Ronaldinho

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Fathul Amanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ronaldinho


Daftar Isi


  • Kehidupan Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ronaldo de Assis Moreira atau Ronaldinho Gaúcho atau disingkat Ronaldinho adalah mantan pesepak bola asal Brasil.

Semasa aktif di dunia sepak bola, Ronaldinho berposisi sebagai penyerang dan pernah bermain untuk klub besar seperti Paris Saint-Germain, Barcelona dan AC Milan.

Ronaldinho lahir di Porto Alegre, Rio Grande do Sul, Brasil pada 21 Marert 1980.

Orangtua Ronaldinho adalah Joao Moreira dan Dona Miguelina de Assis.

Ronaldinho mempunyai satu kakak laki-laki Roberto dan kakak perempuan bernama Deisi.

Ronaldinho memiliki dua istri yakni Priscilla Coelho and Beatriz Souza.

Joao Moreira adalah anak dari Ronaldinho.

Semasa kecil, Ronaldinho tumbuh dan berkembang dari kehidupan favela atau lingkungan kumuh dan penuh dengan aktivitas kriminal. (1)

Orangtua Ronaldinho bekerja keras demi menghidupi ketiga anak mereka.

Sang ayah meninggal dunia pada saat Ronaldinho masih berusia delapan tahun.

Ronaldinho dan kakaknya akrab dengan sepak bola berkat sang ayah yang dulu pernah aktif berprofesi sebagai pesepak bola.

Berkarier di Gremio, FC Sion dan Vasco da Gama, Roberto sang kakak mampu mengentaskan keluarga dari kemiskinan.

Meski pada akhirnya, talenta sang adik, Ronaldinho lah yang lebih mendunia dan melegenda.

  • Awal Karier


Ronaldinho terinspirasi dari perjalanan karier sang kakak Roberto dan sering berlatih bersama.

Roberto lah yang mengajari Ronaldinho teknik-teknik dasar dalam mengolah si kulit bundar, setelah ayah mereka meninggal.

Hingga pada usia tujuh tahun, Ronaldinho sudah lihai menggocek bola dan melakukan juggling.

Sejak usia muda, Ronaldinho sudah terkenal hebat dan sering bermain dengan orang yang lebih tua.

Ronaldinho merupakan gabungan dari nama aslinya Ronaldo dan imbuhan 'inho' yang berarti kecil.

Sebelum terjun ke sepak bola, Ronaldinho sering bermain di cabang lain seperti futsal dan bola pantai.

Dua olahraga itu juga ikut andil membuat skill Ronaldinho berkembang.

Ronaldinho masuk akademi Gramio pada 1987 dan setahun setelahnya memulai debut profesional pada ajang Copa Libertadores 1998.

Ronaldinho langsung menunjukkan prestasinya di usia yang masih 18 tahun.

Yaitu dengan mencetak 23 gol dalam 48 laga pada 1999.

Satu di antaranya dengan mengelabuhi trik olah bola mantan kapten timnas Brasil dalam laga Gremio vs Internacional.

Harum nama Ronaldinho sampai tercium hingga London, Inggris.

Arsene Wenger dahulu ingin membawa Ronaldinho ke Arsenal, namun terkendala persoalan kuota pemain non-Eropa dan skandal paspor palsu di Brasil. (2)

  • Awal Cerita bersama Paris Saint-Germain


Pada pertengahan 2001, Ronaldinho akhirnya mendarat di klub ibukota Perancis, Paris Saint-Germain dengan mahar 5 juta euro (Rp. 79 miliar). (3)

Paris Saint-Germain kala itu masih tim liliput dan hanya punya sedikit bintang seperti Nicolas Anelka dan gelandang legendaris Nigeria, Jay-Jay Okocha.

Dua musim dijalani Ronaldinho dengan baik meski sempat memiliki konflik dengan pelatihnya, Luis Fernandez.

Performa apik Ronaldinho di klub kota mode itu membuat Barcelona tertarik dan merekrutnya.

Uniknya, Ronaldinho adalah opsi ketiga bintang yang didatangkan, setelah sebelumnya raksasa Liga Spanyol itu gagal mendatangkan David Beckham (ke Real Madrid) dan Thierry Henry (Arsenal).

  • Puncak Karier di Barcelona


Kala itu, tawaran Barcelona sebesar 30 juta euro (RP. 475 miliar) berhasil mengalahkan Manchester United yang juga menginginkan pemain ini. (3)

Bisa dikatakan, Ronaldinho adalah kepingan emas yang mengawali kejayaan Barcelona sejak musim 2003-2004.

Klub berjuluk Azulgrana kala itu sedang berupaya mengembalikan identitas sepak bola umpan satu-dua ala filosofi Johan Cruyff.

Datangnya Ronaldinho dengan dua kaki seniman mampu menjadi penggerak dan inspirator permainan bagi rekan-rekannya.

Banyak aksi mengundang decak kagum dari Ronaldinho di Barcelona yang sangat melekat dalam benak pecinta sepak bola dunia.

Satu di antaranya adalah gol unik dalam leg pertama fase 16-besar Liga Champions Eropa musim 2004-05 melawan Chelsea.

Hanya jenius dan seniman bola murni yang bisa mencetak gol demikian.

Hal fenomenal lain dari Ronaldinho adalah tepuk tangan apresiasi atau standing applause dari suporter rival, Real Madrid dalam laga El Clasico 19 November 2005.

Bermain di markas lawan, Santiago Bernabeu, Ronaldinho menampilkan sebuah mahakarya seni sepak bola yang hampir mustahil dilakukan lagi oleh manusia untuk ratusan bahkan ribuan tahun ke depan.

Tarian samba Ronaldinho meliuk-liuk deras, membuat bek Real Madrid dan kipernya, Iker Casillas bingung apa yang sedang mereka hadapi kala itu.

Dua gol berhasil Ronaldinho cetak pada laga itu dan berbuah tepuk tangan meriah dari suporter Real Madrid.

Ronaldinho adalah pemain kedua Barcelona yang mendapatkan hal serupa pasca Diego Maradona pada medio 1980-an.

Musim itu memang yang terbaik bagi Ronaldinho.

Bakat alami, teknik luar biasa dan bumbu trik-trik olah bola memikat sangat lekat sebagai atribusi Ronaldinho.

Ketika kakinya menyentuh dan menggiring bola, Ronaldinho bak Picasso yang sedang memegang kuas dan menelurkan daya imajinasi.

Ronaldinho adalah master dalam trik sepak bola bernama elastico.

Performa apiknya ikut membawa Barcelona menjadi juara Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa 2005-2006.

Sebelumnya, Ronaldinho juga meraih Balon d’Or 2005.

Sebenarnya ada hal spesial lain yang Ronaldinho lakukan selain mencetak gol atau memukau jagad sepak bola melalui gocekannya.

Hal itu tak lain adalah membimbing Lionel Messi ketika masih memulai awal karier profesionalnya di Barcelona.

Ronaldinho lah yang membuat Lionel Messi nyaman dan terintegrasi dengan skuat senior Barcelona ketika usianya masih belasan tahun. (4)

Ronaldinho menganggap Messi memiliki talenta luar biasa dan menjadikannya teman baik di luar lapangan.

Di dalam lapangan, Ronaldinho yang saat itu sedang dalam puncak karier juga tak segan memuji bakat Lionel Messi dan memberinya umpan.

Gol profesional pertama Messi (melawan Albacete, 1 Mei 2005) berasal dari umpan matang Ronaldinho.

Messi pun merasa bahwa bimbingan dari Ronaldinho pada awal kariernya sangat membantu dirinya berkembang lebih baik. 

Setelah juara Liga Champions Eropa dan Balon d’Or, Ronaldinho yang memang hobi keluyuran malam dan pemabuk akhirnya mengalami inkonsitensi performa ditambah cedera menghampiri.

Akibat sifat buruk ini, Barcelona tak ragu menjual Ronaldinho karena takut bakal mempengaruhi Lionel Messi yang sudah diproyeksi sebagai bintang baru di masa depan.

Ronaldinho akhirnya dilego oleh Barcelona ke AC Milan pada Juli 2008 dengan biaya 22 juta euro (Rp. 348 miliar).

  • AC Milan dan Senja Karier


Ronaldinho datang ke AC Milan yang sedang tidak begitu baik pada musim 2008-2009.

Ronaldinho segera menjadi andalan lini serang, terlebih di saat Ricardo Kaka pindah ke Real Madrid pada musim panas 2009.

Awal istimewa sempat Ronaldinho jalani ketika membukukan gol pertama dalam laga derbi melawan Internazionale, 28 September 2008.

Perangai tak positif seperti kurangnya dedikasi dalam latihan dan hobi berpesta malam hari membuat fisik Ronaldinho tak lagi sebugar dulu.

Selama dua setengah musim berbaju merah hitam, Ronaldinho tak mampu menghasilkan performa seperti di Barcelona meski beberapa kali mencetak gol-gol penting ketika melawan klub-klub besar.

Pada awal 2011, Ronaldinho dijual ke Flamengo hingga akhirnya Ronaldinho hidup nomaden dengan berpindah-pindah klub mulai dari Atletico Mineiro, Queretaro dan pensiun di Fluminese pada 2015.

  • Internasional


Ronaldinho beberapa kali bermain untuk tim junior Brasil mulai dari U-17, U-20 dan U-23 sejak 1997 hingga 1999.

Debut tim nasional senior Ronaldinho alami dalam laga persahabatan melawan Latvia pada 1999.

Ronaldinho menjadi bagian dari skuat Selecao yang memenangi Copa America 1999 dan Piala Dunia 2002.

Gol tendangan bebas jarak jauh pada laga melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 2002 adalah aksi monumental Ronaldinho di ajang internasional.

Namun, pada Piala Dunia 2006 Ronaldinho gagal membawa Brasil melaju ke tangga juara meski kala itu skuat tersebut diisi oleh pemain-pemain top seperti Ronaldo Lima, Kaka, Adriano dan Robinho.

  • Prestasi dan Statistik


Klub

Paris Saint-Germain

UEFA Intertoto Cup: 2001

Barcelona

La Liga: 2004–05, 2005–06

Supercopa de España: 2005, 2006

UEFA Champions League: 2005–06

Milan

Serie A: 2010–11

Flamengo

Campeonato Carioca: 2011

Taça Guanabara: 2011

Taça Rio: 2011

Atlético Mineiro

Campeonato Mineiro: 2013

Copa Libertadores: 2013

Recopa Sudamericana: 2014

International

Brazil

Copa América: 1999

FIFA World Cup: 2002

Individu

Bola de Prata: 2000, 2011, 2012

FIFA World Cup All-Star Team: 2002

FIFA World Player of the Year: 2004, 2005

UEFA Team of the Year: 2004, 2005, 2006

World Soccer Magazine World Player of The Year: 2004, 2005

UEFA Club Forward of the Year: 2004–05

FIFA Confederations Cup Bronze Ball: 2005

Ballon d'Or: 2005

FIFPro World Player of the Year: 2005, 2006

FIFPro World XI: 2005, 2006, 2007

UEFA Club Footballer of the Year: 2005–06

Golden Foot: 2009

Sports Illustrated Team of the Decade: 2009

FIFA 100

Brazilian Football Museum Hall of Fame

A.C. Milan Hall of Fame

Statistik

Klub

Gremio 72 gol (1998, 1999, 2000)

Paris Saint-Germain 25 gol (2001-2002, 2002-03)

Barcelona 94 gol (2003-04, 2004-05, 2005-06, 2006-07, 2007-08)

AC Milan 26 gol (2008-09, 2009-10, 2010-110

Flamengo 28 gol (2011, 2012)

Atletico Mineiro 27 gol (2012, 2013, 2014)

Queretaro 8 gol (2014-15)

Fluminese 0 gol (2015)

Internasional 

Brasil 33 gol (1999-2013)

  • Fakta Lain


Ronaldino adalah ambassador untuk mantan klubnya, Barcelona.

Sebagai ikon sepak bola, Ronaldinho menjadi wakil dari berbagai brand ternama dunia dan aktif sebagai duta UNICEF.

Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!

(TribunnewsWiki.com/Haris Chaebar)



Nama Ronaldinho Gaúcho atau Ronaldinho


Tempat dan Tanggal Lahir Porto Alegre, Rio Grande do Sul, Brasil 21 Marert 1980


Orang tua Joao Moreira dan Dona Miguelina de Assis


Saudara Roberto dan Deisi


Istri Priscilla Coelho and Beatriz Souza


Anak Joao Moreira de Assis


Instagram @ronaldinho










Sumber :


1. lifebogger.com
2. www.thesun.co.uk/article/0,,2002390000-2005590125,00.html
3. www.uefa.com/uefaeuropaleague/news/newsid=82904.html
4. thesefootballtimes.co


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Fathul Amanah

Berita Populer