TRIBUNNEWSWIKI.COM – SpaceX resmi memperkenalkan produk terbarunya, yakni Starlink Mini.
Starlink Mini merupakan perangkat portabel yang memiliki ukuran lebih kecil dari perangkat aslinya. Seperti namanya, Starlink Mini dapat dibawa ke manapun dengan hanya memasukkannya pada ransel.
Dilansir dari Techcrunch, perangkat tersebut berbentuk seperti antena kecil, memiliki berat sekitar 2,5 pon dan dilengkapi dengan penyangga.
SpaceX mengklaim perangkat tersebut mampu menawarkan kecepatan unduh maksimal lebih dari 100 Mbps.
Berbicara mengenai tarif layanan Starlink Mini, pendiri SpaceX Elon Musk pun memberikan penjelasan.
Baca: Elon Musk Murka Saat Apple Umumkan Kolaborasi dengan OpenAI, Tuding Jual Data Pengguna
Musk mengatakan bahwa pelanggan akan diberi opsi untuk menggabungkan layanan Mini Roam dengan paket layanan yang sudah ada dengan tambahan 30 dolar AS per bulan, meskipun data dibatasi hingga 50 gigabyte per bulan.
Itu berarti pelanggan perumahan Starlink dengan paket layanan standar akan menghabiskan 150 dolar AS per bulan.
Meski begitu, perusahaan terus berupaya untuk menurunkan biaya langganan dari Starlink tersebut.
“Tujuan kami adalah menurunkan harga Starlink bagi masyarakat di seluruh dunia yang konektivitasnya tidak terjangkau atau sama sekali tidak tersedia,” kata Musk, melalui platform X (dulu bernama Twitter).
Musk menambahkan, Starlink Mini akan hadir mulai awal Juli 2024.
Baca: Cara Mudah Berlangganan Layanan Internet Starlink di Indonesia, Berikut Rincian Biayanya
“Perangkat ini (Starlink Mini) menjadi pilihan berbiaya rendah yang bagus untuk koneksi Internet cadangan yang baik jika telepon rumah Anda mati,” ujar CEO Tesla itu.
Perusahaan membanderol perangkat portabel Starlink Mini dengan harga 599 dolar AS atau setara Rp 9,8 juta (kurs 1 dolar AS=Rp 16.400).
Apa itu Starlink ?
Sebagai informasi, Starlink adalah produk internet satelit populer SpaceX, yang saat ini didukung oleh lebih dari 6.000 satelit di orbit. Layanan ini memiliki lebih dari 3 juta pelanggan di 100 negara.
Adapun layanan internet berkecepatan tinggi ini juga telah hadir di Indonesia dan telah diluncurkan dalam beberapa waktu lalu.
Masyarakat dapat mendaftar dan melakukan registrasi apabila ingin mencoba menikmati serta berlangganan layanan internet Starlink tersebut.
(TRIBUNNEWSWIKI.com/Mikael Dafit)