Curhatan Terpidana Kasus Vina Cirebon Bocor, Mantan Napi Sebut Pengacara Tidak Membela Mereka

Pelaku mengaku tidak melakukan pembunuhan di kasus Vina Cirebon kepada rekan sesama terpidana.


zoom-inlihat foto
Curhatan-Terpidana-Kasus-Vina-Cirebon-Bocor-Mantan-Napi-Sebut-Pengacara-Tidak-Membela-Mereka.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network/Tribun Jabar/ Eki Yulianto
Curhatan Terpidana Kasus Vina Cirebon Bocor, Mantan Napi Sebut Pengacara Tidak Membela Mereka. Foto kiri: Mantan narapidana di Lapas Kelas I Cirebon, Abi Budi Permadi, mengaku sempat menerimanya curhatan para terpidana kasus Vina Cirebon.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beredar curhatan terpidana kasus Vina Cirebon yang diungkap oleh mantan napi di Lapas Kelas I Cirebon.

Curhatan tersebut disampaikan oleh salah satu terpidana kasus Vina Cirebon yang kemudian diungkapkan oleh Abi Budi Permadi (54), mantan narapidana yang pernah mendekam di Lapas Kelas I Cirebon

Pelaku mengaku tidak melakukan pembunuhan di kasus Vina Cirebon kepada rekan sesama terpidana.

Abi Budi Permadi yang menjalani hukuman selama lima tahun (2014-2019), bertemu dengan para terpidana kasus tersebut ketika dirinya ditugasi menjadi Tamping Masjid di dalam lapas.

Hal tersebut disampaikan Abi Budi Permadi saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Rabu (5/6/2024).

Curhatan Terpidana Kasus Vina Cirebon Bocor, Mantan Napi Sebut Pengacara Tidak Membela Mereka. 
Mantan narapidana di Lapas Kelas I Cirebon, Abi Budi Permadi, mengaku sempat menerimanya curhatan para terpidana kasus Vina Cirebon.
Curhatan Terpidana Kasus Vina Cirebon Bocor, Mantan Napi Sebut Pengacara Tidak Membela Mereka. Mantan narapidana di Lapas Kelas I Cirebon, Abi Budi Permadi, mengaku sempat menerimanya curhatan para terpidana kasus Vina Cirebon. (Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network/Tribun Jabar/ Eki Yulianto)

"Para terpidana itu masuk tahun 2017 kalau gak salah." kata Abi Budi Permadi.

"Saat itu, kapasitas saya di lapas sebagai Tamping Masjid, yaitu pembantu petugas selama di lapas, karena selaku tamping, napi baru kala itu pasti ketemu saya untuk memotivasi hidup agar survive selama di dalam penjara,"

"Juga memberikan pengarahan-pengarahan bahwasanya berada di dalam penjara itu harus berbuat baik dan benar, jangan sampai memunculkan permasalahan baru," lanjut Abi Budi Permadi.

Abi mengungkapkan bahwa salah satu terpidana kasus Vina Cirebon, yang tidak disebutkan namanya, mengaku bukan pembunuh sebenarnya.

Baca: Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor

"Ada napi kasus Vina itu, dia curhat ke saya ngobrol bahwa dia itu bukan pembunuhnya, mereka yang tujuh orang, saya tanya loh kenapa kalian bukan pelakunya tapi ada di sini," kata Abi Budi Permadi.

Dalam perbincangan tersebut, para terpidana mengaku bahwa mereka mendapat perlakuan kekerasan oleh petugas di Polres maupun di Polda agar mengakui perbuatan yang tidak mereka lakukan.

Pengakuannya, kata Abi, mereka takut jika harus berbicara sebenarnya.

Adapun, pertemuan mereka terjadi secara intens selama kurang lebih dua tahun sebelum Abi bebas.

"Mereka tidak ngomong karena mereka takut, mereka sudah tidak tahan secara fisik. Selesai dari Polres tidak ada pengakuan, di bawalah ke Polda, di Polda pun mendapat perlakuan yang sama," katanya.

Abi juga mempertanyakan peran pengacara dalam kasus ini yang menurutnya tidak memberikan pembelaan yang seharusnya.

"Yang lucunya lagi kenapa pengacara tidak membela mereka, itu kan bagian dari (tugas) pengacara, pengacara tidak ada pembelaan, pengacara membaca normatif sesuai BAP," ujarnya.

Abi menilai proses hukum yang dijalani para terpidana penuh dengan manipulasi dan ketidakbenaran.

Sehingga terkesan polisi sudah salah tangkap.

Baca: Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

"Pengakuan itu dari terpidana Sudirman, Sudirman itu mengatakan tidak melakukan itu, tapi dia takut, badannya sakit, disetrum, dipukuli sama petugas, suruh mengakui apa yang tidak mereka lakukan," kata Abi.

Seperti diketahui, cerita yang disampaikan Abi ini sesuai dengan pernyataan Saka Tatal, mantan terpidana kasus Vina Cirebon yang telah bebas beberapa waktu lalu.

Saat itu, Saka mengaku sempat mengalami kekerasan fisik untuk mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.

Foto para terpidana dalam keadaan babak belur juga sempat beredar di media sosial, di mana memperkuat bahwasanya para terpidana mendapatkan perlakuan tak mengenakan selama berada di tahanan.

(TRIBUNJABAR/TRIBUN BOGOR/TRIBUNNEWSWIKI.COM)

Baca berita terkait Vina Cirebon di sini





Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved