TRIBUNNEWSWIKI.COM - Terkuak keseharian Pegi Setiawan alias Perong yang menjadi tersangka pembunuhan Vina Cirebon.
Rupanya, Pegi dikenal sebagai seorang pemuda yang baik dan rajin beribadah ke masjid.
Hal itu diungkapkan oleh pemilik kontrakan di Bandung tempat tinggal Pegi selama menjadi kuli bangunan.
Dalam kesehariannya, Pegi dikenal dengan nama Robi.
Berdasarkan pengakuan ayah Pegi, nama Robi itu sudah melekat sejak kecil.
Sebelum ditangkap, Pegi tinggal di kontrakan yang ada di Katapang, Kabupaten Bandung.
Pegi Setiawan baru menempati kontrakan itu sekitar lima hari sebelum ditangkap polisi.
Baca: Pengakuan Saksi Kunci yang Ambil Foto Vina Cirebon di TKP Pembunuhan, Perlihatkan Sepatu Pelaku Pegi
Menurut pemilik kontrakan, Pegi dikenal sebagai pemuda yang baik, tak terlihat seperti anak geng motor.
Hal tersebut diungkapkan seorang warga, yang juga merupakan pemilik kontrakan yang ditempati Pegi, Ise Iskandar (45), saat ditemui tribun jabar di depan kediamannya, Jumat (24/5/2024).
Ise mengungkapkan, sejak kedatangannya Pegi ini dikenal bukan dengan nama Pegi, di sini biasa dipanggil Robi.
"Bahkan Bapaknya juga, manggil Pegi dengan nama Robi, jadi tahunya Robi," kata Ise.
Ise mengatakan, memang kalau tidak salah nama di KTP-nya, Pegi Setiawan.
"Kalau kata orang tuanya memang dari sejak kecil sudah dipanggil Robi."
"Katanya dulu saat kecil saat dipanggil Pegi tak ngejawab aja, pas dipanggil Robi baru nyahut," tuturnya.
Baca: Mendadak Hilang, Sosok Linda Sahabat Vina Cirebon Kini Dicari, Disebut Diam-diam Naksir Eky
Hingga, kata Ise, nama Robi melekat kepada Pegi sampai sekarang.
"Tapi saya juga kurang tau yang sebenarnya, itu hanya kata bapaknya," kata dia.
Ise mengatakan, sama sekali dirinya tak menyangka Pegi ini terlibat kasus pembunuhan Vina Cirebon, dan tak ada gelagat dia sedang bersembunyi atau kabur.
"Jadi biasa aja kerja, pulang ke sini, bahkan secara kasat mata terlihat orang baik, ia sering ke masjid."
"Orang- orang yang suka ke masjid pasti tahu sama Robi," tuturnya.
Ngaku jadi tumbal pejabat
Kartini (48) tak kuasa menahan haru saat bertemu anaknya, Pegi Setiawan, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembunuhan Vina yang ditangkap oleh Polda Jabar.
Anaknya diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki pada tahun 2016.
Baca: Viral Curhatan Pegi Setiawan alias Perong 2016, Tak Merasa Salah Terkait Kasus Vina Cirebon dan Eky
Pertemuan tersebut terjadi di Polda Jabar sehari setelah Pegi ditangkap pada Selasa (21/5/2024) malam di Bandung, Jawa Barat.
Dalam momen tersebut, Kartini memberikan pesan penguatan kepada Pegi agar tetap teguh dalam pendirian.
"Ya, kemarin saya mengunjungi anak kandung saya Pegi Setiawan setelah mendapat kabar dari Ibu Yanti (majikan sekaligus kuasa hukum Pegi) bahwa anak saya ditangkap polisi," ujar Kartini saat diwawancarai di kantor kuasa hukum Pegi di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (23/5/2024) petang.
Kartini, istri dari Rudi (55), mengingatkan Pegi untuk selalu berkata jujur sesuai dengan apa yang dialaminya.
"Jika memang kamu tidak melakukan perbuatan itu, walaupun dipaksa untuk mengaku, jangan sampai mengatakan iya."
"Meskipun wajahmu sampai bonyok atau bahkan sampai mati," ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Pegi juga mengucapkan permintaan maaf yang mendalam kepada Kartini, mengungkapkan ketakutannya akan kemungkinan pertemuan terakhir mereka.
Baca: Mengintip Warung Tongkrongan Pegi Setiawan Pembunuh Vina Cirebon dan Eky, Sempat Ramai Geng Motor
"Pegi minta maaf kalau pertemuan ini yang terakhir."
"Pegi minta maaf ke Mamah dan Bapak," ujar Pegi, sebagaimana dituturkan oleh Kartini.
Pegi merasa dirinya hanya menjadi korban dari kepentingan pihak-pihak tertentu.
"Biarin Pegi jadi tumbal orang-orang penting, pejabat. Pegi kan tidak melakukan apa-apa. Seandainya jika Pegi mati pun, Pegi mati syahid," kata Pegi kepada Kartini.
Kartini juga menegaskan, bahwa saat peristiwa tragis pembunuhan Eki dan Vina terjadi pada tahun 2016, Pegi tidak berada di Cirebon.
"Pada 27 Agustus 2016, Pegi sudah bekerja di Bandung menjadi kuli bangunan, dan saat kejadian itu terjadi, Pegi tidak ada di Cirebon," ujarnya.
Menurut Kartini, Pegi mulai bekerja di Bandung tiga bulan sebelum kasus pembunuhan tersebut terjadi dan baru kembali ke Cirebon empat bulan kemudian, tepatnya pada bulan Desember 2016.
Baca: Linda Sahabat Vina Cirebon Buka Suara Usai Pegi Setiawan Ditangkap, Bicara soal Pelaku Buron 8 Tahun
Dalam akun Facebooknya, Pegi memang terlihat sering memposting tulisan islami.
Apalagi setelah kasus Vina Cirebon, ia terlihat lebih islami dan mencoba merubah bentuk fisiknya.
Pegi Setiawan juga rajin angkat beban agar tubuhnya lebih sixpack.
Kemudian Pegi juga mengubah warna rambutnya jadi putih, dan mengganti potongan rambut.
Tulang punggung keluarga
Pegi Setiawan alias Perong tersangka pembunuh Vina Cirebon ternyata merupakan tulang punggung keluarga.
Pegi bekerja demi menghidupi ibunya, Kartini (48) dan 3 adiknya.
Itu terjadi sejak ayah Pegi, Rudi (55) bercerai dengan Kartini.
Diketahui Pegi adalah anak pertama dari pasangan Rudi (55) dan Kartini (48).
Usai bercerai dari Kartini, Rudi disebut menikah lagi dengan seorang perempuan Bandung.
Saat itu Pegi baru lulus dari Sekolah Dasar (SD).
Sejak saat itulah Pegi bekerja sebagai kuli bangunan dan menjadi tulang punggung keluarganya.
"Pegi menjadi tulang punggung keluarga sejak lulus SD," kata ibunda Pegi, Kartini, saat diwawancarai di kantor kuasa hukum Pegi, Kamis (23/5/2024) petang.
"Dia ditinggal ayahnya yang menikah lagi saat Pegi masih kelas 6 SD," ujarnya.
Pegi sempat ikut dengan ayahnya untuk bekerja di Kota Bandung.
"Bapaknya nikah lagi sama orang Bandung," ucapnya.
Profesi sebagai buruh bangunan telah Pegi tekuni sejak lulus SD.
Keterbatasan biaya membuatnya tidak dapat melanjutkan sekolah, sehingga ia harus mencari uang untuk membantu keluarganya.
Meski demikian, Pegi sempat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP melalui jalur terbuka.
Seiring berjalannya waktu, Pegi terus bekerja sebagai buruh bangunan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
"Pegi bekerja untuk membantu ibunya menafkahi adik-adiknya."
"Dia adalah anak pertama dari empat bersaudara," jelas dia.
(tribunnewswiki.com/tribun network)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini