Profil Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan yang Gantikan Prabowo, Eks Ajudan Presiden Soeharto

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait profil Sjafrie Sjamsoeddin yang kini menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) yang gantikan posisi Prabowo


zoom-inlihat foto
Profil-Sjafrie-Sjamsoeddin-Menteri-Pertahanan-yang-Gantikan-Prabowo-Eks-Ajudan-Presiden-Soeharto.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network
Profil Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan yang Gantikan Prabowo, Eks Ajudan Presiden Soeharto


Sjafrie Sjamsoeddin adalah jenderal Asal Makassar sekaligus sahabat kecil Prabowo.

Mereka sama-sama lulusan Akademi Militer 1974.

Sjafrie Sjamsoeddin muda pernah jadi ajudan Presiden Soeharto.

Pada akhir pemerintahan Soeharto, Sjafrie Sjamsoeddin menjabat Pangdam Jaya.

Pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Sjafrie Sjamsoeddin dipercaya menjabat Wakil Menteri Pertahanan.

Kini Prabowo Subianto mempercayakan Sjafrie Sjamsoeddin menjabat Menteri Pertahanan Kabinet Merah Putih.

Prabowo Subianto mengumumkan nama Jenderal Asal Makassar Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Merah Putih Minggu (20/10/2024) malam.

Sjafrie Sjamsoeddin purnawirawan jenderal bintang tiga TNI AD.

Sejak muda hingga sekarang, Sjafrie dan Prabowo terlihat sering berfoto bersama.

Saking dekatnya, Sjafrie diangkat menjadi penasihat khusus di Kementerian Pertahanan, saat Prabowo menjadi Menteri Pertahanan.

Di masa Orde Baru, dia pernah menjabat Komandan Grup A Paspampres Presiden Soeharto.

Pria kelahiran 30 Oktober 1952 di Makassar, Sulsel itu memiliki segudang pengalaman berharga. 

Tak hanya di militer, perjalanan karier Sjafrie di dunia pemerintahan juga terbilang cemerlang.

Dalam buku berjudul "Warisan (daripada) Soeharto" yang diterbitkan oleh Kompas pada tahun 2008, Sjafrie mengisahkan salah satu pengalaman menegangkan saat bertugas sebagai Paspampres Soeharto.

Baca: Sosok Menteri Paling Miskin di Kabinet Prabowo, Raih Penghargaan Luar Biasa dari Presiden Jokowi

Ia pernah hampir terlibat baku tembak dengan pengawal pribadi Perdana Menteri Israel ketika Soeharto melakukan kunjungan ke New York, Amerika Serikat.

Pada 22 Oktober 1995, Soeharto menginap di hotel Waldorf Towers lantai 41 di kamar presidential suite untuk menghadiri acara PBB di sana.

Saat itu, Soeharto menjabat sebagai ketua Organisasi Kerjasama Islam (OKI), merupakan posisi yang sangat berpengaruh bagi anggota-anggotanya yang mayoritas negara Timur Tengah.

Karena alasan itulah Perdana Menteri (PM) Israel saat itu, Yitzak Rabin ingin menemui Soeharto di hotel tempatnya menginap.

Rabin dengan 4 pengawalnya yang berasal dari Mossad (Pasukan Khusus Israel) kemudian datang untuk menyampaikan kemauannya bertemu Soeharto.

Namun, cara mereka bertindak tidak mematuhi protokol keamanan serta terkesan arogan.





Halaman
1234
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved