ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 519.850.000
1. MOBIL, FORTUNER NEW FORTUNER TRD SPORTIVO Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 519.850.000
HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 57.000.000
SURAT BERHARGA Rp. 2.995.103.000
KAS DAN SETARA KAS Rp. 7.131.960.590
HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 22.298.913.590
HUTANG Rp. ----
TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp. 22.298.913.590.
Dilansir dari laman Berdikari BUMN, Yeliandriani lahir pada tahun 1964.
Dalam riwayat pendidikannya, ia telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tahun 1987.
Selanjutnya, Yeliandriani melanjutkan pendidikannya hingga memperoleh gelar Sarjana dari STIE Swadaya Jakarta pada tahun 1997.
Awal karier Yeliandriani dimulai sebagai auditor di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Selama menduduki posisi tersebut, dirinya telah mendapat sejumlah penghargaan individu. Di antaranya seperti, Satyalancana Karya Satya ketika berkarier di BPKP pada tahun 1997,2007, dan 2017.
Dari BPKP, ia melanjutkan karirnya di PT Berdikari (Persero) sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) sejak 2016.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PT Indofarma, Yeliandriani sempat menduduki posisi sebagai Direktur Keuangan dan SDM PT Berdikari (Persero) di tahun 2018.
Setelah itu, barulah Yeliandriani diangkat menjadi Direktur Utama di PT Indofarma Tbk pada Januari 2024 lalu, ketika perusahaan pelat merah tersebut melakukan perombakan direksi.
(TRIBUN MANADO/TRIBUNNEWSWIKI.COM)
Baca berita terkait Pinjol di sini