Tak Terima Istrinya Cuma Dapat 4 Suara, Suami Caleg di Jambi Aniaya KPPS dan Pak RT Hingga Luka-luka

Untuk KPPS yang luka dan patah tangan bernama Hariyanto, petugas TPS 23 nomor 7. Saat ini tidak dirawat di rumah sakit, hanya istirahat di rumah


zoom-inlihat foto
Kompas-Ilustrasi-kotak-suara-pemiluIlustrasi.jpg
Kompas
Ilustrasi kotak suara pemilu - Tak Terima Istrinya Cuma Dapat 3 Suara, Suami Caleg di Jambi Aniaya KPPS dan Pak RT Hingga Luka-luka


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anggota KPPS dan Pak RT di Jambi menjadi korban amukan suami dari Caleg PKN yang kalah pada kontestasi Pemilu 2024.

Suami berinisial RM itu tak terima istrinya, RWA yang maju menjadi caleg dari PKN hanya dapat tiga suara saja.

RM bersama dengan delapan orang lainnya lantas mendatangi rumah Pak RT dan terjadi sebuah keributan.

Keributan tersebut sempat dilerai oleh salah satu anggota KPPS.

Namun anggota KPPS yang berinisial H tersebut justru diserang RM dengan kayu hingga tangannya patah.

Sementara Ketua RT menderita luka di kepala hingga dijahit 30 jahitan.

"Untuk KPPS yang luka dan patah tangan bernama Hariyanto, petugas TPS 23 nomor 7. Saat ini tidak dirawat di rumah sakit, hanya istirahat di rumah. Dan ketua RT tersebut menderita luka di kepala hingga dijahit 30 jahitan," jelasnya.

Baca: Diduga Kelelahan, Wanita Muda Anggota KPPS di Bogor Meninggal Dunia, Korban Sempat Dibawa ke Klinik

Baca: Kronologi Ketua KPPS di Medan Meninggal Dunia, Dada Sempat Sesak Diduga karena Kelelahan

Dilansir dari TribunnewsBogor.com, insiden tersebut terjadi di Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Ketua KPU Kota Jambi, Deni Rahmat mengaku telah mendengar hal tersebut dan segera menggelar rapat dengan anggota KPU serta pemegang anggaran terkait bantuan dana bagi KPPS.

“Ini insiden, jadi akan dibahas lebih lanjut. Belum tahu akan ada anggaran atau tidak, tunggu hasil rapat,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

"Benar, laporannya ada, nanti kami periksa saksi dulu dan biarkan anggota bekerja di lapangan," kata Eko, Kamis (15/2/2024).

"Yang jelas kepolisian tengah bekerja saat ini. Untuk korban ada 2 orang, salah satunya anggota KPPS dan sedang kita dalami. Sementara laporan sudah masuk ke Polresta," tambah dia.

Sementara itu Camat Jelutung Hartono mengatakan ketua RT yang menjadi korban sempat berbincang dengan massa yang datang ke TPS.

"Benar memang ada terjadi keributan. Karena ada beberapa orang datang ke TPS. Dan TPS tersebut langsung menghubungi pak RT saat itu Pak RT lagi tidur, namun setelah mendengar ada keributan beliau langsung bangun dan turun," kata Hartono. Kamis (15/2/24).

Dia menyebut saat ketua RT yang menjadi korban kemudian dipukul di bagian kepala.

"Setelah satu jam setengah di rumah sakit, pak RT sudah diperbolehkan untuk pulang. Ada 2 korban, satu tangan dan kedua kepalanya," tutupnya. (*)

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved