Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor

Doci menyebut sosok Pegi Setiawan menurut teman dekatnya tidak mungkin melakukan perbuatan seperti itu.


zoom-inlihat foto
Pembina-XTC-Ragu-Pegi-Setiawan-jadi-Otak-Pembunuhan-Vina-Cirebon-Eky-Dia-Jauh-dari-Geng-Motor.jpg
Tribun Network/Tangkapan Layar KompasTV
Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Doci, Pembina XTC Kabupaten Cirebon, tidak yakin jika Pegi Setiawan adalah otak pembunuhan Vina dan Eky.

Hal tersebut diungkapkan Doci bukan tanpa sebab.

Pembina XTC Kabupaten Cirebon mengatakan jika profile Pegi Setiawan jauh dari geng motor.

Doci menyebut sosok Pegi Setiawan menurut teman dekatnya tidak mungkin melakukan perbuatan seperti itu.

Bahkan Doci juga meragukan jika Pegi Setiawan melakukan penganiayaan bahkan pemerkosaan kepada Vina Cirebon.

Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor.
Pegi Setiawan dan Kumpulan unggahan status Facebook yang menjadi sorotan viral di media sosial. Pembina XTC Kabupaten Cirebon, Doci tak yakin Pegi Setiawan otak pembunuhan Vina dan Eky, Pegi jauh dari geng motor dan kecewek-cewekan.
Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor. Pegi Setiawan dan Kumpulan unggahan status Facebook yang menjadi sorotan viral di media sosial. Pembina XTC Kabupaten Cirebon, Doci tak yakin Pegi Setiawan otak pembunuhan Vina dan Eky, Pegi jauh dari geng motor dan kecewek-cewekan. (Tribunnews.com/ist)

Karena menurut Doci, beberapa teman dekat Pegi Setiawan mengungkapkan kalau tersangka pembunuh Vina Cirebon tersebut berkepribadian seperti wanita.

Hal tersebut disampaikan Doci di Youtube Jejak Backpacker, Rabu (5/6/2024).

"Kalau penilaian saya pribadi, dia jauh dari geng motor, yang saya tahu dia Jakmania," kata Doci.

Rupanya Doci pun melakukan pencarian informasi terkait kasus Vina dan Eky.

Sebab, Eky diketahui merupakan anggotanya di XTC Kabupaten Cirebon.

Diakui Doci, sesaat setelah kejadian, anggota XTC memang tidak melakukan pergerakan sama sekali.

Baca: Tampang Egi Prayoga yang Disebut Pegi Asli, Foto Viral di FB Dikaitkan dengan Pembunuh Vina Cirebon

"Kalau dibilang ada (keinginan serang balik) sih yang pasti ada, cuma kan anak-anak tahu pelakunya siapa, kalau mau bales dendamnya gimana, soalnya udah campur (geng motor)," jelasnya.

Doci pun meyakini kalau Pegi Setiawan yang ditangkap itu bukan pelaku utama.

"Temen-temen deket dia bilang 'gak mungkin si Pegi, dia mah maaf ya orangnya kecewek-cewekan gitu'," ungkap Doci lagi.

Sehingga Doci pun tak yakin kalau Pegi adalah pelakunya.

"Gak mungkin (pelaku), apalagi diberitain sebagai dalang geng motor," paparnya.

Bahkan Doci juga mengetahui kabar saat rumah Pegi digerebek 8 tahun lalu.

"Dari awal juga udah ragu, pas 2016 dia digerebek, motornya diambil, kalau emang bener kan dikejar masa sampe 8 tahun," ungkap dia.

Gabungan Geng Motor

Doci juga mengungkap kalau para pelaku pembunuhan Vina merupakan gabungan dari beberapa geng motor.

Meski begitu, Doci tak bisa menyebutkan detail geng motor apa saja yang terlibat dalam kasus Vina Cirebon.

"Jadi yang 8 tersangka, ada bendera ini, ada dari kita (XTC), ada bendera lain juga. Saya dapat keterangan ini dari teman-teman yang sudah bebas dari lapas," ungkap Doci lagi.

Menurut dia, meski berbeda geng motor, namun para terpidana ini memang sering nongkrong bareng.

"Cuma kalau terdakwa 7 orang emang teman satu kampung semua, temen rumahan," kata dia.

Namun, Doci memastikan kalau Egi Ripra atau Apunk RP bukan anggota geng motor XTC.

"Itu dia pakai bajunya di Hadi, saya konfirmasi ke temen-temen. Egi juga gak pernah ada foto ngumpul sama anak XTC. Saya juga tadinya hampir nuduh dia pelaku, pas saya samperin ternyata enggak," tutur dia.

Baca: Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

Liga Akbar Fakta Sebenarnya

Sementara itu, Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Yudia Alamsyach mengatakan kalau Liga Akbar akan membuka fakta yang sebenarnya di malam kejadian.

"Liga Akbar tidak kenal dengan Pegi Setiawan," kata Yudia dikutip dari TV One, Rabu.

Ia juga mengatakan kalau Liga Akbar ternyata mencabut BAP-nya 8 tahun lalu.

Di mana pada faktanya, Liga Akbar tidak melihat Eky dilempari batu dan dikejar oleh para pelaku.

"Liga Akbar ini tidak merasa ada pada posisi bahwa Eky dan Vina sedang mengendarai kendaraan, dilempari, dan diteriaki. Di situ posisi Liga Akbar tidak ada di tempat," ungkapnya.

Ia juga mengatakan kalau pada malam itu Eky bukan hendak mengantar Vina pulang, melainkan mau berkumpul dengan geng motor XTC.

Liga Akbar membuat keterangan palsu karena diarahkan untuk menandatangani BAP.

"Liga merasa ketakutan selama ini, karena keterangan di kepolisian tidak sesuai dengan faktanya," jelas dia.

Liga, Kata Yudia, mengatakan bahwa pada saat diperiksa sebagai saksi, rangkaian tersebut sudah ada yang mengkondisikan.

"Pada awalnya Liga menolak menandatangani BAP tersebut, akan tetapi Liga ini selalu diarahkan untuk mendandatangani BAP itu," pungkas Yudia Alamsyach.

Sementara itu, ayah Pegi Setiawan, Rudi Iriawan memberikan kesaksian yang menyatakan Pegi Setiawan tidak bersalah.

Bahkan Rudi Iriawan menyatakan Pegi Setiawan tidak berada di lokasi kejadian kembali datang.

Rudi Iriawan memberikan kesaksian mengenai kasus yang menjerat anaknya dalam kasus Pembunuhan Vina dan Eki tahun 2016 lalu saat ditemui di rumah Pegi di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Rudi Iriawan bersaksi bahwa Pegi Setiawan berada di Bandung ketika kejadian yang dituduhkan kepadanya.

"Pegi posisinya ada di Bandung, terus waktu kejadian juga di Bandung," kata Rudi Iriawan, Rabu (29/5/2024).

Baca: Isi Chat Terakhir Eky Pacar Vina Cirebon Sebelum Tewas, Eks Sekjen XTC Ungkap Soal Lokasi Pembunuhan

Ayah Pegi Setiawan ini juga memaparkan, soal nama Robi yang kerap disebut dalam kasus ini sebenarnya adalah nama panggilan kerja untuk Pegi.

Sekaligus, nama Robi juga anak keduanya dari istrinya yang bernama Kartini.

"Kalau Robi itu anak kandung saya, anak kandung saya sendiri."

"Itu mah ke Pegi hanya nama panggilan saja, nama panggilan kerja," ucapnya.

Lebih lanjut, Rudi mengungkapkan bahwa Pegi tidak pernah mengganti identitasnya.

"Ya jelas membantah, selama ini Pegi tidak mengubah nama menjadi Robi."

"Jadi enggak ganti identitas, nama samaran saja, nama panggilan," jelas dia.

Bapak empat anak ini juga menyebutkan, bahwa ia memiliki bukti yang menunjukkan Pegi bekerja di Bandung pada saat kejadian.

"Saya punya bukti waktu Pegi kerja di Bandung, saya yakin," katanya.

Rudi menyatakan keyakinannya bahwa anaknya tidak bersalah.

"Saya yakin, anak saya tidak bersalah," ujarnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Ditreskrimum Polda Jabar merilis bahwa Pegi Setiawan asal Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki tahun 2016 lalu.

Dalam rilis tersebut, Pegi juga disebut sebagai otak dalam pembunuhan yang kasusnya terus disorot ini.

Sementara, pada tahun 2017, pengadilan lebih dulu telah memvonis 8 orang tersangka.

Delapan terpidana itu disebut turut serta dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Mereka adalah Eko Ramdani bin Kosim, Hadi Saputra Kasanah, Jaya bin Sabdul, Eka Sandy bin Muran, Supriyanto bin Sutadi, Sudirman dan Rivaldy Aditiya Wardhana alias Ucil bin Asep Kusnadi.

(TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWSBOGOR/TRIBUNNEWSWIKI)

Baca berita terkait Vina Cirebon di sini





Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
  • Film - Orpa (2022)

    Orpa adalah sebuah film drama yang disutradarai oleh
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved