Jam Berapa Sholat Idul Fitri 2024? Berikut Waktu Pelaksanaan yang Dianjurkan dan Tata Cara Shalat Id

Berikut ini adalah penjelasan tentang jam berapa sholat Idul Fitri 2024 dan juga tentang tata cara salat Ied.


zoom-inlihat foto
jamaah-memukul-bedug-untuk-menyemarakkan-malam-takbiran-di-masjid-istiqlal.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi sholat idul fitri


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Umat Islam di Indonesia akan merayakan lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 H pada Rabu, 10 April 2024.

Hari lebaran sendiri identik dengan pelaksanaan sholat Idul Fitri yang dilakukan secara berjamaah.

Sholat Idul Fitri dilaksanakan di masjid, lapangan, atau tempat terbuka lainnya.

Lantas, jam berapa shalat Idul Fitri dan sampai kapan batas waktunya?

Di Indonesia, shalat Idul Fitri biasanya dilaksanakan pada hari pertama Hari Raya Idul Fitri.

Waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri pun beragam, namun kebanyakan dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai paling lama pukul 08.00 WIB.

Terkait jam berapa shalat Idul Fitri dan batas waktunya, Ustadz Masrul Aidi memberikan penjelasan.

Ustadz Masrul Aidi mengatakan, sebenarnya waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri adalah waktu yang sama dengan pelaksanaan shalat Dhuha.

"Dimulai sejak matahari naik sampai dengan sebelum tergelincir matahari, artinya sebelum berkumandang adzan Dzuhur," ujar Ustadz Masrul Aidi dikutip dari video Serambi On TV yang tayang pada 30 April 2021 lalu.

Namun jika merujuk kepada sejarah Rasulullah, kata Ustadz Masrul Aidi, para sahabat dan ulama-ulama di masa lalu, mereka tidak shalat Idul Fitri pada jam delapan pagi.

"Karena pagi Hari Raya itu diisi lebih dahulu dengan aktifitas menyalurkan zakat fitrah kepada para mustahiq, mereka baru mengerjakan shalat Idul Fitri mungkin disekitar jam 9 ataupun 9.30 pagi," lanjut Ustadz Masrul Aidi yang juga sebagai Pimpinan Pondok Pesanteren Babul Maghfirah.

Lebih lanjut, Ustadz Masrul Aidi juga berkomentar soal waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri di Aceh yang dinilai terlalu terburu-buru.

Hal ini mengingat masyarakat terkadang sangat terbatas aksesnya untuk datang ke lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri.

"Makanya kita juga mengkritisi kenapa kita di Aceh ini terburu-buru shalat Idul Fitri,"

"Padahal kita tahu praktek shalat itu (shalat Idul Fitri) setahun sekali, dua kali dengan Idul Adha dan warga masyarakat itu terbatas aksesnya untuk datang ke lokasi pelaksanaan shalat Id," imbuhnya.

Ustadz Masrul Aidi juga memberi contoh soal keterbatasan masyarakat tersebut, seperti keterbatasan kendaraan yang dimiliki ataupun kamar mandi di rumah yang sedikit sehingga dalam suatu keluarga harus saling bergantian.

"Ada yang barangkali kendaraan ada tapi untuk mandi di rumah, kamar mandi yang terbatas harus bergilaran. Ada kamar mandi yang banyak barangkali, tetapi untuk mengakses lokasi, kendaraannya pula yang terbatas," lanjutnya.

Apa yang kita kejar dari cepatnya selesai pelaksanaan shalat Id?

Mengingat rentang waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri cukup lama yakni dari pagi sampai waktu tergelincirnya matahari, itu sebabnya pelaksanaan shalat Idul Fitri diharapkan jangan dilakukan terburu-buru.

"Maka kita berharap kebijakan dari panitia pelaksanaan shalat Id, janganlah terlalu terburu-buru, apa yang kita kejar dari cepatnya selesai pelaksanaan salat Id?," paparnya.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri yang tidak terburu-buru nantinya diharapkan dapat membuat masyarakat berfikir untuk menyalurkan zakat fitrah di pagi hari.

Dengan adanya ruang waktu tersebut, Ustadz Masrul AIdi berharap agar masyarakat juga bisa berinteraksi langsung antara muzakki (orang yang dikenai kewajiban membayar zakat) dengan mustahiknya (menerima zakat) sehingga tercerminlah silaturahmi Islam di pagi hari Raya.

"Dan kita berharap dengan adanya ruang waktu yang lapang di pagi hari Idul Fitri, masyarakat mulai berfikir agar zakat fitrah itu bisa disalurkan di pagi hari,"

"Langsung berinteraksi muzakki dengan mustahiknya dan tercerminlah silaturahmi Islam itu di pagi Hari Raya, dengan berbagi kebahagiaan dengan menyediakan kebutuhan makanan pokok kepada fakir miskin, jadi tidak harus jam delapan," pungkas Ustadz Masrul Aidi di akhir penjelasannya.

Tata cara sholat Idul Fitri

Dikutip dari Fatwa MUI, ada beberapa kaifiat shalat Idul Fitri secara berjamaah yang perlu diperhatikan.

1. Sebelum shalat Idul Fitri, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. Shalat Idul Fitri dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat shalat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi;

- Niat Sholat Idul Fitri sebagai Imam

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan 'iidil fithri rok'ataini imaaman lillaahi ta'aalaa

Artinya: Saya niat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Taala.

- Niat Sholat Idul Fitri sebagai makmum

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta'ala.

4. Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sembari mengangkat kedua tangan.

5. Membaca doa iftitah.

6. Membaca takbir sebanyak 7 kali di luar takbiratul ihram dan di antara tiap takbir dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

8. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

9. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

10. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

11. Ruku, sujud, dan seterusnya hingga salam.

12. Kemudian disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

Sunnah di Hari Idul Fitri

Terdapat beberapa amaliah yang disunnahkan pada hari Idul Fitri yakni:

1. Mandi dan memotong kuku

2. Memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian

3. Makan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri

4. Mengumandangkan takbir hingga menjelang shalat

5. Melewati jalan yang berbeda antara pergi dan pulang

6. Saling mengucapkan selamat (tahniah al-id)

(tribunnewswiki.com/tribun network)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved