Benteng Marlborough

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Fathul Amanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Benteng Marlborough


Daftar Isi


  • Deskripsi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Benteng Marlborough Bengkulu merupakan benteng terbesar di Asia peninggalan Pemerintah Inggris pada saat penjajahan.

Seiring berkembangnya waktu, bangunan ini beralih fungsi menjadi pusat perdagangan.

Benteng Marlborough memiliki daya tarik tersendiri, karena selain langka, desain dari bangunan benteng ini juga masih asli tanpa adanya renovasi yang signifikan, tipikal desain pada abad ke 17 –an.

Lokasi benteng yang dekat dengan pantai, menjadi sebuah perpaduan dinamis antara alam dan budaya. (1)

  • Sejarah


Pada mulanya, bangunan yang didirikan oleh East India Company tahun 1714-1719, di bawah pimpinan Gubernur Joseph Callet memiliki fungsi awal sebagai pusat pemerintahan Inggris.

Benteng Marlborough digunakan sebagai tempat untuk mengurusi ekonomi, politik, sosial, budaya, ideologi, pertahanan dan juga keamanan pemerintah Inggris.

Benteng ini juga sempat menjadi benteng pertahanan Belanda pada tahun 1825-1942, pertahanan Jepang tahun 1942-1945, dan markas Polri tahun 1945-1948.

Benteng Malborough berdiri sebagai pengganti Benteng York yang sudah dibangun sebelumnya.

Namun letaknya yang berada di sekitar rawa mengundang wabah penyakit kulit, sehingga didirikanlah Benteng Malborough. 

Benteng yang namanya diambil dari salah satu nama pahlawan besar Inggris, John Churchill Duke of Marlborough, diakui oleh para ahli sejarah sebagai benteng peninggalan Inggris terbesar di Asia.

Lukisan Benteng Marlborough (pedomanbengkulu.com)

Berbagai macam dokumen penting semasa pemerintahan kolonial Inggris dapat ditemukan di Benteng Marlborough.

Satu di antaranya adalah dokumen SFR (Sumatera Factory Record) yang cukup fenomenal.

Dokumen ini merupakan dokumen rahasia yang berisi catatan – catatan pemerintah kolonial Inggris mengenai sumber daya yang ada di Pulau Sumatera.

Di sini, kita dapat mengetahui dan belajar sejarah kolonial Inggris di Indonesia.

Adapula foto dan potongan koran yang masih tersimpan rapi di dalam bangunan benteng.

Selain itu, terdapat juga pemakaman warga Inggris yang kini menjadi objek wisata di sekitar Benteng Marlborough.

Uniknya lagi, kita bisa melihat sebuah ruangan introgasi Soekarno.

Ruangan ini dibuat memantul dengan harapan Soekarno akan takut ketika diinterogasi.

Namun, yang spesial dari ruangan ini adalah kisah pertemuan Soekarno dengan Fatmawati.

Fatmawati adalah istri dari sang proklamator sekaligus sosok berjasa yang menjahit bendera pusaka pada 17 Agustus 1945.(2)

Benteng Marlborough pernah dibakar oleh rakyat Bengkulu sehingga penghuninya terpaksa mengungsi ke Madras.

Mereka kemudian kembali tahun 1724 setelah diadakan perjanjian.

Tahun 1793, serangan kembali dilancarkan.

Pada insiden ini seorang opsir Inggris, Robert Hamilton tewas.

Kemudian pada tahun 1807, residen Thomas Parr juga tewas.

Thomas Parr adalah seorang penguasa Inggris yang berkuasa di tahun 1805 dan terkenal dengan kekejamannya, akibat aturan tanam paksa kepada rakyat Bengkulu.

Makam para Residen Gubernur Inggris yang ada di dalam Benteng Marlborough (devry.wordpress.com)

Setelah Belanda pergi tahun 1950, Benteng Marlborough menjadi markas TNI-AD.

Pada tahun 1977, benteng ini diserahkan kepada Depdikbud untuk dipugar dan dijadikan bangunan cagar budaya. (3)

  • Lokasi


Benteng Marlborough didirikan di atas bukit buatan, menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi Samudera Hindia.

Letak Benteng Marlborough dibangun di daerah strategis yakni dekat dengan pusat kota dan juga daerah pantai.

Para wisatawan akan disambut dengan jembatan kayu yang dibangun di atas parit.

Pintu gerbang yang kokoh berada di tengah-tengah benteng.

Dari area benteng akan tampak pemandangan Bengkulu dari ketinggian yang dulunya menjadi tempat para serdadu Inggris menyerang lawan.

Lokasi Benteng Marlborough dekat dengan tempat wisata Pantai Tapak Paderi yang terkenal dengan pemandangan sunsetnya.

Jarak antara Benteng Malborough dan Pantai Tapak Paderi sekitar 100 meter.

Benteng Marlborough dibangun dari dinding batu-bata yang cukup tebal, yakni sekitar 1,25 meter.

Pintu benteng terbuat dari besi tebal yang dilengkapi jeruji besi.

Jika diamati dari atas, benteng ini mirip kura-kura.

Bagian badan kura-kura sebagai benteng, sedangkan bagian kepala kura-kura merupakan pintu masuk ke benteng.

Benteng ini memiliki luas 44,000 meter persegi, ketinggian sekitar 8,5 meter di atas permukaan laut, ukuran fisiknya sekitar 240 x 170 m, ketinggian dinding bervariasi dari 8 sampai 8.50 meter dengan ketebalan 1.85 sampai 3 meter.

Benteng Marlborough dikelilingi parit dan berbentuk menyerupai kura-kura. (sportourism.id)

  • Fungsi


Fungsi utama dari benteng ini adalah sebagai pertahanan dari serangan musuh.

Berikut rekam jejak fungsi Benteng Marlborough dari masa ke masa:

  • Tahun 1945-1949 digunakan sebagai markas Polri
  • Tahun 1949 kembali dikuasai Belanda
  • Tahun 1949-1983 kembali dikuasai oleh Pemerintah Republik Indonesia dan digunakan sebagai markas TNI-AD, KODIM 0407
  • Tahun 1983-1984 dikembalikan ke Pemerintah Republik Indonesia, melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
  • Tahun 2004 ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Nomor KM.10/PW.007/MKP/2004 (2)

  • Fungsi Ruangan


Bastion

Bastion adalah sebuah bangunan menjorok yang terletak di setiap sudut sudut gedung.

Fungsi dari bangunan ini adalah untuk menyerang musuh dengan tidak menampakkan diri.

Revaline

Revalline (www.tabloidwisata.com)

Revaline adalah sebuah bangunan di atas parit yang mempunyai tiga sudut.

Bangunan ini terhubung dengan sebuah benteng melalui sebuah jembatan.

Ruang Tahanan

Ruang Tahanan (www.tabloidwisata.com)

Ruang tahanan adalah ruang yang paling menyeramkan di Benteng Marlborough.

Ruangan ini berfungsi sebagai tempat menampung para tahanan pada masa penjajahan.

Gudang Persenjataan

Ruang Gudang Mesiu (http://wysagala.blogspot.com)

Tempat yang digunakan untuk menyimpan perlengkapan persenjataan oleh pemerintahan Inggris, yang termasuk didalamnya adalah meriam.

Beberapa Meriam

Beberapa meriam di Benteng Marlborough (www.tabloidwisata.com)

Sebuah senjata peninggalan inggris yang pada masanya digunakan untuk peperangan.

Terdapat empat meriam yang diletakkan di tempat terpisah, dua meriam diletakkan di sebelah utara dan dua lainnya diletakkan di sebelah timur.

Terowongan

Terowongan di Benteng Marlborough yang juga dikenal dengan nama Lubang Jepang (www.tabloidwisata.com)

Di dalam Benteng Marlborough terdapat sebuah terowongan dengan lebar 2 meter dan panjang kurang lebih 6 meter.

Terowongan ini dibangun di bawah tanah dan berfungsi sebagai jalur aman untuk keluar masuk benteng.

Berdasarkan berita yang beredar, terowongan ini pada mulanya sangat panjang.

Bahkan ujung dari terowongan memiliki beberapa cabang yang berujung di Pantai Paderi, Pantai Zakat dan Istana Gubernur.

Seiring berjalannya waktu, terowongan ini tertutup tanah dan yang tersisa saat ini hanya sepanjang 6 meter. (1)

Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!

(Tribunnewswiki.com/Niken Nining Aninsi)



Nama Tempat Fort Marlborough


Alamat Jl. Benteng, Kebun Keling, Teluk Segara, Kota Bengkulu, Bengkulu 38116


Koordinat -3.786880, 102.251909


Google Maps https://goo.gl/maps/wXwSnvUyjoy4moYw5


Harga Tiket Rp. 5000


Jam Operasional 08.00 - 18.00 WIB


Sumber :


1. www.tabloidwisata.com
2. www.idntimes.com
3. www.inditourist.com


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Fathul Amanah

Berita Populer