Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Mandala Suci Wenara Wana atau disebut juga Monkey Forest Ubud merupakan salah satu destinasi wisata berbentuk cagar alam.
Destinasi wisata ini juga menjadi habitat dari sekitar 1200 monyet ekor panjang Bali.
Selain merupakan rumah bagi monyet ekor Panjang, tempat wisata ini juga memiliki tiga pura yang bernama Pura Dalem Agung Padangtegal, Pura Beji dan Pura Prajapati.
Monkey Forest Ubud berlokasi di desa Padangtegal Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Wisatawan yang berencana mengunjungi Monkey Forest Ubud dapat menggunakan kendaraan pribadi dengan menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit dari Kota Denpasar.
Daya Tarik #
Monkey Forest Ubud mempunyai daya tariknya tersendiri yang membedakannya dengan tempat wisata lain. Berikut ini daya tarik dari Monkey Forest Ubud:
1. Berinteraksi dengan Monyet
Seperti namanya, di Monkey Forest Ubud, Anda dapat berinteraksi dengan monyet yang ada di sana.
Selama ini yang kita tahu, monyet selalu menjauhi manusia dan senang menghabiskan waktu di atas pohon.
Namun di tempat ini, monyet-monyet itu justru senang berinteraksi dengan wisatawan yang datang.
Meskipun mudah untuk berinteraksi dengan monyet yang ada di Monkey Forest Ubud, namun tetap perlu diingat bahwa monyet termasuk hewan liar yang sewaktu-waktu bisa menyakiti siapa saja.
Oleh karena itu, sebaiknya tidak terlalu memaksakan diri untuk melakukan interaksi lebih jauh.
2. Berfoto dengan Monyet
Salah satu daya tarik dari Monkey Forest Ubud adalah, pengunjung bisa berfoto bersama monyet yang ada di sana.
Namun, ada beberapa aturan yang harus dipenuhi jika ingin berfoto.
Aturannya yaitu jangan membawa tas atau botol plastik dan jangan menyembunyikan makanan, karena monyet akan tahu sehingga akan merebut makanan yang Anda sembunyikan.
3. Pura dalam Hutan
Daya tarik yang ketiga dari Monkey Forest Ubud adalah, Anda bisa mengunjungi pura yang terletak di dalam hutan.
Ada beberapa bangunan pura suci yang didirikan di Monkey Forest Ubud.
Pura pertama bernama Pura Dalem Agung yang menjadi pura utama. Pura ini digunakan untuk penyembahan Hyang Widhi.
Pura kedua yakni Pura Beji, dan pura yang ketiga adalah Pura Prajapati.
Pura kecil biasanya dijadikan tempat bermain oleh para monyet.
Sedangkan Pura yang besar dijadikan tempat ibadah oleh warga sekitar.
Jika ingin mengunjungi pura suci tersebut, ada baiknya mendatangi pura yang lebih besar. Karena pura kecil dianggap sebagai teritorial dari para monyet.
Baca: Bendung Khayangan Yogyakarta: Wisata Tersembunyi dengan Suasana Hijau dan Asri
Baca: Goa Selarong Yogyakarta: Napak Tilas Tempat Persembunyian Pangeran Diponegoro
Fasilitas #
Adapun fasilitas yang terdapat di Monkey Forest Ubud yakni:
- Area parkir kendaraan
- Toilet
- Pemandu
- Jalur jalan kaki
- Loket tiket
- Papan pemandu
- Brosur panduan
- Warung makan
- Toko oleh-oleh.
Harga Tiket #
Berikut ini harga tiket masuk Monkey Forest Ubud dikutip melalui laman resminya.
*) Weekdays (Senin - Jumat)
- Orang dewasa Rp 80.000
- Anak-anak Rp 60.000
*) Weekend (Sabtu – Minggu dan Hari Libur Nasional)
- Orang dewasa Rp 100.000
- Anak-anak Rp 80.000.
Baca: Blue Lagoon Yogyakarta: Pemandian Alam dengan Air yang Jernih dan Segar di Lereng Gunung Merapi
Baca: Air Terjun Kedung Pedut Yogyakarta: Obyek Wisata yang Memiliki Dua Warna Air Berbeda
Jam Buka #
Monkey Forest Ubud buka setiap hari mulai Senin sampai Jumat pukul 09.00 - 18.00 WITA.
Untuk layanan pembelian tiket masuk hanya sampai pukul 17.00 WITA.
Wisatawan disarankan untuk mengunjungi tempat wisata ini saat weekdays untuk menghindari lonjakan pengunjung.
(Tribunnewswiki.com/Mikael Dafit)
| Alamat |
|---|
Sumber :
1. id.wikipedia.org
2. www.indonesia.travel
3. www.detik.com