasifikasi Satelit Alami


Orbit Planet Saturnus


Waktu satu kali orbit 15 hari 22 jam


Lokasi Tata Surya


Sumber :


1. www.infoastronomy.org/2016/08/menjelajahi-titan-satu-satunya-satelit-alami-beratmosfer-di-tata-surya.html
2. titan.saturnus.web.id


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer