TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menjadi siswa kelas 10 di jenjang SMA atau SMK, pastinya akan mengenal kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan di masing-masing sekolah.
Ekstrakurikuler adalah kegiatan kurikuler yang dilakukan oleh siswa di luar jam belajar, biasanya diisi dengan program aktivitas pilihan yang sesuai dengan bakat dan minat para siswa.
Beberapa ekstrakurikuler bahkan dapat membantu siswa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa perlu mengikuti tes lagi. Jadi, kegiatan ini sangat penting untuk dipilih saat di bangku kelas 10.
Tentunya, siswa juga harus berprestasi di ekstrakurikuler yang digeluti agar berpeluang besar lolos masuk jalur mandiri PTN tanpa tes.
Apa saja ekstrakurikuler yang bisa membantu siswa masuk PTN tanpa tes? Berikut daftarnya, dirangkum oleh Kompas.com pada Jumat, (26/7/2024).
1. Pramuka
Banyak PTN dan PTS di Indonesia menyediakan jalur masuk bagi siswa yang aktif di Pramuka, seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Lampung (Unila).
2. Palang Merah Remaja (PMR)
Jika siswa menyukai kegiatan yang menolong sesama manusia, mereka cocok untuk masuk ekstrakurikuler PMR.
Beberapa PTN, seperti Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), membuka jalur masuk bagi anggota PMR. Selain itu, banyak PTN membuka jalur leadership atau kepemimpinan bagi mantan ketua PMR.
3. Olimpiade
Banyak SMA dan SMK menyediakan ekstrakurikuler olimpiade, yang sering disebut Karya Ilmiah Remaja (KIR) atau Olimpiade Penelitian Sains Indonesia (OPSI).
Pemenang lomba olimpiade level provinsi hingga internasional berkesempatan masuk banyak kampus tanpa tes.
PTN yang menerima siswa berprestasi di bidang olimpiade antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).
4. Rohis
Siswa yang bisa menghafal Alquran dan merupakan hafidz dapat mengikuti ekstrakurikuler Rohani Islam atau Rohis.
Banyak PTN menerima hafidz dan hafidzah yang mampu menghafal beberapa juz dalam Alquran, seperti UIN Maulana Malik Ibrahim, UIN Sunan Gudung Djati, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Jambi (UNJ).
5. Olahraga
Ekstrakurikuler olahraga mencakup banyak jenis, seperti sepak bola, basket, badminton, voli, catur, dan lainnya.
Siswa yang mengikuti ekskul ini dan bertanding di berbagai kompetisi dapat masuk PTN tanpa tes, minimal pernah mengikuti dan mendapatkan medali di tingkat provinsi.
Contoh laga yang bisa diikuti di tingkat nasional adalah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
6. Seni
Ekstrakurikuler seni juga banyak jenisnya, seperti musik, tari, drama, melukis, dan fotografi.
Contoh lomba yang bisa diikuti adalah Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Porseni, Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat nasional oleh Kementerian Agama, dan ajang lain di jenjang provinsi hingga internasional.
7. OSIS
Banyak sekolah menempatkan OSIS sebagai ekstrakurikuler. OSIS membantu siswa mengasah kemampuan leadership dan mengorganisir. Selain bisa masuk PTN, siswa juga bisa mendapatkan beasiswa melalui bukti kepesertaan OSIS.
Itulah 7 ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah dan bisa membuat siswa mendaftar ke perguruan tinggi negeri tanpa tes lagi.
Namun, siswa juga harus berprestasi di ekstrakurikuler yang dipilih agar memiliki kesempatan mendaftar di PTN incaran tanpa tes.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)