TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Nia Kurnia Sari saat ini sedang menjadi perhatian publik.
Hal ini lantaran gadis penjual gorengan ini ditemukan tak bernyawa terkubur tanpa busana.
Bahkan sebelumnya Nia Kurnia Sari sempat dilaporkan hilang selama 3 hari.
Lantas siapa Nia Kurnia Sari sebenarnya ?
Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait sosok Nia Kurnia Sari gadis penjual gorengan yang ditemukan meninggal terkubur tanpa busana di Padang Pariaman:
Korban merupakan penjual gorengan keliling di Kayu Tanam yang menjajakan dagangannya setiap pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun pada Jumat itu korban tidak balik pulang sehingga dilaporkan hilang.
Nia Kurnia Sari ditemukan sudah tewas setelah dicari selama 3 hari.
Jasad gadis penjual gorengan tersebut ditemukan tewas terkubur dekat sebuah rumah di Pariaman, Sumatera Barat.
Gadis 18 tahun ini sempat pamit berjualan gorengan di Kayu Tanam, Pariaman.
Sang ayah menunggu hingga malam, tetapi Nia tak kunjung pulang.
Nia dilaporkan hilang saat menjajakan gorengan di kawasan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Jumat (6/9/2024).
Baca: Polisi Temukan Video Porno di HP Pelaku Pembunuhan Ayu Andriani Siswi SMP Penjual Balon yang Tewas
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Padang Pariaman AKBP Faisol Amir, dilansir dari Kompas.com, Minggu (8/9/2024).
"Benar. Ditemukan mayat perempuan di Kayu Tanam dalam keadaan terkubur di dekat sebuah rumah," ujarnya.
Faisol mengatakan korban diduga dibunuh seseorang, namun pihaknya belum bisa memastikan pelaku karena masih dalam penyelidikan.
"Sedang kita selidiki ya. Nanti diberikan informasi lengkapnya," kata Faisol.
Sebelumnya Nia dilaporkan hilang pada Jumat (6/9/2024) malam.
Terakhir menjajakan gorengan, NKS memakai baju kaos oblong hitam dan celana hitam.
Hingga Jumat malam pukul 20.00 WIB korban tak kunjung pulang.
Keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian hingga Sabtu 02.00 WIB.
Namun korban tak kunjung ditemukan dan dinyatakan hilang.
Pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan sejak Sabtu pagi hingga malam dan dilanjutkan pada Minggu (8/9/2024) pagi, tapi tidak membuahkan hasil sampai didapat informasi ada mayat ditemukan terkubur.
Nia Kurnia Sari Terkubur Tanpa Busana
Nia Kurnia Sari (18) sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (6/8/2024) saat berjualan gorengan.
Tiga hari kemudian, Nia Kurnia Sari ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi terkubur tanpa busana di lahan perkebunan di Korong Pasa Gelombang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (8/9/2024).
Jenazah Nia Kurnia Sari telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan autopsi.
Gadis 18 tahun ini dinyatakan hilang sejak Jumat (6/9/2024), saat berjualan gorengan untuk membantu perekonomian keluarga.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Begitupun, menunggu hasil autopsi jenazah Nia.
Baca: 1 Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Ayu Andriani Siswi Penjual Balon Nekat Datang ke Rumah Ikut Yasinan
Kuat dugaan, korban dibunuh dan dirudapaksa oleh pelaku, karena gorengan jualan korban berserakan. Kemudian jenazah korban juga ditemukan tidak berbusana.
Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman, AKBP Faisol Amir mengatakan, korban terkubur sedalam kurang lebih satu meter.
Lokasinya, sekitar 500 dari kediaman korban.
"Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana," ujar Faisol kepada wartawan Minggu (8/9/2024) malam.
Saat ini, kata Faisol, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk segera dilakukan autopsi.
Faisol menjelas awalnya korban dilaporkan tidak pulang ke rumah usai menjajakan gorengan.
Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian ini ke perangkat nagari.
"Dilakukan pencarian, hingga Minggu sekitar pukul 16.00 WIB, ditemukan barang-barang korban. Ada dagangannya, sendal, jilbab.
Berada di TKP tempat korban ditemukan terkubur," ungkapnya.
Keterangan Tetangga Korban
Safril, salah satu warga dan juga tetangga korban, mengatakan korban ditemukan terkubur pada sore hari.
Saat itu, ada sekitar 200 warga melakukan pencarian.
"Awalnya ada anak kecil menemukan tali rafia, lalu anak ini menariknya. Ternyata, keluar tangan korban dari tanah," kata Safril di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Minggu (8/9/2024) malam.
Ia menambahkan kemudian temuan itu diberitahu kepada warga yang melakukan pencarian.
Lalu dilakukan penggalian dan ditemukan jasad korban.
"Dikubur sedalam kurang lebih setinggi lutut. Anak ini dikubur dengan tangan diikat di tangan,"ujarnya.
Safril meminta pihak kepolisian dapat mengusut secara tuntas kasus ini.
"Lebih baik menyerahkan diri saja pelaku. Kasihan, anak ini dari keluarga tidak mampu,"ujarnya.
Baca: Tampang 4 Bocah Pembunuh dan Pemerkosa Siswi SMP Sampai Tewas, Tega Seret Jasad ke Kuburan China
Korban pekerja keras
Nia Kurnia Sari (18) diketahui berasal dari keluarga kurang mampu.
Nia Kurnia Sari merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
Korban sehari-harinya menjual gorengan yang dijajakan dengan berjalan kaki.
Nia, yang berasal dari Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11, Kayu Tanam, Padang Pariaman, selalu membantu keluarganya mencari nafkah.
Banyak tetangga yang mengenalnya sebagai gadis yang kuat dan berani menghadapi kerasnya kehidupan.
Meski masih sangat muda, Nia tidak pernah ragu untuk bekerja keras demi membantu perekonomian keluarganya.
Kepergiannya yang mendadak dan tragis ini membuat banyak orang merasa kehilangan.
Warga meminta pihak kepolisian dapat mengusut secara tuntas kasus ini.
Kasus penemuan jenazah Nia Kurnia Sari ini turu diunggah akun dhemit_is_back @dhemit_is_back.
"TW Pembunuhan. Wajib di Usut. Setelah dilaporkan hilang Nia Kurnia sari (18) penjual gorengan keliling di Padang Pariaman, ditemukan meninggal dengan kondisi terkubur. Sebelumnya nia dilaporkan hilang & hanya ditemukan jilbab & barang dagangannya..
Nia, yang berasal dari Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11, Kayu Tanam, Padang Pariaman, selalu membantu keluarganya mencari nafkah. Banyak tetangga yang mengenalnya sebagai gadis yang kuat dan berani menghadapi kerasnya kehidupan. Meski masih sangat muda, Nia tidak pernah ragu untuk bekerja keras demi membantu perekonomian keluarganya. Kepergiannya yang mendadak dan tragis ini membuat banyak orang merasa kehilangan,"tulisnya.
(Tribun Medan/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)
Baca berita terkait di sini