Sejarah
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu yang berasal dari abad ke-9 M yang terletak di dekat Bokoharjo, di pulau Jawa di Indonesia.
Candi Prambanan termasuk dalam candi Hindu terbesar di Indonesia dan salah satu kuil Hindu terbesar di Asia Tenggara.
Didedikasikan untuk Trimurti Hindu yaitu Brahma, Wisnu, dan Syiwa, arsitektur Candi Prambanan disesuaikan dengan tradisi arsitektur Hindu berdasarkan Vastu Shastra.
Candi Prambanan mencerminkan konsep Hindu tentang kosmos dalam desain dan tata letaknya.
Terlepas dari kemegahan dan ornamen eksteriornya yang kaya, Candi Prambanan sempat rusak dimakan waktu dan bencana alam.
Kuil-kuil Candi Prambanan yang runtuh akibat gempa, erupsi vulkanik, dan perpindahan kekuasaan politik pada awal abad ke-11 akhirnya direvitalisasi kembali pada abad ke-17.
Candi Prambanan tidak pernah dipindahkan atau diubah.
Restorasi candi telah dilakukan sejak tahun 1918, baik menggunakan metode tradisional dari struktur batu yang saling berhubungan satu sama lain dan metode modern menggunakan metode modern menggunakan beton untuk memperkuat struktur candi.
Meski telah dilakukan proses restorasi yang besar di masa lalu, setelah gempa bumi tahun 2016 Candi Prambanan kembali mendapat perhatian besar dari pemerintah untuk mempertahankan keaslian strukturnya.
Penelitian dan pemulihan Candi Prambanan dimulai dengan sungguh-sungguh pada awal abad ke-20 M, dan kompleks candi dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991 M.
Saat ini, Candi Prambanan menjadi salah satu situs bersejarah yang paling sering dikunjungi di Indonesia. (1)
Berdasarkan isi Prasasti Syiwagrha, kemungkinan besar Candi Candi Prambanan dibangun sekitar pertengahan abad ke-9 oleh raja dari Wangsa Sanjaya yaitu Raja Balitung Maha Sambu.
Arsitektur
Denah asli Candi Prambanan berbentuk persegi panjang, terdiri atas halaman luar dan tiga pelataran, yaitu Jaba (pelataran luar), Tengahan (pelataran tengah) dan Njeron (pelataran dalam).
Halaman luar merupakan areal terbuka yang mengelilingi pelataran luar.
Pelataran luar berbentuk bujur dengan luas 390 m2.
Pelataran ini dahulu dikelilingi oleh pagar batu yang kini sudah tinggal reruntuhan.
Pelataran luar saat ini hanya merupakan pelataran kosong.
Belum diketahui apakah semula terdapat bangunan atau hiasan lain di pelataran ini. (2)
Baca: Candi Ratu Boko
Tiga candi terbesar yang juga merupakan situs paling suci di dalam kompleks utama, didedikasikan untuk triad dewa-dewa Hindu.
Candi Syiwa adalah yang paling menonjol dengan Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Syiwa, dan Candi Wisnu terletak di sebelah utara Candi Syiwa.
Terdapat tiga candi yang lebih kecil yang berhadapan langsung dengan tiga candi megah itu, masing-masing didedikasikan untuk tokoh-tokoh binatang mitologis yang memberikan perlindungan, persahabatan, dan transportasi ke tiga dewa.
Garuda, makhluk mitos bersayap yang berhadapan dengan Candi Wisnu.
Candi Hamsa atau Candi Angsa berhadapan dengan Candi Brahma.
Candi Nandi (lembu) berhadapan dengan Candi Syiwa.
Candi Syiwa yang paling banyak memiliki ornamen, berisi serangkaian ukiran elegan di sepanjang dinding bagian dalam menggambarkan pemandangan dari Ramayana.
Candi ini berisi empat ruangan, termasuk tempat perlindungan batin dengan Patung Syiwa.
Di ruangan lain, terdapat patung besar putra Syiwa, Ganesha.
Ruang selatan Candi Syiwa didedikasikan untuk Batara Guru.
Ada pula patung lembu jantan suci, penjaga gerbang, dan kendaraan Syiwa, Nandi, yang duduk di depan kuil Syiwa.
Dinding di Candi Brahma berisi lanjutan narasi Ramayana.
Di Candi Wisnu, ukiran-ukiran yang menghiasi dinding menceritakan pertempuran Krishna.
Lokasi
Terletak di Dataran Prambanan yang subur, Candi Prambanan hanyalah satu dari 30 candi yang dibangun di antara tahun 750-950 dalam area 30 km persegi.
Terletak hanya beberapa kilometer ke utara Prambanan, terdapat tiga Candi Budha kuno yang dibangun pada abad ke-8 M yaitu Lumbung, Bubrah, dan Sewu.
2,5 km ke selatan dan tenggara Prambanan terletak reruntuhan Candi Budha abad ke-9 Masehi, Ratu Boko dan Sojiwan.
Sekitar 3 km ke barat Prambanan juga berdiri Candi Buddha Sari abad ke-8 M, Candi Kalasan, yang berasal dari abad ke 778 M, dan Candi Sambisari, yang berasal dari abad ke-9 M dan didedikasikan untuk Syiwa. (3)
Baca: Candi Borobudur
Candi Prambanan terletak di lingkungan Taman Wisata Prambanan, kurang lebih 17 km ke arah timur dari Yogyakarta.
Lokasinya hanya sekitar 100m dari jalan raya Yogya-Solo.
Apabila ingin menggunakan bus Transjogja dapat menggunakan jalur 1A menuju halte pasar Prambanan.
Dari halte ini, Candi Prambanan tepat berada di seberang jalan.
Retribusi
Tarif wisatawan nusantara per orang untuk sekali masuk
TWC Prambanan
Usia 10 tahun keatas: Rp 40.000
Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 20.000
Paket TWC Prambanan, Plaosan, dan Sojiwan
Usia 10 tahun keatas: Rp 75.000
Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 35.000
Termasuk premi asuransi Rp 500 per orang
Tarif khusus wisatawan nusantara bagi rombongan pelajar serta mahasiswa per grup setiap kali masuk* (dengan surat pengantar dari sekolah/universitas)
Minimal 20 orang
TWC Prambanan: Rp 20.000
Paket TWC Prambanan, Plaosan, dan Sojiwan: Rp 30.000
Termasuk premi asuransi Rp 500 per orang
Paket Terusan
Prambanan – Ratu Boko (fasilitas shuttle di Prambanan dan Ratu Boko)
Usia 10 tahun keatas: Rp 75.000
Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 35.000
Prambanan – Borobudur
Usia 10 tahun keatas: Rp 75.000
Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 35.000 (2)
Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWIKI Official