TRIBUNNEWSWIKI.COM – Samsung secara resmi telah memperkenalkan ponsel lipat terbarunya, yakni Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 pada 10 Juli 2024.
Kedua model ponsel lipat terbaru Samsung tersebut membawa sejumlah peningkatan dari pendahulunya.
Peluncuran ponsel lipat Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 juga sangat dinantikan oleh seluruh penggemarnya.
Meski begitu, penggemar kedua ponsel lipat tersebut harus bersabar, karena Samsung akan mengirimkan Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6 ke seluruh pelanggannya mulai 19 Juli 2024 mendatang.
Baru-baru ini, Samsung berencana untuk mengirimkan perangkat tersebut kepada pelanggan di sejumlah wilayah di Korea Selatan menggunakan pesawat tak berawak atau drone.
Baca: Samsung Galaxy Tab S10 Siap Meluncur di Akhir Tahun Ini, Cek Faktanya Berikut
Ini adalah kali pertama perusahaan mengirimkan perangkat lipatnya tersebut melalui drone.
Samsung bertujuan untuk mempercepat pengiriman di wilayah utama, di mana operasi pengiriman dapat mengalami penundaan.
Secara khusus, Samsung akan mengirimkan ponsel lipatnya melalui drone di daerah dekat Pulau Jeju dan kota pesisir Yeosu dan Tongyeong. Pengiriman melalui drone akan dimulai pada 19 Juli 2024 mendatang.
“Samsung mengharapkan layanan drone dapat mempersingkat waktu pengiriman produk secara signifikan bahkan ketika operasional kapal dan logistik mungkin terpengaruh,” tulis Samsung di blog resminya.
Perusahaan memperkirakan drone dapat mempersingkat waktu pengiriman Galaxy Z Flip 6 dan Z Fold 6 dari tujuh hari menjadi hanya satu hari.
Layanan pengiriman drone tampaknya menggunakan elemen AI.
“Sebagai perusahaan yang memimpin era AI, kami akan terus mengembangkan teknologi dan layanan baru untuk meningkatkan kenyamanan dan hak konsumen,” kata Samsung.
Baca: 5 Perbedaan Ponsel Lipat Samsung Galaxy Z Flip 6 Vs Motorola Razr 50 Ultra, Mana yang Lebih Unggul ?
Samsung sendiri mengatakan telah mengembangkan layanan pengiriman drone bekerja sama dengan Proyek Pembangunan Kota Uji Drone yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi.
Layanan ini menggunakan infrastruktur drone, seperti drone, zona lepas landas dan pendaratan, serta sistem kontrol yang dikembangkan oleh otoritas setempat.
Pengiriman produk lain melalui drone
Sebelumnya, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu telah menguji layanan pengiriman produknya melalui drone di Pulau Jeju pada bulan Juni lalu.
Meskipun pada awalnya layanan ini hanya akan menghadirkan Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6, perusahaan bermaksud memperluas operasinya dan dapat mengirimkan perangkat seluler lainnya melalui udara, termasuk tablet dan perangkat yang dapat dikenakan, selama paket tidak melebihi berat maksimum 10kg.
(TRIBUNNEWSWIKI.com/Mikael Dafit)