Kampung Wisata Batik Kauman dan Laweyan, Beda atau Sama?

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Produk Batik Kampung Wisata Batik Kauman

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kampung batik yang ada di Laweyan dan Kauman, memiliki latar belakang sejarah yang berbeda.

Hal tersebut didapat dari dokumen sejarah milik Kantor Kelurahan Kauman, Pasar kliwon, Kota Surakarta, pada Selasa (7/9/2019).

Pada dokumen tersebut disebutkan bahwa sentra batik di Kauman telah ada dan berkembang lebih dulu.

Potret toko batik tempo dulu (Dokumen Kelurahan Kauman)

Produksi batik di Kauman bermula dari aktivitas abdi dalem pamethakan.

Abdi dalem pamethakan bekerja sebagai guru agama, atau ulama.

Di sisi lain, para istri abdi dalem pamethakan melakukan aktivitas membatik untuk mengisi waktu luang.

Sebelumnya, keterampilan membatik ini didapatkan dari hasil saling belajar bersama tetangga yang telah diberikan keterampilan membatik dari keraton, atau bangsawan.

Seiring dengan perkembangan industri batik, produksi batik Kauman tidak hanya sekadar mengisi waktu luang, melainkan telah berorientasi pasar.

Batik Cap yang digunakan saat ini (TribunnewsWiki.com/A Nur Rosikin)

Setelah metode batik cap populer, banyak pengusaha batik yang beridiri.

Produksi batik skala massal tidak dilakukan di pusat kota seperti Kauman, melainkan di daerah yang lebih pinggir.

Wilayah Laweyan merupakan satu di antara lokasi industri batik massal.

Mempertimbangkan ketersediaan sumber daya, seperti sungai dengan air yang mengalir, Laweyan merupakan tempat yang lebih sesuai untuk produksi massal.

Karena hal tersebut, Laweyan memproduksi batik untuk skala industri atau massal.

Berbeda dengan Laweyan, di masa itu Kauman tetap konsisten memproduksi batik halus.

 (TRIBUNNEWSWIKI.COM/A Nur Rosikin)

 Untuk terus update informasi tribunnewswiki.com, ikuti kami di:

Instagram @tribunnewswiki

Fanpage Facebook Tribunnews Wiki

Youtube TribunnewsWiki Official



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer