Solo Batik Carnival

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penampilan Solo Batik Carnival di Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/3/2018). Pabrik gula ini direvitalisasi menjadi tempat wisata dan kawasan komersial. Kini namanya berubah menjadi De Tjolomadoe.


Daftar Isi


  • Sejarah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Solo Batik Carnival adalah event tahunan di Surakarta, Jawa Tengah, berupa karnaval atau pawai dengan menggunakan kostum batik di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo.

Solo Batik Carnival digagas oleh Pemerintah Surakarta dan diadakan pertama kali pada 2008.

Solo Batik Carnival diadakan sekitar bulan Juni-Juli setiap tahunnya.

Setiap tahunnya Solo Batik Carnival mengangkat tema-tema tertentu.

Peserta Solo Batik Karnival biasanya menghias kostum batik dengan tema yang sudah ditentukan dan berjalan di sepanjang jalan Slamet Riyadi Solo. (1)

Acara Solo Batik Carnival bertujuan untuk melestarikan budaya batik dengan desain acara yang berbeda dan lebih modern.

Pada tahun 2018 Solo Batik Carnival masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia. (2)

  • Solo Batik Carnival 2008


Solo Batik Carnival pertama kali diadakan pada tanggal 13 April 2008.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu membuka Solo Batik Carnival pertama kali dengan mengibarkan gunungan.

Solo Batik Carnival dimulai dengan musik gamelan dan pawai pasukan kuda diikuti dengan paskibra dan peserta karnaval batik.

Pawai batik pertama dimulai oleh kelompok Jember Fashion Carnival berjumlah 52 orang yang dipimpin oleh Dynand Fariz.

Pawai Solo Batik Carnival selanjutnya oleh peserta dari Solo yang berjumlah 247 orang dari berbagai elemen masyarakat.

Peserta Solo Batik Carnival menggunakan berbagai bahan mulai dari jaring, karton, gelas, balon hingga bulu ayam untuk menghias batik.

Pawai Solo Batik Carnival tersebut dimulai dari sepanjang Jalan Slamet Riyadi menuju Balaikota Surakarta. (3)

  • Solo Batik Carnival 2009 Para model memperagakan defile kostum masing-masing daerah di SBC ke-11 2018, Rabu (14/2/2018). (TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI)


Solo Batik Carnival 2009 diadakan 28 Juni 2009.

Pawai Solo Batik Carnival 2009 dimulai dari perempatan Purwosari hingga Balaikota Surakarta.

Acara Solo Batik Carnicval ini kerjasama antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Solo Central Poin.

Peserta Solo Batik Carnival 2009 sekitar 300 orang yang terdiri dari anak-anak hingga orang tua.

Tema pada Solo Batik Carnival 2009 ini adalah Topeng Tradisi.

Topeng yang digunakan di Solo Batik Carnival 2009 ada tiga jenis, yaitu :

1. Panji adalah topeng halus yang menggambarkan seorang raja atau ratu dengan kehalusan dan kecantikannya.

2. Kelana adalah topeng kesatria, ataupun raksasa yang menggambarkan amarah dan kemarahan dalam pertempuran.

3. Gecul adalah topeng punakawan yang menggambarkan abdi dalam, dengan tingkah laku lucu dan wajah komedi.

Solo Batik Carnival 2009 dibuka dengan pawai dari Walikota dan Wakilnya yaitu Jokowi (Joko Widodo) dan Rudy FX dengan menunggang kuda.

Lalu Solo Batik Carnival 2009 dilanjutkan dengan pawai wanita yang membawa beragam corak kain jarik. (4)

  • Solo Batik Carnival 2010


Solo Batik Carnival 2010 diadakan pada 23 Juni 2010 dengan tema Sekar Jagad.

Sekar Jagad artinya adalah kembang dunia.

Tema tersebut memiliki makna untuk tetap menjaga lingkungan agar tetap asri dan nyaman menjadi tempat tinggal di bumi ini.

Peserta sebanyak 300 orang memvisualisasikan tema menjadi kostum dengan beragam keindahan flora dan fauna. (5)

Pawai Solo Batik Carnival 2010 dimulai dari Solo Center Poin hingga Pura Mangkunegaran.

  • Solo Batik Carnival 2011


Solo Batik Carnival 2011 diadakan pada 25 Juni 2011 di malam hari.

Solo Batik Carnival 2011 bertema Keajaiban Legenda.

Pawai Solo Batik Carnival 2011 yang diikuti sekitar 325 peserta dibagi menjadi empat kelompok yaitu Andhe-Andhe Lumut, Rara Jongrang, Ratu Pantai Selatan, dan Ratu Kencana Wungu.

Di Solo Batik Carnival 2011 ada empat peserta khusus dari putri Indonesia, yaitu Nadine Alexandra Dewi (Puteri Indonesia), Inda Adeliani (Puteri Intelegensia), Alessandra K Usman (Puteri Pariwisata), dan Reisa Kartikasari (Puteri Lingkungan). (6)

Peserta pawai yang berasal dari Solo Batik Carnival (SBC) memamerkan kostum-kostum batiknya saat digelar Pawai Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 2011 di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta, Senin (20/6/2011). (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI )

  • Solo Batik Carnival 2012


Solo Batik Carnival 2012 diadakan pada 30 Juni 2012 di malam hari.

Solo Batik Carnival 2012 ini diikuti oleh 300 peserta dengan mengambil tema Metamorfosis.

Tema tersebut terinspirasi dari proses pembuatan kain batik.

Metamorfosis terjadi pada kain batik yang semula putih polos kemudian pemberian malam, pewarnaan, penghilangan malam hingga menjadi batik yang sempurna.

Sebelum pawai Solo Batik Carnival 2012 kostum yang digunakan dipresentasikan di dalam Stadion Sriwedari Solo agar penonton bisa lebih menikmati keindahan kostum. (6)

  • Solo Batik Carnival 2013


Solo Batik Carnival 2013 digelar pada 29 Juni 2013 di sore hari.

Solo Batik Carnival 2013 menggunakan tema Earth to earth.

Dengan tema ini digunakan batik yang mencerminkan 4 elemen dasar bumi yaitu Air, Udara (Angin), Api dan Tanah (Bumi).

Solo Batik Carnival 2013 diikuti oleh 143 peserta dengan pawai dari Solo Center Point melewati Jalan Slamet Riyadi hingga di Balai Kota Solo. (8)

  • Solo Batik Carnival 2014


Solo Batik Carnival 2014 diadakan pada 22 Juni 2014

Solo Batik Carnival 2014 yang bertema Majestic Treasure (Harta Karun Yang Megah).

Tema harta karun yang dimaksud ialah batik, karena batik merupakan warisan budaya leluhur yang memiliki kemegahan.

Solo Batik Carnival 2014 diikuti oleh sekitar 725 orang.

Peserta terdiri dari yang berkostum Solo Batik Carnival, prajurit, penari, dan tamu yang berasal dari Kalimantan Timur. (9)

  • Solo Batik Carnival 2015


Solo Batik Carnival 2015 digelar pada 13 Juni 2015.

Sekitar 600 peserta Solo Batik Carnival 2015 menampilkan pertunjukan batik dengan tema Mancavarna The Soul of Holy Circle.

Yang dalam Bahasa Jawa tema tersebut diambil dari falsafah Jawa Papat Kiblat Lima Pancer.

Papat kiblat berarti empat kiblat menggambarkan empat penjuru mata angin.

Kemudian Lima Pancer adalah pusat ke lima yaitu diri manusia itu sendiri. (10)

  • Solo Batik Carnival 2016


Solo Batik Carnival 2016 diadakan pada 22-24 Juli 2016.

Tema yang diangkat di Solo Batik Carnival 2016 adalah Mustika Jawa Dwipa yang artinya mustika dari pulau Jawa.

Tema tersebut bermakna batik merupakan pusaka warisan leluhur yang tak ternilai.

Pawai Solo Batik Carnival 2016 dimulai dari Jalan Bayangkara samping Stadion Sriwedari berakhir di Benteng Vastenberg. (11)

Solo Batik Carnival 2016 diikuti 250 peserta.

Di pawai Solo Batik Carnival 2016 diberikan penghargaan kepada delapan peserta dengan kostum terbaik.

Costume Award baru kali pertama diberikan di event untuk Solo Batik Carnival. (12)

  • Solo Batik Carnival 2017


Solo Batik Carnival 2017 yang digelar pada 15 Juli 2017 mengusung tema Astamurti Kawijayan, yang berarti simbol kejayaan.

Tema tersebut berarti kejayaan budaya Jawa yaitu batik itu sendiri.

Selain itu ada enam sub tema yaitu Sekar Jagad, Wayang, Topeng Panji, Legenda, Mustika Jawa Dwipa dan Jatayu.

Solo Batik Carnival 2017 diikuti oleh Dari 305 peserta karnival, 80 peserta merupakan undangan dari Jember Fashion Carnival dan Cirebon Caruban Carnival.

Peserta Solo Batik Carnival 2017 mengilustrasikan cerita pada lakon wayang kulit secara khusus dengan batik dan peragaan. (13)

  • Solo Batik Carnival 2018


Solo Batik Carnival 2018 digelar pada 11-15 Juli 2018.

Solo Batik Carnival 2018 mengambil tema Ika Paramartha yang berarti segala kebaikan yang bersatu.

Maksudnya adalah bahwa Indonesia adalah satu kesatuan yang berasal dari hal-hal baik.

Solo Batik Carnival 2018 diikuti oleh 150 peserta dengan 8 maskot.

Maskot merupakan perwakilan dari 8 daerah di Indonesia antara lain :

1. Lenggang Batavia mewakili DKI Jakarta

2. Jawa Dwipa mewakili Jawa Tengah

3. Nagari Minangkabau mewakili Sumatra Barat

4. Mapalili Mamiri mewakili Sulawesi Selatan

5. Dayak Borneo mewakili Kalimantan Timur

6. Tiara Dewata mewakili Bali

7. Sasando Timor mewakili Nusa Tenggara Timur

8. Tana Sajojo mewakili Papua.

Para peserta Solo Batik Carnival 2018 berasal dari Jawa bagian utara, Lombok, dan yang terbanyak dari Kota Solo. (14)

  • Solo Batik Carnival 2019


Solo Batik Carnival 2019 akan diadakan pada 26-28 Juli 2019. (15)

Tema yang diangkat di Solo Batik Carnival 2019 adalah Suvarnabhumi: The Golden of ASEAN.

Dengan tema tersebut akan ada 10 defile di Solo Batik Carnival 2019.

Defile tersebut akan memakai kostum yang mencerminkan ciri khas Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darusalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. (1)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid)

Jangan lupa subscribe YouTube TribunnewsWiki:



Nama Event Solo Batik Carnival


Twitter @SBC_Surakarta


Instagram solobatikcarnival_official


Waktu Pelaksanaan Juni-Juli Setiap Tahun


Tempat Sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo, Benteng Vastenburg dan Balaikota Surakarta


Sumber :


1. www.eventwisata.com
2. www.tribunnews.com
3. v2.garudamagazine.com
4. tentangmaruti.wordpress.com
5. soloevent.id
6. sains.kompas.com
7. asedino.wordpress.com
8. travel.kompas.com
9. solo.tribunnews.com
10. www.genpi.co
11. soloevent.id


Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer